Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

BAPAK, Proyek Khusus Eksplorasi Musik dan Eksperimentasi

BAPAK merupakan nama sebuah proyek musik yang diinisiasi oleh Kareem Soenharjo, atau yang lebih dikenal dengan Yosugi/BAP.. Proyek musik ini jauh berbeda dengan proyeknya yang berporos di hip hop. BAPAK mengusung eksplorasi pada musik hardcore punk dan progressive rock untuk menghadirkan sound hardcore eksperimentatif berpadu dengan ketajaman pada penulisan liriknya.

Meski menjadi mastermind untuk proyek musiknya ini, Yosugi tidak sendirian. BAPAK memiliki formasi yang terdiri dari wajah-wajah segar di skena independen Jakarta seperti Alfath (Flowrpit), Bagas Encek (Tarrkam), serta Kevin (Whoosah). Meski mereka dikenal dengan karya dari beragam genre untuk proyek musiknya masing-masing, kerja sama mereka sebagai BAPAK menghasilkan output yang terdengar sangat mengejutkan.

Proyek musikal Yosugi/BAP. ini adalah upaya yang disebutnya, “(mediumnya) menjelajahi kecintaannya terhadap musik dan eksperimentasi hingga titik terjauhnya". Tetapi, hal yang bikin BAPAK unik adalah tetap berjalan di jalur instrumentasi yang sama meskipun pergi menjauh dari spektrum soul/jazz hip-hop.

Formasi BAPAK tersusun dari jajaran muka-muka segar di kancah independen Jakarta: Alfath (Flowrpit), Bagas Encek (Tarrkam), serta Kevin (Whoosah). Bagi kalian yang pernah mendengar ketiga karya mereka di proyek musik masing-masing, output band ini masih terdengar mengejutkan.

Lewat sebuah rilisan pers, Kareem Soenharjo menulis: “(BAPAK) adalah kebutuhan untuk melampiaskan pengaruh musikal saya melalui sebuah band yang organik. BAPAK berusaha untuk memberi perjalanan musikal yang mendorong batas-batas musik dan selera pribadi.”

Single perdana mereka berjudul Jon DeVoight, sebuah single yang disebut sebagai “ledakan yang memulai sebuah maraton”. Single ini berisi ledakan hardcore, punk, jazz, dan prog/math-rock. Elemen noise tebal melapisi lagu ini yang tampaknya mengganggu sensibilitas sound “baik-baik saja” hari ini. Single tersebut juga mereka anggap dapat merangkum sebagian besar visi musikal BAPAK. 

Jon DeVought muncul dengan instrumentasi galak. Vokalnya kering dan konsistensi untuk menahan ketegangan tenaga sekaligus kebisingan. Single Jon Devoight diawali dengan perpaduan melodi gitar elektrik diiringi dentuman drum bertempo pelan. Energi “galak” pada lagu ini hadir ketika vokalnya yang kering mulai masuk, disambut dengan gebukan drum serta melodi gitar bertempo cepat. 

Hal menarik dari lagu ini muncul di bagian akhir ketika pendengar disuguhkan instrumen tanpa vokal selama satu menit penuh. Perpaduan distorsi dan efek gitar pada bagian ini sukses menutup lagu dengan begitu apik melalui komposisi chaotic yang lantang. Sebenarnya, lagu ini berdurasi sekitar tujuh menit, namun dipotong menjadi 3 menit 19 detik untuk versi single. Full version untuk lagu ini hadir di album perdana BAPAK.

Jon DeVoight menjadi single BAPAK yang dilepas dalam format musik digital dan dilengkapi dengan video musik berestetika visual glitch serta gempuran warna olahan VCR. Video musik Jon DeVoight digarap oleh Arick Ahong sebagai sutradara, VNGNC sebagai editor, Hashfi Radifan sebagai videografer untuk “menampilkan kemarahan, tanpa arahnya kehidupan urban Jakarta”. Demikian halnya dengan Quest dan Isaiah (ENVY*) serta Basboi yang juga turut serta.

