Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Christian Eriksen

Manchester United ditahan imbang FC Twente di Europa League dini hari tadi. Christian Eriksen sebagai pencetak gol tunggal Setan Merah malah mendapat kecaman dari pakar sepakbola. 

 

 

Menjamu FC Twente di Old Trafford dini hari tadi, Manchester United gagal mengamankan poin sempurna. The Red Devils ditahan imbang 1-1 oleh wakil Eredivisie, FC Twente. 

 

Manchester United sebenarnya unggul terlebih dahulu setelah Christian Eriksen mencetak gol menit ke-35. Namun pemain asal Denmark itu juga menjadi penyebab The Red Devils gagal meraih kemenangan. 

 

Akibat keteledorannya, FC Twente berhasil menyamakan kedudukan menit ke-68. Manchester United mencoba mencetak gol kemenangan. Sayang kokohnya pertahanan FC Twente tak bisa mereka runtuhkan. 

 

Usai laga, Erikson melontarkan komentarnya. Pemain berusia 32 tahun itu menilai Manchester United kurang berhasrat memetik kemenangan. 

 

"Ini mengecewakan," ucap Eriksen. "Pada akhirnya kami ingin lebih, tetapi hasilnya tidak cukup baik. Mereka tampak lebih menginginkannya (Kemenangan) daripada kami dan itu tidak mungkin benar. Itu yang dikatakan di ruang ganti," 

 

"Secara pribadi, Anda mencetak gol dan berpikir akan menjadi pemenang pertandingan, tetapi kemudian hasilnya sebaliknya. Kami tidak kalah, tetapi rasanya seperti kekalahan," pungkas Eriksen. 

 

Komentar Eriksen tersebut kemudian mendapat kecaman dari beberapa pakar sepakbola. "Menarik apa yang dia katakan di sana tentang keinginan Twente yang lebih besar. Jelas Anda tidak bisa memiliki rasa seperti itu," kata Hargreaves.

 

"Saya sendiri tidak mendapat kesan itu. Saya pikir United agak tertunduk setelah gol itu (gol Twente) dan itu tidak cukup baik. Mereka tidak menyelesaikan tugasnya," imbuhnya  

 

Tak hanya Hargreaves, Carney menilai Eriksen secara tak langsung membongkar lemahnya mentalitas para penggawa Manchester United. Menurutnya, hal Itu tak seharusnya diungkapkan. 

 

"Anda bermain di kandang sendiri, Anda menang, Anda seharusnya lebih menginginkannya dan bersikap kejam. Saya tidak melihat sisi kejam dalam tim ini saat ini," papar Carney. 

 

Sementara itu Erik Ten Hag selaku pelatih juga kecewa dengan hasil imbang yang didapat The Red Devils. Dia merasa menyesal menurunkan level permainan saat dalam kondisi unggul. 

 

"Di babak kedua, kami menurunkan level, akibatnya kami kebobolan. Kami tidak menyelesaikannya, kami harus mengejar gol kedua dan agar mereka tetap hidup. Kami dihukum dengan kesalahan dari diri kami sendiri," ungkap pelatih asal Belanda tersebut. 

 

Setelah gagal menaklukkan FC Twente di Europa League, Manchester United akan kembali berjuang di Premier League. 29 September nanti The Red Devils akan bentrok versus Tottenham Hotspur di Old Trafford. 

 

(Metro)

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Soccer #Update Liga #Liga Internasional #Berita Bola #Industri Sepakbola

Article Category : Player & Club Of The Week

Article Date : 26/09/2024

Supersoccer
Admin Soccer
Supersoccer
Admin Soccer
Penulis artikel dan analis sepak bola yang siap ngasih lo kabar terbaru dari liga lokal sampai turnamen internasional. Skor, gosip transfer, sampai analisis pertandingan gue tulis dengan cepat dan tajam. Buat gue, sepak bola itu kombinasi drama, strategi, dan emosi yang nggak ada duanya. Superfriends yang nggak mau ketinggalan momen panas di lapangan hijau wajib mantengin update gue. Semua info gue sajikan biar lo selalu jadi yang paling update.

8 Comments

Comment
Agus Sungkawa

Agus Sungkawa

26/09/2024 at 17:12 PM

Usai laga, Erikson melontarkan komentarnya. Pemain berusia 32 tahun itu menilai Manchester United kurang berhasrat memetik kemenangan.
DEVI TRI HANDOKO

DEVI TRI HANDOKO

26/09/2024 at 19:53 PM

Cetak Gol Tapi Christian Eriksen Dikecam Para Pakar, Kenapa?
SRI YAYA ASTUTI

SRI YAYA ASTUTI

26/09/2024 at 20:09 PM

"Ini mengecewakan," ucap Eriksen. "Pada akhirnya kami ingin lebih, tetapi hasilnya tidak cukup baik. Mereka tampak lebih menginginkannya (Kemenangan) daripada kami dan itu tidak mungkin benar. Itu yang dikatakan di ruang ganti,"
BangPar Sports

BangPar Sports

27/09/2024 at 08:26 AM

usai
Riani El

Riani El

27/09/2024 at 11:10 AM

kasihan erikson
Andi Apriansyah

Andi Apriansyah

27/09/2024 at 12:47 PM

Blunder membawa murka ini namanya
Epul Saepuloh

Epul Saepuloh

30/09/2024 at 09:54 AM

Thanks infonya
Ald /

Ald /

30/09/2024 at 16:08 PM

Nice info 🔥
Other Related Article
image article
Player & Club Of The Week

Siapa yang Bisa Nyelametin Tottenham Setelah Igor Tudor Dipecat?

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Player & Club Of The Week

Habis Dari Liverpool, Mohamed Salah Mau Ke Mana?

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Player & Club Of The Week

Bodo/Glimt adalah Underdog yang Lo Butuhin di Liga Champions, Setuju?

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Player & Club Of The Week

Cristiano Ronaldo Gak Cuma Lebih Besar Dari Klub, Tapi Juga Liga Bro!

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive