Kekayaan alam bawah laut Indonesia memang tidak usah dipungkiri lagi kualitasnya. Berbagai biota laut bisa ditemukan di sepanjang perairan laut Indonesia. Termasuk salah satu jenis kerang yang konon katanya sangat sulit didapatkan dan harganya yang mahal.
Padahal jenis kerang yang satu ini adalah salah satu jenis yang menjadi favorit para traveller kalau tengah kulineran di kota-kota pesisir. Namun, berdasarkan kondisi biota laut tersebut, jenis kerang yang satu ini cukup sulit untuk didapatkan.
[readalso url=20404]
Jenis kerang yang dimaksudkan adalah Abalon. Di dalam budaya Tiongkok, mengonsumsi Abalon bukan hanya memperjelas kelas ekonomi mereka yang menengah ke atas – tapi juga konon katanya diyakini membawa keberuntungan.
Oleh karena itu, untuk acara-acara besar seperti malam Tahun Baru, mereka yang ada Tiongkok berlomba untuk mendapatkan Abalon ini agar di tahun selanjutnya mereka penuh dengan keberuntungan.
Terlepas dari hal itu, ada yang mesti lo ketahui secara umum dari Abalon. Jenis kerang yang satu ini mempunyai tekstur yang kenyal seperti permen karet. Rasanya yang hambar, cukup membingungkan diri lo kalau mesti membayar Rp 300 ribuan untuk satu kilogramnya.
Dilansir dari AsiaOne dan CNN Indonesia – setidaknya ada 4 fakta menarik terkait Abalon ini. Deretan fakta tersebut terkait dengan judul bahasan ini, yaitu: butuh perjuangan untuk mendapatkannya. Penasaran seberapa besar perjuangan yang dibutuhkan buat dapat jenis kerang ini?
Yuk simak bahasan kali ini sampai habis!
Perjuangan Dapat Abalon: Harus Dipanen Pakai Tangan!

Kuliner Kerang Abalon: Bahan Mahal yang Didapatkan Dengan Penuh Perjuangan! credit: themercury.com.au
Kalau biota laut lainnya bisa dipanen dengan cara dijaring, dipancing, atau dengan cara lainna, Abalon mesti dipanen dengan menggunakan tangan secara individual. Hal ini menjadi salah satu sebab kalau hasil panen Abalon bisa sangat rendah.
Nah, ada satu hal lagi yang merepresentasikan kata perjuangan untuk mendapatkan Abalon. Jenis kerang ini mempunyai cangkang yang cukup berat. Ini artinya, sangat mungkin sekali kalau Abalon berada di dasar laut.
Oleh karena itu, mereka yang ingin memanen Abalon, mesti mahir menyelam dan jeli melihat dasar laut serta terumbu karang yang menjadi rumah bagi Abalon. Selain itu, penyelam juga tidak boleh lupa menggunakan sarung tangan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Perjuangan Dapat Abalon: Resiko Tinggi Saat Menyelam

Kuliner Kerang Abalon: Bahan Mahal yang Didapatkan Dengan Penuh Perjuangan! credit: altaonline.com
Menyelam di kedalaman lebih dari lima meter tentu mempunyai resiko yang cukup tinggi. Selain memang mesti mahir dalam teknik penyelamannya, para penyelam mesti mengetahui kalau Abalon mempunyai cangkang yang bergerigi.
Hal ini beresiko tinggi untuk menyayat salah satu bagian tubuh lo, kalau lo tidak membawa wadah atau tempat tersendiri untuk menaruh Abalon tersebut. Saat mengambilnya pun mesti hati-hati, kalau Abalon tersebut malah menyayat jari atau telapak tangan yang mempunyai lapisan kulit yang tipis, tentu darah akan keluar.
Dari sini jelas resiko selanjutnya akan lebih tinggi. Seperti yang sudah diketahui kalau Abalon ada di kedalaman lebih dari lima meter, itu tandanya ada biota laut yang juga hidup di kedalaman seperti itu, dan merupakan predator utama. Hiu.
Hiu sangat sensitif dengan bau darah. Hal ini menyebabkan lo mesti berhati-hati saat mengambil cangkang Abalon yang bergerigi itu. Wah, mompa adrenalin juga sih ini namanya ya!
Perjuangan Dapat Abalon: Jumlah yang Terbatas

Kuliner Kerang Abalon: Bahan Mahal yang Didapatkan Dengan Penuh Perjuangan! credit: theguardian.com
Mesti diketahui bersama kalau jenis kerang yang satu ini tidak banyak jumlahnya di lautan. Hal ini diketahui kalau Abalon cukup lama untuk berkembang biaknya. Jadi, keberadaannya di lautan tidak begitu banyak.
Terlebih – habitat Abalon cukup segmentif. Artinya, Abalon tidak mudah ditemukan di sembarang tempat. Spot Abalon adalah perairan yang mempunyai suhu yang dingin seperti Australia, Selandia Baru, Jepang dan sisi barat Amerika Utara.
Beberapa spot di perairan Indonesia timur juga kerap ditemukan Abalon. Tapi tidak banyak. Oleh karena itu, cukup sulit menemukan Abalon dengan jumlah banyak sehingga hal ini juga yang menyebabkan harganya yang tidak murah.
Jumlah yang terbatas ini semakin terancam karena pemanasan global. Seiring naiknya suhu air laut, Abalon semakin sulit berkembang biak sehingga jumlahnya semakin menurun.
Perjuangan Dapat Abalon: Patuh Terhadap Hukum Panen

Kuliner Kerang Abalon: Bahan Mahal yang Didapatkan Dengan Penuh Perjuangan! credit: tridentmarine.com.au
Karena jumlahnya yang terbatas dan tidak banyak – Abalon mempunyai hukum panen yang mesti dipatuhi oleh nelayan dan para penyelam. Salah satunya adalah mengetahui kalau Abalon putih dan hitam merupakan jenis Abalon yang terancam punah keberadaannya.
Oleh karena itu, sejak Desember 2018 lalu – batasan penangkapan Abalon ditetapkan. Panen yang dilakukan dibatas selama satu jam saja selama empat hari berturut-turut. Kemudian, penyelam pun dibatasi hanya boleh mengambil atau menangkap 15 Abalon saja.
[readalso url=20393]
Jika melanggar berbagai aturan tersebut – para penyelam terancam untuk mendapatkan hukuman sesuai dengan aturan terkait.
Wah bagaimana nih bro? Perjuangan juga ya untuk mendapatkan Abalon. Kalau lo tengah berpetualang di lautan atau sedang island hopping jangan lupa coba cari Abalon ya!
Source – CNN Indonesia
Feature Image – pbs.org
ARTICLE TERKINI
Article Category : Trending
Article Date : 02/09/2019
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :