Publik Como 1907 beserta pendukungnya pasti lagi excited banget sekarang. Soalnya, udah cukup lama sejak mereka bisa sedekat ini dengan partai puncak ajang Coppa Italia.
Pada musim ini, Como memulai perjalanannya di Coppa Italia dari babak pertama yang digelar bulan Agustus 2025 lalu. Dan tanpa kesulitan, mereka sukses ngelewati tantangan dari Sudtirol dengan kemenangan 3-1.
Ini bukan sebuah kejutan. Como yang berstatus sebagai tim Serie A, jelas secara di atas kertas mampu ngalahin Sudtirol. Ujian yang sebenarnya datang di ronde-ronde berikutnya, karena I Lariani sering ketemu klub-klub Serie A.
Meski begitu, Nico Paz dkk bisa melewatinya satu persatu. Dimulai dari Sassuolo yang dihajar tiga gol tanpa balas, menang lawan Fiorentina 3-1, sampai yang paling bersejarah ngalahin Napoli lewat drama adu penalti di babak perempat final.
Semifinal Pertama Sejak Lama
Menang lawan Napoli tuh punya kebanggaan yang double, bro. Pertama jelas, Como ngalahin salah satu peraih Scudetto dalam lima musim terakhir. Yang kedua karena ini adalah kali pertama mereka bisa ke semifinal Coppa Italia setelah 40 tahun lamanya.
Iya, udah selama itu Como belum lagi mencapai babak semifinal Coppa italia. Terakhir itu terjadi pada musim 1985-1986 lalu, di mana mereka tersingkir oleh Sampdoria. Udah jelas, I Lariani punya rasa lapar yang berbeda tahun ini.
Tapi emang, rintangan yang ada di hadapan Como saat ini bisa dikatakan terjal banget. Lawan mereka di semifinal adalah Inter Milan, sang juara bertahan Serie A. Tentu, Nerazzurri juga punya ambisi tersendiri apalagi setelah tersingkir dari Liga Champions.
Walau begitu, Como masih punya harapan dalam partai dua leg nanti. Pasukan Cesc Fabregas bisa berkaca dari Bodo/Glimt yang mampu menang bolak-balik di fase playoff Liga Champions. Ini nunjukin kalau Inter juga bisa kalah.
Lebih Baik dari Inter?
Harapan soal peluang Como mengalahkan Inter juga udah pernah diomongin sama Thierry Henry. Legenda Arsenal itu baru-baru ini bilang kalau permainan Como masih lebih baik dibandingkan Inter waktu kalah dari Bodo/Glimt.
“Inter adalah yang pertama di Italia dan itu hampir jadi standarnya. Tapi tim yang saat ini bermain bagus di Italia adalah Como. Kita bisa ngobrolin soal budget dan kualitas skuat, tapi ini situasinya sekarang,” kata Henry.
Namun buat pendukung Como, khususnya di Indonesia, mari berharap dengan realistis. Permainan Como emang lagi bagus, tetapi harus juga ingat kalau mereka juga sempat kalah empat gol tanpa balas dari Inter di Serie A.
Terlepas dari itu, dunia sepak bola akan bersuka cita kalau Como bisa sampai ke final Coppa Italia. Inter menuju final? Itu akan jadi hal yang biasa. Tapi kalau Como yang lolos, maka dunia bakal membicarakannya. Setuju gak?
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 28/02/2026
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :