Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Ilustrasi pebisnis. Image: Kindel Media/Pexels

Author : Admin Adventure

Article Date : 18/10/2023

Article Category : News

Udah bukan rahasia lagi kalau masyarakat Jepang terkenal rajin dan pekerja keras. Nggak heran, mereka punya filosofi hidup yang berkaitan sama pekerjaan atau karier. Namanya Ikigai.

 

Ikigai berasal dari dua kata, yaitu ‘iki’ yang berarti ‘kehidupan’ dan ‘gai’ yang berarti ‘nilai’. Secara harfiah, Ikigai diartikan sebagai ‘nilai kehidupan’. Ini merujuk pada proses pencarian makna hidup dalam kehidupan sehari-hari melalui hubungan, hobi, pekerjaan, dan minat pribadi. Ikigai ini nggak cuma jadi panduan menuju kesuksesan dalam karier aja, tapi juga bisa jadi pedoman buat hidup lebih bahagia.

 

Sebagai entrepreneur, lo juga harus menemukan Ikigai dalam kehidupan, Bro. Filosofi ini bisa membuat lo lebih mencintai pekerjaan dan bisnis lo sendiri. Terus, gimana caranya buat mencapai hidup Ikigai ala orang Jepang? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini, Superfriends.

 

Cara Mempraktikkan Ikigai sebagai Entrepreneur

Ilustrasi ikigai
Image: Pinterest

Ikigai terdiri dari empat poin penting, yaitu apa yang lo cintai, apa yang lo butuhkan, skill apa yang lo punya, dan kira-kira lo layak dibayar untuk apa. Apa yang lo cintai dan skill yang lo punya membentuk passion. Apa yang lo cintai dan apa yang lo butuhkan membentuk misi hidup. Apa yang lo butuhkan dan kelayakan lo untuk dibayar membentuk pekerjaan. Sementara itu, skill yang lo punya dan kelayakan lo untuk dibayar membentuk profesi. Nah, keempat hal tersebut—passion, misi hidup, pekerjaan, dan profesi—membentuk Ikigai.

 

Prinsip utama Ikigai adalah menggunakan minat dan skill dengan tulus. Urusan bayaran cuma jadi bonusnya aja. Yup, kalau lo mencintai pekerjaan lo sebagai entrepreneur dan tulus melakukannya, uang bakal datang dengan sendirinya, Superfriends. Namun, sebelum itu, pastiin diri lo udah bahagia atau minimal punya sesuatu yang bikin bahagia. Kalau dari diri lo sendiri udah punya vibes yang positif, bakal lebih mudah buat lebih mencintai pekerjaan lo.

 

Selain itu, lo juga harus berusaha buat menghubungkan passion dengan kebutuhan pelangan. Misalnya nih, lo suka banget sama dunia fotografi. Nah, lo bisa cari tau gimana caranya passion tersebut bisa bermanfaat dan bikin orang lain bahagia. Akhirnya, lo buka jasa fotografi atau buka studio foto sesuai permintaan pelanggan. Dengan begitu, lo juga bisa mencapai hidup yang Ikigai karena bisa mengubah passion menjadi sesuatu yang bisa “membayar” lo.

 

Poin penting dalam Ikigai adalah bisa mencintai pekerjaan sekaligus bermanfaat buat orang lain. Soalnya, menemukan passion dan menggunakannya buat kebaikan merupakan salah satu dimensi dalam memperoleh tujuan hidup. Sebagai entrepreneur, lo juga harus mengimbangkan fokus pada diri lo sendiri sekaligus pada pelanggan. Kalau cuma mikirin diri lo sendiri, lo mungkin kehilangan kesempatan buat memenuhi keinginan pelanggan. Begitu pun kalau lo terlalu fokus mikirin kata pelanggan, lo jadi lupa sama passion lo sendiri.

 

Setuju sama filosofi Jepang yang satu ini, Superfriends? (arpd)

PERSONAL ARTICLE

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Entrepreneurship #Bisnis Investasi #Softskill

Source:Entrepreneur

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Selain Makanan Kekinian, Ini Oleh-oleh Tradisional Khas Jakarta yang Nggak Kalah Enak

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Rekomendasi Buff untuk Naik Gunung, Jadi Pelindung Wajah dari Panas dan Dingin

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Deretan Hal yang Sering Bikin Bule ‘Kaget’ saat Traveling ke Indonesia

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Takut Naik Pesawat? Ini Tips yang Bisa Lo Lakukan untuk Mengatasinya

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Punya Nama Sama, Ini Perbedaan Nasi Liwet dari Solo dan Sunda

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Serunya Bertualang di Gunung Merapi Naik Mobil Jeep, Ini Harganya

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Liburan 2 Hari 1 Malam di Sleman, Ini Itinerary yang Bisa Lo Ikuti

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Kelebihan dan Kekurangan Liburan Pakai Jasa Agen Travel, Worth It Nggak Ya?

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Manfaat Stargazing untuk Kesehatan Mental, Bisa Bikin Lebih Bahagia!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Apa Bedanya Lontong, Ketupat, dan Buras? Ini Jawabannya

Read to Get 5 Point
image arrow
1 /