Setelah single Jon DeVoight yang meluncur pada Maret 2020 disusul Mei 2020 untuk versi albumnya, BAPAK kembali mengungkapkan "kebencian" mereka dalam lagu bertajuk Dogma Milenial Provinsi Yggdrasil. Dalam rilis persnya, Yosugi menulis bahwa lagu ini merupakan "Surat kebencian kami kepada alam semesta diungkapkan lewat lagu berdurasi 4:49 menit menyampaikan apa yang kami rasakan adalah zeitgeist secara umum untuk generasi muda kami."

Single Dogma Milenial Provinsi Yggdrasil yang meluncur pada Juli 2020 ini merupakan hasil kolaborasi BAPAK dengan Tomo Hartono (Rekah) sebagai vokalis tamu. Seperti sebelumnya, BAPAK turut merilis video lirik beserta visualisasinya melalui kanal YouTube resmi mereka. 

Sementara single berjudul Pity Me yang juga dilengkapi dengan video itu terinspirasi dari visual hip-hop underground.

Image source: https://www.instagram.com/bapaksugi/

ARTICLE TERKINI

Tags:

#yosugi #bap. #bapak #kareem soenharjo #Progressive Rock # hardcore punk #metalcore #proyek musik #eksperimentasi #Rock

Article Category : Super Buzz

Article Date : 04/12/2021

Supermusic
Admin Music
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

18 Comments

Comment
Riani El

Riani El

16/09/2024 at 23:52 PM

lucu juga namanya
SEPTIAN DWI NUGROHO

SEPTIAN DWI NUGROHO

20/09/2024 at 12:44 PM

Proyek musikal Yosugi/BAP. ini adalah upaya yang disebutnya, “(mediumnya) menjelajahi kecintaannya terhadap musik dan eksperimentasi hingga titik terjauhnya". Tetapi, hal yang bikin BAPAK unik adalah tetap berjalan di jalur instrumentasi yang sama meskipun pergi menjauh dari spektrum soul/jazz hip-hop.
Smard man

Smard man

05/03/2025 at 15:14 PM

BAPAK.........
Smard man

Smard man

05/03/2025 at 15:14 PM

BAPAK.........
WARNO WARNO

WARNO WARNO

05/03/2025 at 16:50 PM

BAPAK, Proyek Khusus Eksplorasi Musik dan Eksperimentasi
Ericka Adelia

Ericka Adelia

05/03/2025 at 19:41 PM

Nice
Bur Zhan

Bur Zhan

06/03/2025 at 14:54 PM

mantap
Bur Zhan

Bur Zhan

06/03/2025 at 14:55 PM

mantap
DENNY ADHY NUGROHO

DENNY ADHY NUGROHO

06/03/2025 at 16:03 PM

BAPAK, Proyek Khusus Eksplorasi Musik dan Eksperimentasi
SARI ASTUTI

SARI ASTUTI

21/03/2025 at 18:00 PM

BAPAK, Proyek Khusus Eksplorasi Musik dan Eksperimentasi
YUSIA KRISTANTO

YUSIA KRISTANTO

22/04/2025 at 23:06 PM

BAPAK, Proyek Khusus Eksplorasi Musik dan Eksperimentasi
Agung Sutrisno

Agung Sutrisno

04/05/2025 at 16:49 PM

single Jon DeVoight yang meluncur pada Maret 2020
pujanadi

pujanadi

20/06/2025 at 08:08 AM

Dogma Milenial Provinsi Yggdrasil
Julia Margaret

Julia Margaret

31/08/2025 at 23:45 PM

.
Cands

Cands

04/09/2025 at 15:54 PM

Kelaz
nani maryani

nani maryani

16/09/2025 at 07:21 AM

lucu juga namanya
Epul Saepuloh

Epul Saepuloh

05/12/2025 at 15:53 PM

Thanks artikelnya
Muhammad

Muhammad

18/01/2026 at 21:44 PM

Suka
Other Related Article
image article
Super Buzz

The Dare Lepas Single Terbaru yang Berjudul Strangestreetfellows

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Tampil di Jepang, Isyana Sarasvati Akan Kolaborasi Bareng Mantan Gitaris Megadeth

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Milledenials Luncurkan Musik Video untuk Single Precious Me dan Feel Any Pain

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Break Out Day Fest Cirebon Berlangsung Super Seru!

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive