Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Thumbnail

Author : Admin Adventure

Article Date : 09/10/2023

Article Category : News

Apa sih bedanya trekking dan hiking? Meskipun kedua istilah ini sama-sama berkaitan erat dengan kegiatan berjalan kaki di alam terbuka, keduanya sebenarnya memiliki perbedaan yang signifikan. Nah, supaya lebih jelas dan lo bisa memilih aktivitas yang tepat, simak pembahasan lengkap seputar perbedaan trekking dan hiking berikut ini.

Pengertian Trekking dan Hiking

Sebelum kita membahas perbedaan antara trekking dan hiking, lo harus tahu dulu nih pengertian keduanya berikut ini.

1. Hiking

Hiking adalah aktivitas berjalan jauh melewati area pegunungan semak-semak hingga kawasan pedesaan. Menurut Oxford Dictionary, hiking merupakan kegiatan berjalan jauh, terutama melintasi negara. Biasanya medan yang dilalui untuk hiking lebih mudah jika dibandingkan dengan trekking. Jalurnya pun relatif sudah bersih, memiliki tanda-tanda, penunjuk arah, dan infrastruktur dasar seperti tangga atau jembatan yang memudahkan para pendaki.

Waktu yang ditempuh untuk hiking umumnya relatif sebentar, yaitu sekitar 5-7 jam dalam sehari dengan jarak mencapai 3 hingga 50 kilometer. Hiking sering dianggap sebagai aktivitas rekreasi yang lebih santai, ideal untuk pemula atau mereka yang ingin menikmati alam.

2. Trekking

Trekking adalah perjalanan panjang yang sulit dan biasanya ditempuh dengan berjalan kaki. Kegiatan ini bertujuan untuk menjelajahi alam dengan berjalan kaki, melalui jalur-jalur yang belum atau jarang dilalui. Saat trekking, lo akan menghadapi medan yang beragam, seperti hutan, sungai, pegunungan, hingga daerah terpencil.

Trekking biasanya dapat memakan waktu beberapa hari atau bahkan berminggu-minggu. Lokasi trekking cenderung lebih terpencil dan akomodasi yang tersedia juga lebih sedikit. Medan yang dilalui pun biasanya lebih sulit untuk dilewati dan cenderung ekstrim. Jarak tempuh trekking bisa mencapai 50 km hingga 1.000 km.

Karena itu, perlengkapan trekking juga lebih lengkap dibandingkan hiking, seperti sepatu yang kokoh, peralatan kemah, dan sebagainya. Trekking sering dilakukan di daerah yang lebih terpencil dan menantang seperti pegunungan tinggi, hutan lebat, atau gurun.

Nah, dari perbedaannya tadi kira-kira lo lebih pilih yang mana nih, Superfriends?

Manfaat Trekking dan Hiking

Trekking dan hiking memiliki banyak manfaat baik bagi kesehatan fisik maupun mental. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari kedua aktivitas ini.

1. Manfaat Fisik

Berikut adalah manfaat fisik dari aktivitas trekking dan hiking.

a. Meningkatkan Kesehatan Jantung dan Paru-paru

Trekking dan hiking melibatkan aktivitas kardio yang dapat meningkatkan kapasitas paru-paru dan meningkatkan sirkulasi darah, membantu menjaga kesehatan jantung.

b. Meningkatkan Kebugaran Fisik

Berjalan jauh di medan yang beragam memerlukan penggunaan otot-otot tubuh yang berbeda. Aktivitas ini membantu meningkatkan kekuatan otot, keseimbangan, dan fleksibilitas.

c. Membakar Kalori

Trekking dan hiking membakar kalori secara efektif, bisa membantu dalam menjaga berat badan dan penurunan berat badan.

d. Meningkatkan Kekuatan Tulang

Aktivitas berjalan di medan yang beragam membantu membangun kekuatan tulang dan dapat membantu dalam pencegahan osteoporosis.

e. Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Aktivitas fisik yang berkelanjutan seperti trekking dan hiking dapat meningkatkan metabolisme tubuh, membantu dalam pemrosesan makanan dan energi lebih efisien.

2. Manfaat Mental

Selain manfaat fisik, berikut adalah beberapa manfaat mental dari trekking dan hiking.

a. Mengurangi Stres

Interaksi dengan alam, pemandangan yang indah, dan udara segar dapat membantu mengurangi tingkat stres dan meningkatkan suasana hati.

b. Peningkatan Kesejahteraan Emosional

Aktivitas di alam terbuka dapat merangsang pelepasan endorfin, yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan, sehingga meningkatkan kesejahteraan emosional.

c. Peningkatan Konsentrasi dan Kreativitas

Berjalan di alam dapat membantu membersihkan pikiran, meningkatkan konsentrasi, dan merangsang kreativitas.

d. Peningkatan Rasa Percaya Diri

Mengatasi rintangan dalam trekking atau hiking, seperti melewati medan yang sulit, dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri dan pengembangan diri.

e. Koneksi dengan Alam

Trekking dan hiking memberikan kesempatan untuk merasa lebih terhubung dengan alam dan lingkungan, membantu meningkatkan pemahaman tentang ekosistem dan pentingnya pelestarian alam.

Perbedaan Trekking dan Hiking

Trekking dan hiking memiliki perbedaan dalam beberapa aspek, termasuk tingkat kesulitan, jalur yang digunakan, peralatan yang dibutuhkan, intensitas, dan sebagainya. Berikut adalah perbedaan-perbedaan utama antara trekking dan hiking.

1. Tingkat Kesulitan

Trekking: Lebih menantang dan cenderung memerlukan tingkat kebugaran yang lebih tinggi. Trekking melibatkan medan yang lebih sulit, seperti pegunungan tinggi, hutan lebat, atau medan berbatu.

Hiking: Lebih santai dan cocok untuk berbagai tingkat kebugaran. Rute hiking biasanya lebih mudah diakses dan dapat mencakup jalur yang lebih datar atau dengan sedikit kenaikan.

2. Jalur yang Digunakan

Trekking: Menggunakan jalur yang mungkin nggak terlalu terpelihara, dengan berbagai medan dan tantangan yang harus diatasi.

Hiking: Menggunakan jalur yang lebih terpelihara dan jelas, seringkali memiliki tanda-tanda, penunjuk arah, dan infrastruktur seperti tangga atau jembatan.

3. Durasi dan Intensitas

Trekking: Biasanya melibatkan perjalanan yang lebih lama dan lebih intens. Trekking dapat berlangsung selama beberapa hari atau bahkan minggu, dengan jarak yang lebih jauh setiap harinya.

Hiking: Lebih pendek dalam durasi dan intensitas. Hiking dapat berlangsung beberapa jam hingga sehari penuh.

4. Peralatan yang Dibutuhkan

Trekking: Memerlukan peralatan tambahan seperti tenda, perlengkapan memasak, perlengkapan tidur, dan peralatan lain yang diperlukan untuk bertahan di alam terbuka.

Hiking: Memerlukan perlengkapan dasar seperti sepatu hiking yang nyaman, tas daypack, air minum, makanan ringan, dan pakaian yang sesuai dengan kondisi cuaca.

5. Lingkungan dan Tujuan

Trekking: Sering kali dilakukan di daerah yang lebih terpencil dan menantang seperti pegunungan tinggi, hutan belantara, atau gurun.

Hiking: Dapat dilakukan di berbagai lingkungan, termasuk taman nasional, jalur alam, atau dataran tinggi.

6. Pengalaman dan Tujuan Pribadi

Trekking: Biasanya lebih sesuai untuk yang mencari pengalaman petualangan yang mendalam, eksplorasi medan yang sulit, dan tantangan fisik dan mental.

Hiking: Cocok untuk yang ingin menikmati alam tanpa perlu menghadapi tantangan ekstrim, lebih fokus pada rekreasi dan relaksasi.

7. Persiapan dan Pengetahuan

Trekking: Memerlukan persiapan yang lebih mendalam termasuk pemahaman tentang medan, peralatan bertahan hidup, dan keterampilan navigasi.

Hiking: Memerlukan persiapan yang lebih ringan, tetapi tetap memerlukan pengetahuan tentang rute, kondisi cuaca, dan keselamatan di alam terbuka.

Walaupun sekilas terlihat mirip dan sama-sama merupakan olahraga berjalan kaki, ternyata ada perbedaan mendasar antara trekking dan hiking. Setelah mengetahuinya, lo sudah memutuskan belum untuk memilih yang mana? Tuliskan pendapat lo di kolom komentar ya!

 

PERSONAL ARTICLE

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Hiking #Beginner #tracking

Source:Superadventure

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

MAKANAN WAJIB UNTUK PENDAKI YANG AMAN UNTUK PERUT!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

GLAMPING BISA MENJADI ALTERNATIF ESCAPE, INI REKOMENDASINYA!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Surga Surfing di Kepulauan Mentawai, Patut Dicoba!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Keindahan Bawah Laut indonesia, Keajaiban Yang Wajib Kalian Jelajahi

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Mengenal Komunitas SIKSOROGO, Apa Itu?

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Masih Asing Dengan Rock Climbing? Ini Sejarahnya!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Gak Perlu Jauh-Jauh! Ini 5 Wisata Perbatasan Indonesia dan Malaysia

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

7 Alat Navigasi Penting yang Wajib Lo Bawa Saat Hiking

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

7 Teknik Mendayung saat Rafting, Hadapi Arus Gak Pake Panik!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

MITOS MEMANCING DI RANU KUMBOLO, APAKAH BENAR?

Read to Get 5 Point
image arrow
1 /