Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

hipotermia

Author : Admin Adventure

Article Date : 03/06/2023

Article Category : News

Hipotermia memang bukanlah hal asing bagi para pendaki. Korbannya bisa saja kehilangan kesadaran, bahkan sampai meninggal dunia, lho. Maka dari itu, lo wajib paham tingkatan gejala dan cara menangani korban hipotermia, khususnya saat mendaki gunung biar nyawanya bisa diselamatkan, Superfriends. Berikut ulasan selengkapnya!

Lo pasti sudah akrab dengan risiko mendaki yang satu ini. Yup, hipotermia bisa dibilang memang menjadi salah satu resiko nyata yang harus dihadapi para pendaki gunung, Superfriends. Apalagi, saat mendaki di tengah cuaca ekstrem.

Dilansir laman Halodoc, Hipotermia terjadi ketika suhu tubuh mengalami penurunan suhu yang tentu saja sangat berbahaya. Hal ini umumnya disebabkan oleh paparan suhu dingin terus-menerus, seperti saat mendaki gunung tanpa peralatan dan persiapan yang mumpuni.

Rerata suhu tubuh manusia biasanya sekitar 37 derajat Celcius. Tapi kalau mengalami hipotermia, angka ini bisa turun sampai di bawah 35 derajat Celcius, bahkan bisa lebih. Kalau nggak diatasi dengan segera, maka bahaya kematian bisa saja menghampiri.

Maka dari itu, sebaiknya simak lengkap tingkatan gejala dan cara menangani korban hipotermia saat mendaki gunung biar nyawanya bisa diselamatkan berikut ini, Superfriends!

Gejala Hipotermia Ringan

Image source: shutterstock.com/Pheelingsmedia

Gejala ringan dari hipotermia saat naik gunung yang biasa terjadi yaitu menggigil kedinginan. Tapi tenang, karena dalam kondisi ini tubuh korban masih bisa secara otomatis menghangatkan dirinya secara alami dari dalam, Superfriends.

Jenis gangguan ini dapat diobati dengan mudah. Lo harus mencari tempat berlindung, menggunakan pakaian yang lebih tebal, dan mengonsumsi makanan dengan energi tinggi dan minuman hangat. Jika hal tersebut telah dilakukan, pengidapnya sudah dapat menuruni gunung tanpa bantuan tambahan.

Gejala Hipotermia Sedang