Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Gaji Pelatih Termahal di Dunia

Di sepak bola modern sekarang, peran pelatih udah naik level, bukan buat ngatur formasi doang, tapi juga jadi penentu arah hidup sebuah tim. Dari ngebentuk mental pemain, ngeracik taktik, sampe nentuin nasib klub, semuanya ada di tangan mereka.

Makanya nggak heran kalo ada pelatih yang digaji selangit dan masuk kategori gaji pelatih termahal di dunia. Nah, di artikel ini gua udah rangkum siapa aja mereka plus alasan kenapa bayaran mereka segede itu yuk lanjut baca, dijamin seru! 

Daftar Pelatih dengan Gaji Termahal di Dunia

1. Diego Simeone (Atlético Madrid)

Ngomongin Atlético Madrid nggak bisa lepas dari Diego Simeone. Sejak 2011, dia jadi sosok yang ngebentuk identitas klub ini jadi keras, solid, dan susah dikalahin. Yang paling gokil, dia berhasil ngerusak dominasi Real Madrid sama Barcelona dengan nganterin Atleti juara La Liga musim 2013/14 dan 2020/21.

Bukan cuma di liga, Simeone juga sukses di ajang lain kayak Copa del Rey 2012/13 dan dua kali angkat trofi Liga Europa (2011/12 dan 2017/18). Bahkan, dia sempet dua kali ngebawa Atlético tembus final Liga Champions.

Nggak heran kalo dia digaji gede banget, sekitar £25,9 juta atau sekitar Rp518 miliar per tahun, karena dia emang salah satu pelatih terbaik di dunia buat urusan ngebangun tim yang konsisten dan mental baja.

2. Simone Inzaghi (Al-Hilal)

Simone Inzaghi awalnya dikenal sebagai pelatih yang jago banget di kompetisi piala waktu masih di Italia. Namanya makin naik pas dia sukses bawa Inter Milan juara Serie A musim 2023/24.

Selama di Inter, koleksi trofinya juga nggak main-main 3 Coppa Italia dan 5 Supercoppa Italiana. Yang bikin namanya makin terkenal tentu aja waktu dia ngebawa Inter ke final Liga Champions 2022/23.

Dari situ, dia jadi incaran banyak klub, sampe akhirnya Al-Hilal ngasih kontrak super fantastis. Sekarang Inzaghi digaji sekitar £21,8 juta atau sekitar Rp436 miliar per tahun, bukti kalo kualitas pelatih Eropa masih jadi rebutan di liga Arab.

3. Pep Guardiola (Manchester City)

Dominasi Manchester City di Inggris nggak bisa dilepas dari sosok Pep Guardiola. Dia ngerombak City jadi mesin juara, dengan puncaknya pas mereka nyabet Treble Winner musim 2022/23.

Pep bahkan bikin sejarah sebagai pelatih pertama yang juara Premier League empat musim beruntun dari 2020 sampe 2024. Sepanjang kariernya, dia udah ngoleksi tiga trofi Liga Champions plus seabrek gelar domestik bareng Barcelona, Bayern Munchen, dan Man City.

Makanya nggak heran kalau dia masuk jajaran gaji pelatih sepak bola termahal, dengan bayaran sekitar £20,7 juta atau sekitar Rp414 miliar per tahun, sebanding banget sama perannya sebagai otak di balik dominasi total City di Inggris.

4. Mikel Arteta (Arsenal)

Arteta ini contoh pelatih muda yang naiknya cepet banget. Bahkan di awal masa tugasnya, dia langsung ngasih trofi Piala FA musim 2019/20 plus dua Community Shield di 2020 dan 2023. Tiga musim terakhir Arsenal juga terus nempel ketat Manchester City dalem perburuan juara.

Dari situ keliatan jelas kalo Arteta bukan cuma jago ngeracik tim, tapi juga sukses ngubah mentalitas skuad jadi lebih kompetitif, makanya dia dipercaya dapet gaji gede sekitar £15,6 juta atau sekitar Rp312 miliar per tahun, sebanding sama visi jangka panjang yang dia bangun di Arsenal.

5. Stefano Pioli (Al-Nassr)

Nama Stefano Pioli bener-bener naik level waktu dia ngebangkitin AC Milan dan nganterin mereka juara Serie A musim 2021/22, sekaligus ngakhirin puasa gelar liga Milan selama 11 tahun.

Di musim yang sama, dia juga dinobatin jadi Pelatih Terbaik Serie A, jadi legit banget kalo statusnya naik kelas. Yang bikin Pioli makin dilirik itu kemampuannya ngolah pemain muda jadi mesin tempur, ditambah sukses ngebawa Milan tembus semifinal Liga Champions musim 2022/23.

Dari situ keliatan jelas Al-Nassr nggak asal rekrut, mereka pengen Pioli jadi otak utama buat ngatur tim penuh bintang di Arab Saudi, makanya dia sekarang digaji sekitar $20 juta atau Rp310 miliar per tahun dan masuk jajaran gaji pelatih termahal di dunia.

6. Steven Gerrard (Al-Ettifaq)

Gerrard mulai dapet sorotan gede pas dia sukses bareng Rangers di Skotlandia musim 2020/21. Dia ngebawa Rangers juara Scottish Premiership tanpa kalah satu pertandingan pun, sekaligus motong dominasi Celtic yang udah berkuasa hampir satu dekade.

Walaupun begitu, kesuksesan itu nggak dateng sendirian, karena ada juga peran asisten pelatih dan tim kepelatihan yang solid buat ngerapihin detail-detail kecil di lapangan. Nggak heran kalo klub Arab Saudi berani ngasih bayaran gede buat narik dia ke sana, dengan gaji sekitar €17,6 juta atau setara Rp300 miliar per tahun.

7. Matthias Jaissle (Al-Ahli)

Matthias Jaissle ini bisa dibilang salah satu pelatih muda paling ngeri potensinya sekarang. Namanya langsung naik pas dia ngedominasi sepak bola Austria bareng RB Salzburg, dengan dua gelar Bundesliga Austria beruntun musim 2021/22 dan 2022/23, plus satu Piala Austria di 2021/22.

Nggak jago di liga lokal doang, Jaissle juga bikin sejarah sebagai pelatih termuda yang sukses ngebawa klub Austria lolos ke fase gugur Liga Champions. Prestasi itu yang bikin dia sekarang masuk jajaran gaji pelatih termahal, padahal usianya masih relatif muda dibanding pelatih top lain, dengan bayaran sekitar $12,4 juta atau setara Rp193 miliar per tahun.

8. Luis Enrique (Paris Saint-Germain)

Luis Enrique itu tipe pelatih yang demen banget mainin bola nyerang dan dominan dari menit awal. Filosofi main kayak gini udah kebukti sukses banget waktu dia bawa Barcelona nyabet Treble Winner tahun 2015, yang sampe sekarang masih sering dijadiin patokan pelatih top dunia.

Abis sukses di Spanyol, dia nggak kendor pas pindah ke Prancis. Bareng PSG, Enrique langsung ngebuktiin kualitasnya dengan ngerebut gelar Ligue 1 dan Coupe de France musim 2023/24.

Ditambah lagi, titel Piala Dunia Antarklub 2015 makin ngegas reputasinya jadi pelatih kelas dunia yang nggak jago di kandang doang, tapi juga di level internasional. Soal bayaran, Enrique digaji sekitar $12,4 juta atau sekitar Rp193 miliar per tahun, angka yang jelas sebanding sama gaya main ofensif dan prestasi segede itu.

9. Carlo Ancelotti (Timnas Brasil)

Carlo Ancelotti ini bisa dibilang rajanya Liga Champions, soalnya dia ngoleksi 5 trofi UCL hasil angkat piala bareng AC Milan (2003, 2007) sama Real Madrid (2014, 2022, 2024). Dia juga jadi satu-satunya pelatih yang bisa juara liga di lima liga top Eropa. Abis bawa Madrid nyabet La Liga dan Liga Champions 2024, sekarang Ancelotti lanjut tantangan baru pegang Timnas Brasil.

Targetnya jelas ngebawa Selecao angkat Piala Dunia 2026 Karena rekam jejak segila itu, wajar banget kalo namanya masuk daftar gaji pelatih termahal 2025. Soal bayaran, Don Carlo digaji sekitar €9,5 juta atau Rp162 miliar per tahun, sepadan lah sama statusnya sebagai salah satu pelatih paling sukses sepanjang masa.

10. José Mourinho (Fenerbahçe)

Kalo Mourinho pegang tim, satu hal yang hampir pasti: bakal ada piala datang. Dia pernah angkat Liga Champions bareng dua klub beda, Porto sama Inter, plus sukses jadi juara liga di empat negara berbeda, dari Portugal sampai Spanyol.

Yang bikin makin gokil, tahun 2022 dia jadi pelatih pertama yang juara UEFA Conference League bareng AS Roma, bikin koleksi trofi Eropanya makin komplet. Nggak heran kalo Mourinho selalu dianggep spesialis turnamen dan jaminan prestasi, mau klub gede atau underdog sekalipun.

Soal bayaran, The Special One digaji sekitar £8,9 juta atau Rp178 miliar per tahun, sepadan banget sama reputasinya jadi pelatih yang hampir selalu bisa ngasih trofi buat tim yang dia pegang.

Kesimpulan

Jadi, kalo diliat dari daftar tadi, jelas banget kalau bayaran gede itu sebanding sama impact yang mereka kasih ke tim. Jadi wajar aja kalo mereka masuk kategori gaji pelatih termahal, karena yang dibayar itu bukan cuma nama, tapi hasil dan konsistensi. Nah sekarang pertanyaannya, menurut lo siapa pelatih paling layak digaji paling mahal dari daftar tadi?

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Soccer #Update Liga #Liga Internasional #Highlight Sepakbola #Berita Bola #Industri Sepakbola

Article Category : News

Article Date : 09/02/2026

Supersoccer
Admin Soccer
Supersoccer
Admin Soccer
Penulis artikel dan analis sepak bola yang siap ngasih lo kabar terbaru dari liga lokal sampai turnamen internasional. Skor, gosip transfer, sampai analisis pertandingan gue tulis dengan cepat dan tajam. Buat gue, sepak bola itu kombinasi drama, strategi, dan emosi yang nggak ada duanya. Superfriends yang nggak mau ketinggalan momen panas di lapangan hijau wajib mantengin update gue. Semua info gue sajikan biar lo selalu jadi yang paling update.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

10 Pemain Bola dengan Gaji Tertinggi di Dunia

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Berapa Gaji Wasit Liga 1? Ini Rinciannya

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Barcelona Menatap Babak 16 Besar Liga Champions Dengan Segudang PR

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Waduh, Manchester United Bakal Kehilangan Patrick Dorgu Dalam Waktu Lama!

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive