Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Selain di Taman Nasional Komodo, Ini Lho Sebaran Habitat Komodo di Indonesia

Jadi di sana, khususnya di Pulau Rinca akan mengalami perubahan desain yang bisa dibilang cukup signifikan. Ke depannya Pulau ini akan menjadi destinasi wisata premium dengan pendekatan konsep geopark atau wilayah terpadu yang mengedepankan perlindungan dan penggunaan warisan geologi dengan cara yang berkelanjutan

Tapi kita lagi nggak ngebahas soal proyek si Taman Nasional Komodo nih bro. Yang kali ini bakal dikuliti itu tentang habitat Komodo yang ada di Indonesia selain di Taman Nasional Komodo.

Karena kebanyakan wisatawan itu tahunya kalau habitat komodo ya di Taman Nasional Komodo itu. Memang sih, di sana habitat paling banyak reptil bernama latin Varanus komodoensis. Cuma sebarannya di Indonesia nggak cuma di Taman Nasional Komodo aja.

[readalso url=22537]

Cagar Alam Wae Wuul 

Image source: Media Indonesia/John Lewar

Kawasan Cagar Alam Wae Wuul di Desa Macan Tanggar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), juga jadi habitatnya komodo. Kawasan Cagar Alam Wae Wuul ini memiliki luas sekitar 3.000 hektare yang mana merupakan habitat satwa purba komodo, rusa, babi, hingga kuda liar.

Pada pertengahan Agustus 2020 lalu, Kawasan Cagar Alam Wae Wuul terbakar.  Titik api yang muncul berada di wilayah Wingkol bagian barat kawasan cagar alam.

Taman Wisata Alam 17 Pulau

Image source: satyawinnie.com

Kawasan konservasi Taman Wisata Alam 17 Pulau Riung, tepatnya di Pulau Ontoloe juga menjadi salah satu habitat komodo. Di lokasi ini menjadi tempat menetasnya telur komodo.

Pada tahun 2015 lalu, ada 16 telur komodo yang menetas. Dan, peristiwa itu bikin gempar dunia konservasi karena mamang katanya hal ini peristiwa yang langka terjadi. 

Telur komodo yang menetas di Pulau Ontoloe dianggap sebagai keberhasilan pemerintah, khusus Kementerian Kehutanan melalui Balai Besar KSDA Kupang dalam menjaga kelangsungan dan keberlanjutan konservasi. 

Nah buat yang belum tahu, selain jadi habitat komodo, Pulau Ontoloe juga tempat berkumpulnya burung kalong, burung gosong atau dalam bahasa lokal burung wontong (Megapodius reinwardt), dan 33 ribu kalong. Ada juga burung camar laut, mawar laut, ikan kerapu, ikan hias arwana, ikan sunu, ikan barakuda dan ikan tenggiri. Dan, yang nggak kalah cantik tuh terumbu karang di bawah laut 17 Pulau Riung.

[readalso url=22516]

Tanjung Torong Padang

Torong Padang di Utara Pulau Flores juga menjadi habitat alami biawak Mbou/Mbau atau yang lebih dikenal sebagai biawak komodo (Varanus komodensis). Torong Padang juga merupakan habitat bagi satwa mangsa komodo yakni rusa Timor. 

Populasi rusa Timor relatif sedikit, hanya kurang dari 20% dari populasi di Taman Nasional Komodo. Makanya komodo dan rusa Timor sulit dijumpai di lokasi ini. Torong Padang juga menjadi lokasi acara Napak (perburuan adat) yang dipimpin oleh Raja Riung bersama dengan pemuka adat. 

Dalam perburuan adat ini seluruh warga menggunakan kuda, jerat, anjing berburu, dan tombak. Satwa yang diburu mulai dari rusa, babi hutan, babi landak dan musang. Tujuan acara adat ini untuk membasmi hama sebelum bertani pada bulan September–Oktober. Jadi proses acara adat ini adalah upacara penentuan tempat berburu, berburu adat, dan upacara pesta pembagian hasil buruan.

 

Source:
https://travel.detik.com/travel-news/d-5229383/fakta-fakta-habitat-komodo-selain-di-taman-nasional-komodo
http://ksdae.menlhk.go.id/info/5163/23-mbou-di-torong-padang.html#:~:text=Torong%20Padang%2C%20suatu%20tanjung%20di,biawak%20komodo%20(Varanus%20komodensis).
https://travel.kompas.com/read/2015/03/11/162500227/Keajaiban.Taman.Wisata.Alam.17.Pulau.Riung.di.Flores?page=all

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #Extreme #solo-traveling

Article Category : Trending

Article Date : 12/11/2020

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Trending

5 Kelezatan Kuliner Khas Daerah yang Sangat Dinanti Saat Lebaran

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Trending

Kuliner Khas Nusantara yang Wajib Hadir Saat Buka Puasa

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Trending

Ide Bisnis yang Lumayan Menguntungkan di Bulan Ramadan

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Trending

Mengenal Slow Tourism, Tren Traveling Viral Selain Virtual Tour dan Staycation

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive