Huru-Hara dari Margonda Keliling Pulau Jawa
Mereka bertiga. Dari kota yang sama. Dari gang yang berbeda.
Tiga band. Satu kota asal: Depok, yang secara kosmik selalu menjadi lelucon satelit Jakarta tapi diam-diam terus memproduksi unit-unit yang lebih menarik dari yang pernah diakui siapapun.
Arc Yellow, Timur Dalam, dan Jarah memutuskan keliling Jawa dalam satu gerbong yang sama. Tanpa rencana yang terlalu matang, karena pada akhirnya rencana yang matang bagi mereka hanya akan menjadi wacana, dan mungkin itulah satu-satunya alasan ini bisa bekerja.
"Belaga gila dan jalan aja dulu."
Sebelumnya mereka sudah membuktikan bahwa model kolektif ini bisa berjalan: Arc Yellow dan Timur Dalam sudah tour mandiri ke Singapura dan Malaysia.
Dynamic duo Arc Yellow dan Timur Dalam kali ini mendapatkan bahan bakar tambahan dengan kedatangan unit ugal-ugalan asal kota Depok: Jarah, yang hanya dalam waktu 10 menit memutuskan untuk ikut bergabung dalam gerbong “Macam Gila Tour” untuk melintasi Pulau Jawa dari Mei sampai Juli 2026.
Yang menarik dari tur ini bukan skalanya. Yang menarik adalah modelnya: tiga unit dengan karakter suara yang berbeda, bergerak sebagai kolektif, berbagi panggung dan keributan. Serta kepercayaan bahwa tour adalah agenda tamasya yang menyenangkan menjadi adalah anomali yang seharusnya dapat lebih banyak perhatian dari yang biasanya diberikan pada hal-hal seperti ini.
Yang dilakukan Arc Yellow, Timur Dalam, dan Jarah bukan sesuatu yang revolusioner dalam pengertian yang heroik. Mereka tidak mendeklarasikan manifesto. Mereka tidak menuntut pengakuan dari siapapun. Mereka cukup memutuskan untuk bergerak, sebagai kolektif, secara mandiri, dengan prinsip yang paling sederhana yang bisa diartikulasikan: bikin aja dulu, mikir belakangan.
Dan itulah mengapa agenda ini layak untuk diperhatikan khalayak, bukan karena skala besar/kecil, bukan jajaran musisi besar/kecil, tapi bagaimana skena seharusnya bekerja: berbagi panggung, berbagi koneksi, dan bergerak ke kota-kota yang tidak selalu ada dalam peta musik algoritma, dan tentunya tanpa perlu menunggu izin dari siapapun.
LINEUP: Arc Yellow / Timur Dalam / Jarah
PERIODE: Mei – Juli 2026 (Bisa saja berubah sewaktu-waktu)
CHAPTER: 4 Wilayah / 8+ Show
ARC YELLOW
Mereka sudah lama ada sebelum kamu sadar mereka ada. Itu bukan keluhan, itu fakta yang sebaiknya kamu terima sambil duduk.
ARC YELLOW adalah band yang membangun fondasi dari kecintaan pada spirit band-band era MTV Alternative Nation yang lebih mudah dicintai, bukan era yang ramah radio, dan dari sana mereka memutuskan untuk tidak pernah kedengeran lebih bersih di rekaman daripada di panggung.
Prinsip itu bukan estetika. Itu semacam sumpah.
Mammals menjadi debut album mereka pada tahun 2012, dan disiplin itu terus dilanjutkan hingga Oh Well...Nothing (Demajors, 2018) dan juga yang teranyar Remuk Lebam (2025) membuktikan mereka sangat produktif menelurkan karya.
Social Media: @arcyellow
TIMUR DALAM
Nama mereka diambil dari sebutan geografis tempat mereka tinggal. Bukan karena puitis. Karena itu memang dari sana mereka berasal, dan mereka tidak merasa perlu mendramatisasi hal yang sudah cukup dramatis dengan sendirinya.
Soundnya tumbuh dari indie pop era 90-an, bukan sebagai kostum nostalgia, tapi sebagai bahasa yang mereka pilih karena tidak ada bahasa lain yang cukup jujur untuk apa yang ingin mereka sampaikan.
Rasamala (2025), single pertama mereka, dinamai dari nama jalan. Bukan jalan yang terkenal. Jalan yang menjadi cetak biru kehidupan mereka secara pribadi, dan itulah tepatnya kenapa lagu itu bekerja: karena tidak ada yang berpura-pura di dalamnya.
Album penuh direncanakan 2026. Kalau berjalan dengan baik, dan sepertinya akan berjalan dengan baik.
Social Media: @timurdalam
JARAH
Jarah berdiri Februari 2025. Lahir dari insiden kunci motor yang diumpetin tukang parkir Kebun Binatang, asal-usul band yang, kalau dipikir ulang, sebetulnya sangat masuk akal sebagai titik mula dari sesuatu yang seperti ini. Nama mereka dipilih karena kedengerannya kayak sangar banget.
Mereka merekam di studio berplafon jebol dengan token listrik yang menjerit tiap tiga lagu. Dari sana keluar sesuatu yang oleh mereka sendiri disebut lantunan perusak metabolisme dan setelah mendengarnya, saya tidak punya argumen untuk membantah diksi itu.
EP bertajuk “Syair Perusak Metabolisme” itu berhasil lahir di tahun 2025 dan siap mengacak-acak siapapun yang mendengar dan menyaksikan penampilan mereka secara langsung. Musiknya membuat kenyang, lapar, bingung, senang, dan lapar lagi dalam urutan yang tidak bisa diprediksi dan tidak perlu diprediksi.
Social Media: @hasiljarah
TOUR TIMELINE — Macam Gila Java Tour 2026
Venue masih terbuka di semua kota. Promotor, pengelola venue, atau siapapun yang tertarik membawa tur ini ke kota mereka bisa menghubungi kontak di bagian akhir dokumen ini.
CHAPTER 01
JAWA TIMUR / 29 – 31 Mei 2026
Jum, 29 Mei — LAMONGAN
Sab, 30 Mei — SURABAYA
CHAPTER 02
JAWA TENGAH / 26 – 27 Juni 2026
Jum, 26 Jun — SOLO
Sab, 27 Jun — YOGYAKARTA
CHAPTER 03
JAWA BARAT / 24 – 25 Juli 2026
Jum, 24 Jul — CIANJUR
Sab, 25 Jul — BANDUNG
CHAPTER 04
JAKARTA & PULANG KANDANG / 28 – 30 Juli 2026
Jum, 28 Jul — BOGOR
Sab, 29 Jul — JAKARTA
Min, 30 Jul — DEPOK
*Jadwal ini hanyalah rencana, sewaktu-waktu bisa berubah, lokasi, tempat, dan tanggal, semua tergantung apa yang terjadi di jalan, dan bagi kalian yang ingin merecoki jadwal, kami persilahkan.
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 18/05/2026
12 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Maoreen Lokito
18/05/2026 at 18:26 PM
DEVI TRI HANDOKO
18/05/2026 at 21:14 PM
Yohanes Hariono
19/05/2026 at 01:18 AM
elin
20/05/2026 at 07:34 AM
uca aa
20/05/2026 at 23:24 PM
Toetoet
21/05/2026 at 11:22 AM
FINA MARDIANA
21/05/2026 at 18:43 PM
NOVAL RABANI
22/05/2026 at 14:22 PM
PERES FILIMON
27/05/2026 at 16:25 PM
Sofi .
28/05/2026 at 02:10 AM
A. Kun n
28/05/2026 at 04:50 AM
IRWAN JAELANI
04/06/2026 at 15:56 PM