Michael Carrick bakal menggendong ekspektasi tinggi dalam periode keduanya menjadi pelatih interim Manchester United. Apakah dia sanggup ngasih hasil yang memuaskan?
Saat ini, fans The Red Devils mungkin sedang menahan-nahan harapannya. Carrick bukan pelatih yang udah punya segudang pengalaman di CV-nya. Bisa dibilang, karir kepelatihan yang sesungguhnya baru dia rasakan di Middlesbrough.
Selama di Middlesbrough, Carrick cuma nyatet presentase kemenangan sebesar 46,32 persen dari 136 pertandingan. Dan pada akhir masa kepelatihannya, doi dipecat lantaran The Boro hanya bisa finis di peringkat ke-10 divisi Championship.
Mungkin, ada baiknya fans Manchester United mengatur ekspektasinya agar tidak berlebihan. The Red Devils masih bertaruh, tapi memasang secuil harapan kepada Carrick bukanlah sebuah masalah.
Potensi di Masa Interim Pertama
Carrick pernah jadi caretaker di Manchester United selepas Ole Gunnar Solskjaer pergi pada tahun 2021. Doi ngehandle tiga pertandingan yang ga bisa dikatakan mudah: Melawan Villarreal, Chelsea, dan Arsenal.
Tiga pertandingan itu bisa dilalui tanpa kekalahan. Laga pertama lawan Villarreal-nya Unai Emery, Manchester United menang 2-0. Dilanjut dengan hasil seri 1-1 kontra Chelsea, dan kemenangan 3-2 atas Arsenal asuhan Mikel Arteta.
Catatan ini sebenarnya bisa meninggikan harapan lo yang ngefans Manchester United. Tapi, lagi-lagi, gue saranin buat menahan diri dulu. Soalnya di era itu, The Red Devils masih diperkuat pemain sekaliber David de Gea, Marcus Rashford, sampai Cristiano Ronaldo.
Tidak Buruk Bersama The Boro
Carrick emang dipecat Middlesbrough pada tahun 2025 lalu. Tapi yang perlu dicatet, doi punya beberapa ‘prestasi’ membanggakan loh. Yaa, prestasi emang gak selalu berbentuk piala kan?
Pada awal kepelatihannya, Carrick membantu The Boro meraih 16 kemenangan dari 23 pertandingan pertamanya. Catatan impresif ini sempat bikin Carrick dinobatkan sebagai EFC Championship Manager of the Month di bulan November 2022.
Pelatih asal Inggris itu juga sempat bawa Middlesbrough melaju sampai babak semifinal Carabao Cup pada musim keduanya. Nah, di babak semifinal itu, The Boro ngalahin Chelsea 1-0 pada leg pertama. Sayang, mereka gagal melangkah lebih jauh karena kalah 1-6 pada leg kedua.
Lagi-lagi, harapan secuil itu ada. Tapi yaa, jangan terlalu ngeset ekspektasi terlalu tinggi.
Ujian Terbesar: Laga Horor!
Carrick gak bakal dikasih start yang nyaman. Apa itu bulan madu sama klub baru? Doi langsung dikasih dua lawan terburuk buat pelatih anyar minim pengalaman: Menghadapi Manchester City dan Arsenal.
Posisi dua tim itu di klasemen saat ini terlalu mengerikan buat Manchester United yang lagi nyoba berdiri. Fans The Red Devils mungkin udah bisa mengeset ekspektasi. Tapi ada gengsi yang dipertaruhkan juga di dua pertandingan ini.
Hasil imbang dari kedua laga ini bisa dijadikan bare minimum. Kalau mampu, bisa jadi fans MU bakal gembira. Walaupun tentu, bakal dihiasi dengan sedikit perdebatan apakah Carrick bisa lebih lama lagi di Old Trafford atau tidak.
Yang menarik kalau menang. Fans tentu bisa memasang ekspektasi setinggi langit (walaupun itu tetap ga disaranin, sih). Tentunya, mereka bakal berharap Carrick dipertahankan selama mungkin karena potensi itu nyata.
Kalah, dan Manchester United mungkin tidak akan apa-apa. Udah biasa tersakiti kan? Asal gak kalah-kalah banget laah.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Player & Club Of The Week
Article Date : 15/01/2026
3 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Sofi .
15/01/2026 at 20:45 PM
Garindratama Harashta
16/01/2026 at 08:42 AM
Aw J
16/01/2026 at 08:45 AM