Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Inter Milan

Juventus dan Inter Milan menyusul Napoli menuju pintu keluar Liga Champions, menyisakan Atalanta sebagai satu-satunya wakil dari Serie A untuk bermain di babak 16 besar.

 

Performa klub Italia di ajang paling bergengsi Eropa ini emang bisa disebut mengecewakan. Napoli jadi tim pertama yang gugur pasca finis di peringkat ke-30. Ya gak heran, orang mereka cuma bisa menang dua kali dari delapan pertandingan.

 

Juventus, Inter Milan, dan Atalanta jadi tiga wakil Italia yang berhasil keluar dari fase liga. Sayangnya, gak ada dari mereka yang finis di delapan besar. Sehingga semuanya harus ngikut ke fase playoff.

 

Fase inilah jadi jegalan utama. Juventus ketemu Galatasaray, Inter menghadapi Bodo/Glimt, sementara Atalanta melawan Dortmund. Di atas kertas, harusnya Atalanta yang gugur. Eh, malah kebalikan, Juventus dan Inter justru tersingkir.

 

Nasib Nahas Juventus & Inter

 

Inter Milan, di atas kertas, harusnya bisa ngalahin Bodo/Glimt. Mereka adalah wakil dari Norwegia yang gak pernah diunggulkan. Bahkan sebelum Liga Champions digelar, publik memprediksi kalau tim ini cuma bisa bertahan sampai fase liga.

 

Makanya, kekalahan 1-3 Inter di leg pertama jauh dari dugaan. Klub besutan Christian Chivu itu diprediksi bakal membalikkan skor di leg kedua, berhubung mainnya di Giuseppe Meazza. Lah, yang terjadi justru mereka disikat 1-2.

 

Di sisi lain, fans Juventus udah ngibarin bendera putih lantaran kalah 2-5 dari Galatasaray pada leg pertama. Sempat ada sedikit harapan di leg kedua setelah Bianconeri unggul 3-0 di waktu normal. Sayangnya, dua gol dari Victor Osimhen dan Alper Yilmaz bikin bendera putih berkibar lebih kencang.

 

Dua hasil yang bikin Atalanta jadi satu-satunya survivor di Liga Champions. Itupun sebenarnya mereka sempat diujung jurang lantaran sempat kalah 0-2 di pertemuan pertama. Untungnya, La Dea bisa ngebalikin situasi usai menang 4-1 pada leg kedua.

 

Apa yang Bikin Wakil Italia Berguguran?

 

Lo mungkin bertanya-tanya, kenapa nasib wakil Serie A jadi semiris ini? Fabio Capello, yang dulu pernah melatih beberapa klub papan atas Italia, sempat ngasih analisanya waktu hadir sebagai pandit buat Sky Sport Italia.

 

Kata Capello gini: “Tim Italia bermain dengan kecepatan pelan. Ketika mereka bertemu tim yang mainnya press-and-run, mereka gak punya kualitasnya, gak terbiasa main di kecepatan tinggi, dan kemudian melakukan kesalahan.”

 

“Inilah kuncinya. Sekarang, kami gak terbiasa bermain dengan agresif. Begitu mereka naikin kecepatan di Serie A, permainan terhenti karena kontak fisiknya terlalu keras, telinga pemain kesentuh aja mereka langsung jatuh.”

 

“Beginilah hasilnya. Kami terlalu terbiasa bermain dengan kecepatan yang pelan, sayangnya seperti itu, dan ketika kejadian, sulit untuk menjadi tim yang berbahaya,” tutup Capello.

 

Setuju gak lo dengan komentar Capello?

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Soccer #Update Liga #Liga Internasional #Berita Bola #Industri Sepakbola #Serie A #Juventus #Inter Milan #Liga Champions

Article Category : News

Article Date : 26/02/2026

Supersoccer
Admin Soccer
Supersoccer
Admin Soccer
Penulis artikel dan analis sepak bola yang siap ngasih lo kabar terbaru dari liga lokal sampai turnamen internasional. Skor, gosip transfer, sampai analisis pertandingan gue tulis dengan cepat dan tajam. Buat gue, sepak bola itu kombinasi drama, strategi, dan emosi yang nggak ada duanya. Superfriends yang nggak mau ketinggalan momen panas di lapangan hijau wajib mantengin update gue. Semua info gue sajikan biar lo selalu jadi yang paling update.

3 Comments

Comment
adji Noor

adji Noor

26/02/2026 at 13:24 PM

good
Nurul Fadhilah

Nurul Fadhilah

26/02/2026 at 17:13 PM

keren
Garindratama Harashta

Garindratama Harashta

26/02/2026 at 18:27 PM

joss gandoss
Other Related Article
image article
News

Prediksi Asisten Pelatih Timnas di Era John Herdman

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Agenda Timnas Indonesia Senior Sepanjang 2026

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Kata Tottenham dan Degradasi Udah Sedekat Nadi, Bro!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Prestasi John Herdman, Pelatih Baru Timnas Indonesia

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive