Bodo/Glimt lagi ngejalanin sebuah fairytale yang selalu jadi favorit pecinta sepak bola dunia. Yaitu ketika sebuah tim underdog bisa dengan pedenya ngalahin deretan raksasa.
Di tengah kumpulan raksasa dari Inggris, Spanyol, dan Italia, Bodo/Glimt datang sebagai wakil dari Liga Norwegia yang jauh dari peta persaingan. Ya wajar, gak ada tuh dalam sejarah klub dari negara ini pernah menjadi raksasa di Liga Champions!
Makanya, gak ada yang heran ketika klub ini gagal raih satupun kemenangan dari enam pekan awal. Tiga kali kalah dan tiga kali imbang bikin mereka diprediksi bakalan terhenti setelah fase liga berakhir.
Ketika ngelihat itu, gue sempat mikir kalau Bodo/Glimt tuh cuma klub pelengkap. Apalagi dua match terakhirnya lawan klub serem kayak Manchester City dan Atletico Madrid. Tapi, siapa yang nyangka kalau mereka bisa berubah jadi monster?
Mendadak Jago
Monster yang ternyata hadir di dalam diri Bodo/Glimt mendadak muncul pada pekan ke-7. Mereka tiba-tiba jadi OP parah setelah ngehajar Manchester City 3-1. Dan belum sampai di situ, Atletico Madrid juga dihantam tipis dengan skor 2-1.
Dua kemenangan ini cukup untuk ngebantu mereka buat meroket di klasemen fase liga. Bodo/Glimt benar-benar finis di tepi jurang, yakni posisi 23. Tapi setidaknya cukup untuk melanjutkan langkah ke babak playoff.
Prediksi orang-orang udah terlanjur salah. Bodo/Glimt ternyata bisa loh ngelewatin fase liga. Tapi di hadapan Inter Milan, Jens Petter Hauge dkk tampaknya bakalan menemui jalan buntu dengan tembok setinggi langit.
Tapi Bodo/Glimt gak gemetar. dua hasil positif bikin kepercayaan dirinya ngalahin tinggi tembok jalan buntu dari Inter. Di luar nalar, mereka main kayak tim treble winner dan menang dengan agregat 5-2. Ya, lawan Inter, nyetak lima gol di dua leg.
Underdog yang Lo Butuhin
Gue tau lo semua pengen tim kesayangan yang jadi juara di Liga Champions. Tentunya, biar lo bisa makin bangga di tongkrongan dan punya buff anti ceng-cengan setidaknya selama semusim. Tapi, gue yakin lo gak bisa benci kalau jagoan lo kalah sama Bodo/Glimt.
Di medsos, gue udah melihat berseliweran kalau mereka ngedukung tim ini. Mungkin tujuannya buat bercanda, ya. Tapi rasanya Liga Champions bakal menyenangkan kalau underdog seperti ini bisa keluar sebagai juara.
Kalau tim underdog jadi juara, itu bakal menjadi sebuah zaman yang rame diperbincangkan. Inget gak lo ketika FC Porto berhasil juara Liga Champions? atau waktu Yunani juara Euro? Gak usah jauh-jauh deh, Leicester City juara tuh rasanya nyenengin banget!
Ketika tim underdog juara, semua orang ninggalin identitas klub jagoannya buat ikutan selebrasi. Itu adalah juara yang netral. Juara yang dibutuhkan buat ngerayain betapa menyenangkannya dunia sepak bola. Semangat terus ya, Bodo/Glimt!
ARTICLE TERKINI
Article Category : Player & Club Of The Week
Article Date : 26/02/2026
3 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
adji Noor
26/02/2026 at 13:24 PM
Nurul Fadhilah
26/02/2026 at 17:13 PM
Garindratama Harashta
26/02/2026 at 18:27 PM