Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Ilustrasi hiking. Image: RF._.studio/Pexels

Author : Admin Adventure

Article Date : 06/10/2023

Article Category : News

Nggak cuma seru dan menantang, naik gunung juga dijadikan sebagai sarana olahraga bagi beberapa orang, terutama mereka yang lagi diet dan pengin ngurusin badan. Yup, lo nggak salah, Bro. Sebagai aktivitas fisik, hiking terbukti bisa membakar kalori dalam tubuh.

 

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi banyaknya kalori yang terbakar saat naik gunung, seperti berat badan awal, tingkat kesulitan pendakian, kecuraman jalur, berat tas carrier, suhu di gunung, dan usia serta jenis kelamin. Makin sulit jalurnya, makin banyak pula jalori yang terbakar tiap jamnya. Biar lo makin paham, simak penjelasan selengkapnya berikut ini, Superfriends.

 

Jumlah Kalori yang Terbakar saat Mendaki

Ilustrasi hiking
Image: eric sanma/Pexels

Tabel berikut ini memperkirakan jumlah kalori yang terbakar per jam berdasarkan berat dana dan tingkat lintasan pada kecepatan rata-rata 2,9 – 3,5 mph.

 

 

Nilai 1 – 5 %

Nilai 6 – 15 %

55 kg

292

440

68 kg

360

554

82 kg

435

656

95 kg

504

760

109 kg

578

872

123 kg

652

984

 

Nilai 1 – 5 persen merujuk pada jalur pendakian yang ringan, sedangkan 6 – 15 persen menandakan jalur pendakian yang sedang sampai curam. Buat orang yang berat badannya maksimal 55 kg, kalori yang terbakar di jalur pendakian ringan yaitu sekitar 292 kal per jam, sedangkan jumlah kalori yang terbakar di jalur sedang sampai curam yaitu sekitar 440 kal per jam. Makin tinggi berat badannya, makin banyak pula kalori yang terbakar saat naik gunung.

 

Naik Gunung buat Nurunin Berat Badan, Worth-it Gak Ya?

Ilustrasi hiking
Image: RF._.studio/Pexels

Jumlah kalori yang terbakar saat naik gunung bergantung sama durasi dan tingkat kesulitan jalur pendakian, Namun, karena butuh waktu lama, naik gunung mungkin bukan cara yang efektif buat nurunin berat badan secara berkelanjutan. Kecuali kalau emang lo punya waktu setiap hari buat naik gunung ya mungkin bisa-bisa aja, sih. Sebagai alternatifnya, lo bisa latihan treadmill dengan kemiringan yang sama kayak pendakian sulit agar target jumlah kalori yang terbakar bisa tercapai.

 

Walaupun begitu, bukan berarti naik gunung tuh nggak ada manfaat kesehatannya, ya. Selain bisa bantu membakar kalori, naik gunung juga bisa ngasih dampak positif pada kesehatan mental. Lo jadi merasa lebih tenang dan kecemasan pun berkurang. Selain itu, naik gunung bisa membantu membangun kekuatan tubuh bagian bawah dan mencegah risiko cedera seiring bertambahnya usia. Cocok nih buat lo remaja-remaja jompo yang ngaku capek kerja setiap hari. Bechandyaaa.

 

Jadi, mau hiking ke mana weekend ini, Superfriends? (arpd)

PERSONAL ARTICLE

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Hiking #fakta unik #fact

Source:Healthline

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Liburan 2 Hari 1 Malam di Sleman, Ini Itinerary yang Bisa Lo Ikuti

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Kelebihan dan Kekurangan Liburan Pakai Jasa Agen Travel, Worth It Nggak Ya?

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Manfaat Stargazing untuk Kesehatan Mental, Bisa Bikin Lebih Bahagia!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Apa Bedanya Lontong, Ketupat, dan Buras? Ini Jawabannya

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Nggak Sekadar Jadi Penutup Wajah, Ini Fungsi Lain Buff saat Naik Gunung

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Setelah 4 Tahun Tutup, Jalur Pendakian Gunung Everest via China Dibuka Lagi

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Alasan Kenapa Lo Harus Pakai Jasa Agen Travel, Bikin Liburan Jadi Anti Ribet

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Biar Pengalaman Lo Lebih Seru, Ini Tips Stargazing yang Wajib Lo Ikuti

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Ragam Makanan dari Olahan Beras, Ada Ketupat hingga Buras Khas Makassar

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Rekomendasi Topi untuk Naik Gunung, Bikin Lo Tetap Stylish di Ketinggian

Read to Get 5 Point
image arrow
1 /