Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Ilustrasi main di pantai. Image:  AQ T AY/Pexels

Author : Admin Adventure

Article Date : 22/09/2023

Article Category : News

Pas lagi main di pantai, rasanya kurang lengkap gitu kalau nggak basah-basahan di laut. Apalagi, kalau lo bisa berenang, lo pasti bakal langsung buru-buru ganti baju dan langsung nyemplung ke laut. Saking asyiknya, lo mungkin jadi nggak sengaja nelan air laut.

 

Air laut yang rasanya asin bikin mulut dan lidah lo jadi nggak nyaman. Nah, pernah nggak sih lo mikir, kira-kira bahaya nggak ya kalau nggak sengaja nelan air laut walaupun dalam jumlah sedikit? Apa yang bakal dirasain pas air laut masuk ke tubuh? Daripada bertanya-tanya kayak Alif Cepmek, mending simak penjelasan berikut ini biar lo tau jawabannya, Superfriends.

 

Ini yang Tubuh Lo Rasain pas Nggak Sengaja Nelan Air Laut

Ilustrasi berenang di laut
Image: KEMAL HAYIT/Pexels

Dalam sebuah postingan di akun TikTok dr.bioforever, profeseor biologi Adolfo Sanchez-Blanco jelasin tentang kehidupan mikroskopis yang kemungkinan ada di air laut. Menurutnya, semua itu bergantung pada sampel air laut yang diambil. Namun, ia percaya kalau laut tuh penuh sama kehidupan mikroskopis yang penting buat kesehatan ekosistem laut, terutama dalam jaringan makanan.

 

Di video tersebut, Sanchez-Blanco ngambil sampel kecil air laut dan diteteskan ke mikroskop. Dalam satu tetes aja, ternyata ada kumpulan mikroorganisme, seperti larva nauplius dari krustase mikroskopi, diatom, fustule, dinoflagellate, colonial diatom, dan protozoa. Untungnya, mikroorganisme tersebut nggak berbahaya, Superfriends. Bahkan, mereka punya manfaat yang cukup penting buat alam. Salah satunya diatom yang bisa menghasilkan 20 persen oksigen melalui fotosintesis.

 

Terus, gimana kalau mikroorganisme tersebut masuk ke tubuh kita? Sanchez-Blanco bilang kalau itu aman-aman aja selama air laut yang ketelan nggak tercemar. Asam hidroklorat yang dihasilkan perut bisa membunuh mikroorganisme tersebut saat masuk ke sistem pencernaan kita, Bro. Namun, kalau ternyata air laut tersebut tercemar, risiko yang mungkin lo rasain yaitu infeksi saluran cerna, masalah kulit, dan masalah kesehatan lainnya.

 

Bahaya Minum Air Laut dalam Jumlah Banyak

Ilustrasi sakit perut
Image: Kindel Media/Pexels

Kalau nggak sengajak ketelan sih, air laut umumnya nggak membahayakan tubuh. Namun, kalau lo sengaja minum dalam jumlah banyak, itu sama aja kayak lo mencelakai diri lo sendiri, Superfriends. Gimana nggak, kandungan garam yang tinggi pada air laut bisa bikin ginjal lo bekerja lebih keras buat memfilternya.

 

Selain itu, minum air laut juga bisa bikin lo ngerasain yang namanya osmosis, yaitu perpindahan air dari dalam ke luar sel tubuh buat menyeimbangkan kadar asin yang masuk lewat air laut. Hal ini bisa bikin sel tubuh lo menyusut hingga dehidrasi. Beberapa gejalanya yaitu rasa haus yang ekstrem, mual, lesu, kram otot, mulut kering, dan penurunan kemampuan berpikir.

 

Jadi, nggak usah iseng nelen air laut pas lagi main di pantai atau snorkeling, deh. Kalau nggak sengaja, segera minum air putih buat menetralisir dan mencegah efek buruk yang mungkin bisa terjadi. (arpd)

PERSONAL ARTICLE

ARTICLE TERKINI

Tags:

#laut #fact #fakta unik

Source:News Week, Sehatq

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Selain Makanan Kekinian, Ini Oleh-oleh Tradisional Khas Jakarta yang Nggak Kalah Enak

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Rekomendasi Buff untuk Naik Gunung, Jadi Pelindung Wajah dari Panas dan Dingin

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Deretan Hal yang Sering Bikin Bule ‘Kaget’ saat Traveling ke Indonesia

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Takut Naik Pesawat? Ini Tips yang Bisa Lo Lakukan untuk Mengatasinya

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Punya Nama Sama, Ini Perbedaan Nasi Liwet dari Solo dan Sunda

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Serunya Bertualang di Gunung Merapi Naik Mobil Jeep, Ini Harganya

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Liburan 2 Hari 1 Malam di Sleman, Ini Itinerary yang Bisa Lo Ikuti

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Kelebihan dan Kekurangan Liburan Pakai Jasa Agen Travel, Worth It Nggak Ya?

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Manfaat Stargazing untuk Kesehatan Mental, Bisa Bikin Lebih Bahagia!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Apa Bedanya Lontong, Ketupat, dan Buras? Ini Jawabannya

Read to Get 5 Point
image arrow
1 /