Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Ilustrasi UMKM. Image: Clem Onojeghuo/Pexels

Author : Admin Adventure

Article Date : 27/08/2023

Article Category : News

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kerap dianggap lebih gampang dalam hal operasional dan manajemen dibanding bisnis besar. Walaupun begitu, mereka punya tantangan tersendiri dalam berbisnis. Salah satunya, mereka seringkali mengadaptasi cara perusahaan besar dalam bekerja. Padahal, mereka bisa aja pakai cara kerja khusus karena skala bisnisnya yang kecil.

 

Nah, kalau lo punya UMKM, berikut ini beberapa cara kerja yang harus lo ubah biar bisnis lo bisa lebih fleksibel dan sesuai sama perkembangan zaman, Superfriends.

 

Nine to Five

Ilustrasi bisnis
Image: mikael blomkvist/Pexels

Nine to five merupakan konsep kerja jam sembilan pagi sampai jam lima sore yang biasanya diterapin sama perusahaan besar. Buat UMKM, aturan ini sebenernya bisa diubah, baik dibikin beda maupun lebih fleksibel. Apalagi, UMKM umumnya berbasis produk barang, kan. Jadi, jam kerjanya bisa lo sesuaiin sama target produksi dalam satu hari. Misalnya, kalau dalam 5 jam lo udah bisa mencapai target 100 produk, lo bisa mengakhiri jam kerja tersebut dan meminta karyawan buat pulang biar mereka bisa punya waktu buat istirahat.

 

Respons ke Konsumen

Ilustrasi bisnis kecil
Image: tima-miroshnichenko/Pexels

Di era digital kayak gini, salah satu format tim yang dimiliki oleh bisnis yaitu tim media sosial dan e-commerce. Sayangnya, karena UMKM skala bisnisnya kecil, nggak sedikit pengusaha UMKM yang sering nggak membentuk tim tersebut karena keterbatasan karyawan. Itulah sebabnya UMKM umumnya slow respons saat dihubungi oleh konsumen karena nggak ada tim yang standby di bidang tersebut

 

Nah, kalau UMKM punya tim media sosial dan e-commerce, mereka punya peluang lebih besar buat berkembang. Soalnya, konsumen saat ini cenderung menghubungi akun bisnis secara langsung, misalnya buat tanya stok, harga, dan lain sebagainya. Kalau lo bisa merespons pertanyaan mereka dengan cepat, value bisnis lo di mata konsumen pun bakal lebih positif. Selain itu, lo juga mem-branding bisnis lo lebih baik lagi dengan bikin konten di media sosial.

 

Cara Komunikasi

Ilustrasi bisnis UMKM
Image: Tim Douglas/Pixabay

Salah satu hal penting yang harus diubah dalam menjalankan UMKM yaitu cara berkomunikasi antarkaryawan. Yup, pebisnis usaha kecil kerap kali menyepelekan hal ini karena jumlah karyawannya yang nggak terlalu banyak, sehingga merasa nggak punya tanggung jawab buat berkomunikasi secara asertif atau formal.

 

Nah, itu salah besar ya, Bro. Walaupun karyawan lo cuma satu, lo harus tetep bisa berkomunikasi sebagai leader yang baik, bukan asal ngasih kerjaan aja. Selain itu, lo juga bisa bikin email khusus buat bisnis untuk berkomunikasi sama UMKM atau bisnis lain, Cara ini bisa bikin bisnis UMKM lo jadi punya value lebih walaupun levelnya nggak sebesar perusahaan multinasional.

 

Itu tadi beberapa cara kerja umum yang biasa ada di perusahaan besar dan bisa diubah oleh pengusaha UMKM. Kira-kira, ada hal lain nggak ya yang bisa diubah lagi, Superfriends? (arpd)

PERSONAL ARTICLE

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Entrepreneurship #Tips #UMKM

Source:Insight for Professionals

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Punya Nama Sama, Ini Perbedaan Nasi Liwet dari Solo dan Sunda

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Serunya Bertualang di Gunung Merapi Naik Mobil Jeep, Ini Harganya

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Liburan 2 Hari 1 Malam di Sleman, Ini Itinerary yang Bisa Lo Ikuti

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Kelebihan dan Kekurangan Liburan Pakai Jasa Agen Travel, Worth It Nggak Ya?

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Manfaat Stargazing untuk Kesehatan Mental, Bisa Bikin Lebih Bahagia!

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Apa Bedanya Lontong, Ketupat, dan Buras? Ini Jawabannya

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Nggak Sekadar Jadi Penutup Wajah, Ini Fungsi Lain Buff saat Naik Gunung

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Setelah 4 Tahun Tutup, Jalur Pendakian Gunung Everest via China Dibuka Lagi

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Alasan Kenapa Lo Harus Pakai Jasa Agen Travel, Bikin Liburan Jadi Anti Ribet

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Biar Pengalaman Lo Lebih Seru, Ini Tips Stargazing yang Wajib Lo Ikuti

Read to Get 5 Point
image arrow
1 /