Pindahnya Cristiano Ronaldo ke Al-Nassr buat main di Saudi Pro League nunjukin bahwa seorang pemain bisa lebih besar bahkan dari kompetisi.
Selama ini, kita selalu percaya kalau pemain tuh gak boleh lebih besar dari klubnya. Kata-kata ini sebenarnya bertujuan agar pemain bintang gak lantas jadi egois, dan tetap mementingkan kebutuhan tim ketimbang pribadi.
Tapi kalau dalam kasus Ronaldo di Arab Saudi tuh udah jadi beda banget. Dia lebih besar dari Al-Nassr, dan itu sulit dibantahkan. Apalagi kalau melihat gimana dia mogok main di dua match terakhir melawan Al Ittihad dan Al Riyadh.
Ini bukan soal performa. Al-Nassr baik-baik aja tanpa kehadiran Ronaldo, mengingat mereka menang di dua laga tersebut. Tapi, impact mogok main dari peraih lima trofi Ballon d’Or itu bikin manajemen klub kalang kabut di belakang layar.
Kemauan Ronaldo Diturutin!
Jadi, Ronaldo mogok tampil di dua pertandingan bukannya tanpa alasan. Ini adalah aksi protes, soalnya doi kurang suka dengan aktivitas Public Investment Fund (PIF) selaku owner empat klub di Saudi Pro League: Al-Ahli, Al-Ittihad, Al-Hilal dan Al-Nassr.
Belakangan ini, PIF kayak lagi menganakemaskan Al-Hilal. Soalnya, mereka memuluskan kedatangan Karim Benzema. Sementara kegiatan Al-Nassr pada bursa transfer musim dingin terbilang cukup adem ayem.
Mulanya, aksi mogok main Ronaldo ini adalah bentuk protes karena PIF yang berat sebelah sama klub-klub naungannya. Namun ternyata, Ronaldo punya dua permintaan yang akhirnya harus dikabulkan oleh klub.
Permintaan pertama terkait gaji beberapa staf di Al-Nassr. Ini masih belum diketahui siapa — entah pemain, pelatih, atau staf lainnya — tapi yang pasti, pihak klub diketahui udah ngelunasin bayaran-bayaran yang tertunggak kepada mereka.
Kedua berkaitan dengan dua figur di dalam klub yang dibekukan, yaitu Simao Coutinho selaku sporting director dan CEO Jose Semedo. Dua orang itu adalah orang terdekat Ronaldo di Al-Nassr, dan sekarang mereka udah boleh kembali bertugas secara penuh.
Dua permintaan itu dikabulkan hanya dengan aksi mogok main doang. Dari sini, sebenarnya udah keliatan jelas posisi Ronaldo yang lebih gede dari klubnya.
Lebih Gede Dari Saudi Pro League
Lo pernah denger gak ada isu yang bilang kalau Saudi Pro League bakalan gencar ngebajak bintang dari Eropa? Dan beberapa nama yang disebutin meliputi Mohamed Salah, Bruno Fernandes, Robert Lewandowski sampai Vinicius Junior.
Nah, isu ini sendiri awalnya berkembang setelah muncul kabar kalau Ronaldo mau pensiun di tahun 2027. Ini dugaan yang masuk akal, mengingat usia sang bintang udah berkepala empat dan kontraknya saat ini cuma berlaku sampai 2027.
Rumor ini nunjukin kalau impact Ronaldo begitu besar buat pamor Saudi Pro League. Bayangin, sampai harus digantiin sama 50 bintang Eropa bro! Dan ini emang udah terbukti waktu dia pertama kali tiba dari Manchester United tahun 2023 lalu.
Dari segi presence di digital, follower sosial media Al-Nassr meroket tajam sejak Ronaldo datang. Berawal dari angka 5,2 juta sampai lebih dari 50 juta! Sampai-sampai Al-Nassr jadi klub non-Eropa kedua dengan pengikut terbanyak di sosial media setelah CR Flamengo.
Kedatangan Ronaldo juga menjadi daya tarik buat beberapa pemain Eropa buat berlabuh di Arab Saudi. Benzema udah disebutin. Lalu ada Sadio Mane, Darwin Nunez, Marcelo Brozovic, Theo Hernandez sampai Neymar juga pernah nyicipin kompetisi di sana.
Impact Ronaldo yang terlalu gede ini juga sempat ditebalin sama Toni Kroos baru-baru ini. Di mana si mantan pemain Real Madrid itu ngomong: “Liga Saudi tuh fenomena yang aneh. Ga ada yang pernah denger mereka sebelum Cristiano Ronaldo tiba.”
“Sekarang mereka tidak menghormati orang yang menaruh mereka kembali ke peta dunia. Kalau Cristiano Ronaldo cabut besok, liga ini bakalan kehilangan semua daya pikatnya. Tanpa Ronaldo, gak ada yang bakal lihat liga Saudi,” lanjutnya lagi.
Makanya, emang gak bisa dimungkirin kalau Ronaldo emang gak cuma lebih besar dari klub, tapi juga kompetisinya. Setuju?
Article Category : Player & Club Of The Week
Article Date : 10/02/2026
3 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Akhmad Rizky
10/02/2026 at 17:33 PM
DEVI TRI HANDOKO
10/02/2026 at 17:37 PM
Yogi Putra Pratama
10/02/2026 at 20:51 PM