Kalo lo bosen ngeliat timnas ketemu lawan yang itu-itu aja, kayaknya lo wajib kenalan sama FIFA series. Ajang ini bikin timnas dari berbagai benua bisa saling ketemu dengan cara yang lebih santai tapi tetep serius, dan pastinya penuh warna soal gaya main. Serunya lagi, banyak tim yang biasanya jarang nongol malah dapet panggung gede di sini.
Nah, biar lo makin ngerti kenapa ajang ini penting dan seru buat diikutin, cus lanjut baca artikel ini sampe habis!
Apa itu FIFA Series
Ini ajang baru dari FIFA yang tujuannya ngebuka lebih banyak kesempatan main buat timnas yang jarang ketemu lawan beda-beda di level internasional. Lewat laga ini, negara-negara dari berbagai konfederasi dikumpulin dalam satu rangkaian laga uji coba.
Format ini bikin pertandingan jadi lebih variatif dan nggak monoton, karena gaya main tiap benua beda-beda. Konsepnya simpel tapi seru empat tim nasional dari konfederasi berbeda dikumpulin di satu negara tuan rumah buat main persahabatan.
Buat pemain, ini pengalaman baru karena bisa ngerasain lawan dengan karakter permainan yang mungkin belom pernah mereka hadapi sebelomnya. Buat federasi juga untung, karena bisa bangun kerja sama, nguji strategi, sekaligus ningkatin kualitas tim tanpa tekanan turnamen besar.
Edisi penuh pertamanya, termasuk versi khusus sepak bola wanita, rencananya digelar di jendela internasional Maret dan April 2026. Lebih dari laga uji coba, laga ini punya misi gede bantu perkembangan pemain, pelatih, sampai fans di seluruh dunia.
Dari pertemuan lintas konfederasi ini, tiap tim bisa belajar taktik baru, nambah jam terbang internasional, dan ngebentuk identitas permainan yang makin solid. Kalo ditarik ke belakang dikit ke sejarah FIFA terbentuknya, emang dari awal FIFA punya visi nyatuin sepak bola dunia.
Sejarah FIFA Series
Awalnya program ini dikenalin FIFA di tahun 2024 sebagai cara baru buat ngerombak pola pertandingan tim nasional. Ide besarnya datang dari Infantino yang mau tim beda-beda benua bisa lebih sering ketemu tanpa harus nunggu turnamen gede.
Sebelom itu, banyak tim dari konfederasi kecil kesulitan cari lawan dari luar wilayah mereka. Soalnya biaya mahal, logistik ribet, dan jadwal udah penuh sama kompetisi regional masing-masing.
Formatnya juga nggak ribet kayak turnamen resmi yang ada piala dan sistem gugur. Ini lebih ke kumpulan laga uji coba yang dikumpulin di satu negara tuan rumah pas jendela FIFA bulan Maret.
Versi perdananya digelar Maret 2024 dengan sekitar 24 tim nasional di beberapa negara kayak Arab Saudi, Aljazair, Azerbaijan, dan Sri Lanka. FIFA bantu penuh dari sisi dana dan teknis supaya tim dengan level menengah ke bawah tetap bisa ikut ngerasain main lintas benua.
Tujuan jangka panjangnya jelas buat nyempitin jarak kualitas sepak bola antar negara di dunia. Tim dari Asia, Afrika, sampe Oseania jadi punya panggung buat ngetes diri lawan tim Eropa dan Amerika Selatan.
Buat yang masih bingung apa itu FIFA Series, gampangnya ini proyek FIFA buat ngebuka jalan timnas beda benua saling ketemu secara rutin. Nah, lewat laga ini, kalender internasional sekarang jadi lebih hidup dan nggak melulu muter di lingkaran yang sama.
Negara yang Pernah Berpartisipasi FIFA Series
1. Seri Aljazair
Seri ini digelar di Aljir dan Annaba, dan jadi salah satu yang paling seru karena ngumpulin tim dari tiga benua dengan karakter main yang beda-beda banget.
Isinya ada Aljazair, Andorra, Bolivia, sama Afrika Selatan, jadi kebayang kan gimana bentrokan gaya Afrika yang fisikal, Amerika Selatan yang teknikal, sama Eropa yang rapi bikin laga makin rame.
2. Seri Azerbaijan
Seri ini digelar di Baku, dan jadi ajang buat Azerbaijan ngetes level mereka bareng tim Eropa lain saat ketemu lawan dari Asia dan Afrika.
Isinya ada Azerbaijan, Bulgaria, Mongolia, sama Tanzania, dan buat Mongolia serta Tanzania ini momen langka banget karena jarang bisa adu kekuatan lawan tim-tim Eropa.
3. Seri Mesir
Seri yang digelar di Mesir ini juga dikenal dengan nama ACUD International Football Cup dan sering dibilang jadi seri paling keren dibanding yang lain. Formatnya udah kayak turnamen kecil dengan semifinal dan final, isinya Mesir, Kroasia, Tunisia, sama Selandia Baru yang kualitasnya jelas bukan kaleng-kaleng.
Masuknya Kroasia yang pernah jadi finalis Piala Dunia 2018 bikin tensi pertandingannya langsung naik level. Makanya di rangkaian FIFA Series ini, seri Mesir bukan jadi ajang uji coba doang, tapi juga tes mental dan kualitas buat semua tim yang terlibat.
4. Seri Arab Saudi A & B
Yang ini unik karena digelar di Jeddah tapi timnas Arab Saudi sendiri malah nggak ikut main. Mereka bikin dua grup sekaligus, Grup A isinya Tanjung Verde, Kamboja, Guinea Khatulistiwa, dan Guyana, sedangkan Grup B diisi Guinea, Bermuda, Brunei Darussalam, dan Vanuatu.
Seri ini jadi panggung penting buat negara-negara dari konfederasi kecil yang jarang dapet sorotan. Jadi, banyak tim yang akhirnya bisa ngerasain main internasional lawan lawan beda benua, yang biasanya susah banget kejadian.
5. Seri Sri Lanka
Seri ini digelar di Kolombo dan jadi momen penting banget buat Sri Lanka karena akhirnya bisa jadi tuan rumah ajang internasional resmi yang didukung langsung sama FIFA. Buat mereka, ini jelas bukan acara biasa, tapi kayak pembuktian kalau mereka mulai diperhitungkan.
Pesertanya ada Sri Lanka, Bhutan, Papua Nugini, dan Republik Afrika Tengah. Buat negara-negara yang lagi berkembang, seri ini jadi kesempatan emas buat ngerasain lawan beda konfederasi dan nambah pengalaman di level dunia.
FIFA Series 2026
Buat edisi tahun ini, FIFA Series 2026 dijadwalkan main di tanggal 23 sampe 31 Maret 2026 pas jeda internasional. Formatnya tetap turnamen mini biar padat tapi tetap kompetitif.
Turnamen ini digelar di delapan negara tuan rumah, termasuk Indonesia. Negara lain yang ditunjuk ada Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Selandia Baru, Puerto Rico, Rwanda, dan Uzbekistan.
Khusus seri Indonesia, pesertanya ada Bulgaria, Indonesia, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts and Nevis. Nah, lewat FIFA Series 2026 Indonesia ini, timnas kita punya panggung bagus buat nambah jam terbang sekaligus ngejar posisi di ranking FIFA timnas Indonesia.
Kesimpulan
Jadi, FIFA Series ini nggak laga uji coba biasa doang, tapi ajang penting yang bikin timnas dari berbagai benua bisa saling ngetes level, nambah pengalaman, dan bikin sepak bola dunia jadi makin hidup. Buat tim kayak Indonesia, ini jelas kesempatan emas buat berkembang tanpa harus nunggu turnamen gede. Nah, menurut lo sendiri, ajang kayak gini bisa jadi batu loncatan serius buat timnas Indonesia nggak?
Article Category : News
Article Date : 16/02/2026
1 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
tiurnatalia
16/02/2026 at 10:47 AM