Di era digital seperti saat ini, skill desain grafis jadi salah satu keterampilan yang banyak diminta di dunia kerja. Desainer grafis biasanya bikin ilustrasi, logo, infografis, dan gambar-gambar lain yang dibutuhkan oleh perusahaan. Namun, pernah nggak sih lo denger tentang desain grafis yang khusus bikin font atau disebut type foundry?
Nah, salah satu bisnis yang bergerak di bidang tersebut adalah Bagerich Type Foundry. Cuma bikin font aja, mereka bisa sampai kerja sama bareng artis dan brand dari luar negeri, lho. Yuk, simak kisahnya berikut ini, Superfriends!
Berawal dari Jasa Logo Branding
Bagerich berawal dari bisnis logo atau branding seperti desainer grafis pada umumnya. Namun, karena klien mereka banyak yang request buat dibikinin official font, mereka pun akhirnya mutusin buat beralih jadi type foundry.
“Nah, dari situ aku kepikiran kenapa nggak buat type foundry aja sekalian, maksudnya type foundry yang buatin, jual-jual font. Dan alhamdulillah 2019 itu font-font kita tuh mulai diminati pasar,” kenang Reza Rasenda, owner Bagerich.
Meski keliatannya gampang, Reza kerap mengalami berbagai tantangan saat ngejalanin bisnisnya tersebut. Karena kliennya kebanyakan dari luar negeri, jam tidurnya pun jadi kebalik. Bahkan, ia sempet dianggap pengangguran sama tetangganya karena nggak kerja pada pagi hari. Wahh parabett!
“Karena klien kami banyakan dari luar, jadi pola tidurnya itu kan kebalik tuh, jadi di sini pagi, di sana malam. Jadi aku kebanyakan kerjanya malam hari. Nah, di pagi hari itu orang nggak lihat aku lagi kerja, jadi dikira ‘kerja apa sih ini orang?’,” ujar Reza.
Kerja Sama Bareng Artis dan Brand Luar Negeri
Nggak butuh lama bagi Reza untuk dapetin klien besar. Buktinya, pada tahun 2020, bisninya berhasil dilirik sama salah satu label dari band metal ternama, Bring Me The Horizon. Awalnya, mereka beli lisensi produk font Bagerich bernama Shirens untuk keperluan album. Namun, personel band-nya pun akhirnya kepincut juga dan pakai font tersebut buat keperluan promosi dan merchandise.
Selain itu, Bagerich juga berhasil menggaet kerja sama bareng SM Entertainment, salah satu agensi musik terbesar di Korea Selatan. Pihak agensi tersebut membeli lisensi produk font untuk digunakan dua artisnya, yaitu Super Junior dan Red Velvet.
Nggak cuma bareng artis, brand luar negeri pun banyak yang tertarik dengan font dari Bagerich, lho. Salah satunya adalah Nike. Kala itu, pihak brand sport apparel tersebut ingin menggunakan font Bagerich yang gratis. Namun, mereka pun akhirnya membeli lisensinya sebagai bentuk apresiasi dari karya tersebut. Keren banget, ya!
Ikut Superadventure Superpreneur 2023 untuk Promosikan Bisnis
Sempat dianggap pengangguran sama tetangga, Reza pun berusaha cari cara buat ngepromosiin bisnisnya biar makin dikenal masyarakat.
“Jadi gimana caranya aku nggak dianggap pengangguran, pertama aku harus cari media yang besar. Sekalinya kena, informasi itu bisa menyeluruh. Dan Superpreneur tuh kurang apa lagi kan, kurang besar apa lagi tuh acara mereka tuh. Medianya besar, acaranya besar,” kata Reza.
Yes Superfriends, Reza memutuskan untuk mendaftarkan bisnisnya tersebut ke Superadventure Superpreneur 2022. Berniat ingin memperkenalkan bisnisnya ke orang-orang, ia justru berhasil menyabet juara 3 di ajang tahunan dari Superadventure tersebut.
“Kan balas dendam terbaik kan dengan kesuksesan, itu kan cara balas dendam yang nggak dosa tuh itu sebenernya. Balas dendam dengan cara yang positif tuh gitu. Yaudah aku ikutin, alhamdulillah jalannya menang, targetnya kecapai sampai sekarang,” ujar Reza dengan bangga.
Perjalanan Reza dalam mengembangkan Bagerich pun nggak berhenti sampai di sini. Ia makin aktif mencari klien asal luar negeri dan melebarkan bisninya ke jasa pembuatan website. Semangat terus, Bagerich! (arpd)
ARTICLE TERKINI
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :