Nggak asal panta lho, ternyata panjat tebing atau rock climbing pun punya teknik khusus yang harus kalian dipelajari dengan baik. Selain untuk menjaga efektifitas selama memanjat, teknik yang tepat berguna untuk menghemat tenaga, sekaligus memaksimalkan segala potensi yang dimiliki tubuh untuk memanjat.
Dan yang paling penting, teknik memanjat yang baik, bertujuan untuk mencegah risiko fatal selama pendakian. Biar sesuai dengan panduan buku besar, berikut merupakan beberapa teknik pemanjatan yang wajib kalian kuasai sebelum memanjat tebing.
Face Climbing
Secara umum, teknik ini dilakukan ketika kalian memanjat permukaan tebing yang masih memiliki tonjolan atau rongga tebing. Teknik ini tergolong dasar dan mudah dipelajari, karena kalian masih punya rongga yang memadai untuk pijakan kaki dan pegangan tangan.
Slab Climbing atau Friction
Teknik Friction lebih banyak mengandalkan gaya gesek sebagai gaya penumpu. Teknik ini sangat cocok dilakukan pada bidang atau tebing yang tidak terlalu vertikal. Teknik Friction atau Slab Climbing sendiri masuk dalam kategori teknik dasar dan wajib dikuasai para pemanjat.
[bacajuga url=54875]
Fissure Climbing
Fissure climbing merupakan teknik dasar dengan variasi berbeda. Secara keseluruhan, teknik ini bekerja dengan memanfaatkan celah bebatuan dan menggunakan anggota badan sebagai pasak.
Ada beberapa variasi turunan yang wajib kalian kuasai dalam fissure climbing, diantaranya:
- Jamming, yang merupakan tekni yang digunakan untuk celah yang tidak terlalu lebar, dimana jari tangan dan kaki bisa masuk atau bisa diselipkan langsung pada celah tersebut.
- Chimneying, merupakan teknik memanjat celah vertikal yang cukup lebar, bahkan bisa seukuran badan atau bisa masuk hingga punggung.
- Bridging, merupakan teknik pemanjatan celah vertikal yang lebih lebar, dimana kaki diposisikan mengangkang sebagai tumpuan, sedangkan tangan sebagai penjaga keseimbangan.
- Lay Back, merupakan teknik memanjat celah vertikal, dimana jari tangan akan mengait atau bertumpu pada tepi celah, sedangkan punggung miring dengan kedua kaki berada di tepi tebing dengan arah yang berlawanan.
- Hand Traverse, merupakan teknik memanjat tebing dengan gerakan menyamping. Teknik ini bisanya dilakukan jika tempat pegangan yang ideal sangat minim, sedangkan pemanjatan vertikal sudah ridak memungkinkan lagi.
- Mantelself, merupakan teknik memanjat tonjolan keras yang letaknya agak tinggi, tapi bisa diandalkan untuk tempat berdiri. Tangan digunakan untuk menarik berat badan, dengan kaki sebagai pendorong.
Sebenarnya, seluruh teknik diatas bisa difungsikan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lapangan. Jadi sebelum memanjat, sebaiknya pastikan dulu kalian sudah menguasainya dengan baik.
ARTICLE TERKINI
Article Category : In Depth
Article Date : 09/04/2016
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :