Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Post Concert Depression

Author : Admin Music

Article Date : 23/07/2023

Article Category : Super Buzz

Menonton konser musik seharusnya menjadi hal yang menyenangkan, apalagi jika musisi yang kita tonton adalah musisi kesayangan yang benar-benar udah dinantikan kedatangannya. Tapi gimana kalau ternyata abis konser bukannya senang malah justru jadi sedih? Ternyata kondisi ini merupakan salah satu gangguan mental bernama Post Concert Depression (PCD). 

Apa Itu PCD?

Image source: elements.envato.com/gpointstudio

Post Concert Depression adalah kondisi dimana seseorang tiba-tiba menjadi kurang semangat dan sedih setelah menonton konser yang sangat dinantikan dengan antusias. Setelah merasakan kegembiraan yang luar biasa dan heboh sing along sepanjang konser berlangsung, kita harus kembali ke rutinitas sehari-hari yang terasa monoton, tanpa adanya tujuan yang bisa membangkitkan semangat, karena apa yang dinanti-nantikan baru aja terlewati dalam waktu sekejap.

Meskipun depresi pasca konser ini bukanlah kondisi klinis yang serius dan bukan bagian dari gangguan kejiwaan, tapi hal ini cukup umum terjadi sama orang yang baru menghadiri konser. Sensasi kegembiraan dan euforia saat menikmati konser bisa membuat seseorang merasa lebih termotivasi, bahagia, dan terkadang mengalami rasa kerinduan akan momen tersebut. Tapi setelah kembali ke kehidupan nyata setelah konser berlangsung, kita mungkin mengalami perasaan sedih, kehilangan, dan putus asa. Hal ini disebabkan oleh perubahan emosi yang drastis antara saat menonton konser dan setelah konser berakhir.

Kenapa PCD Terjadi?

Image source: elements.envato.com/YuriArcursPeopleimages

Setelah konser selesai, tubuh kita mengalami kekurangan dopamin karena puncak kesenangan yang tiba-tiba berakhir, dan membuat kita merasa sedih atau "depresi". Faktanya, ketika kita menonton konser, tubuh kita terdampak dopamin yang berlimpah, dan setelah konser berakhir, otak kita mengalami "hangover dopamin" karena kebiasaannya mendapatkan kegembiraan intens dalam waktu singkat.

Saat PCD terjadi, biasanya kita merasa kosong karena berpikir udah mencapai salah satu tujuan hidup. Kita juga merasa sendirian setelah berkumpul dengan orang-orang yang memiliki minat yang sama, dan merasa hidup balik lagi menjadi hampa. Selain itu, ada juga kesadaran bahwa kita nggak tau kapan lagi akan bisa merasakan kebahagiaan menonton konser musisi kesayangan kita. Kebayang kan sedihnya?

Cara Mengatasi PCD