Saat matahari terbenam keindahan langit malam pasti bakal terpancar saat lo berwisata dan menginap di tengah asrinya alam bebas. Nggak cuma langit malam bertabur bintang, ternyata lo juga bisa melihat beberapa fenomena langit yang bakal hadir di bulan ini lho, bro!
Yup, fenomena ini bisa lo saksikan pada waktu-waktu tertentu di bulan November ini. Namun, fenomena langit ini tentu juga akan dipengaruhi oleh keadaan cuaca, kalau langit mendung atau hujan, maka kemungkinan fenomena ini nggak bisa dilihat sama sekali, bro. Langsung saja, simak beberapa fenomena langit malam yang menakjubkan di bulan November berikut ini!
[readalso url=21772]
12 November – Hujan Meteor Taurid Utara

Image source: knue.com
Fenomena langit malam di bulan November yang pertama yaitu ada hujan meteor Taurid Utara yang tampak datang dari rasi Taurus. Biasanya, rasi Taurus ini terlihat setelah Matahari terbenam dan bisa diamati sampai fajar menyingsing, bro.
Bulan sabit juga diperkirakan baru bakal terbit sekitar pukul 02:43 WIB, sehingga nggak bakal menimbulkan polusi cahaya.
Fenomena ini sebenarnya sudah dimulai sejak tanggal 20 Oktober dan diperkirakan masih akan berlangsung sampai 10 Desember dengan puncaknya pada tanggal 12 November. Saat malam puncak, lo bisa melihat fenomena langit malam berupa hujan meteor dengan jumlah rata-rata 5 meteor per jam, bro!
17 dan 18 November – Hujan Meteor Leonid

Image source: GETTY IMAGES/SCIENCE PHOTO LIBRARY RM
Hujan meteor Leonid tahunan yang satu ini berlangsung dari 6 – 30 November dengan malam puncak yang diperkirakan bakal terjadi pada tanggal 17 dan 18 November. Kalau lo mau melihat fenomena langit malam yang satu ini, lo bisa menikmati sampai 15 meteor per jam yang melaju dengan kecepatan sekitar 71 km/detik, bro.
Hujan meteor Leonid ini berasal dari sisa debu komet Tempel-Tuttle yang bakal terlihat datang dari arah rasi Leo. Rasi Leo ini baru akan terlihat pada tengah malam sekitar pukul 00:21 WIB. Bulan yang baru saja melewati fase bulan baru diperkirakan sudah terbenam sejak pukul 20:04 WIB sehingga nggak ada polusi cahaya Bulan yang akan mengganggu pengamatan lo, bro.
21 November – Hujan Meteor Alpha-Monocerotid

Image source: AP Photo/Kevin Clifford
Hujan meteor Alpha-Monocerotid ini diperkirakan bakal berlangsung dari tanggal 15 – 25 November dan mencapai puncak pada tanggal 21 November. Hujan meteor yang tampak muncul dari rasi Canis Minor ini memiliki laju meteor per jam yang beragam saat mencapai maksimum. Meskipun demikian, pengamat bisa mengamati seenggaknya 5 meteor per jam saat malam puncaknya.
Hujan meteor Alpha-Monocerotid berasal dari puing-puing komet C/1917 F1 (Mellish) dan bisa diamati mulai pukul 21:31 WIB ketika rasi Canis Minor terbit sampai fajar menyingsing. Waktu terbaik untuk mengamati puncak hujan meteor-Monocerotid adalah pukul 04:00 WIB saat titik arah datang meteor berada pada titik tertinggi di langit.
Bulan kuartir pertama terbenam pukul 23:46 WIB sehingga mulai tengah malam sampai fajar menyingsing, nggak ada lagi gangguan cahaya Bulan.
[readalso url=21563]
30 November – Gerhana Bulan Penumbra
Gerhana Bulan Penumbra (GBP) terakhir di tahun 2020 ini dimulai pukul 14:32:21 WIB dan berakhir pada pukul 18:53:20 WIB. Puncak gerhana terjadi pukul 16:44:01 WIB.
GBP terakhir di tahun 2020 dimulai saat siang hari di Indonesia, dan berakhir setelah Matahari terbenam. Pengamat di Indonesia bisa mengamati gerhana bulan penumbra terakhir di tahun 2020 saat Bulan terbit dalam kondisi gerhana. Selain Indonesia, sebagian besar negara-negara di Asia dan seluruh benua Amerika bisa menyaksikan gerhana ini, bro.
Nah, itulah beberapa fenomena langit malam yang menakjubkan di bulan November. Mana yang jadi favorit lo, bro? Ceritakan di kolom komentar ya!
Referensi : https://langitselatan.com/2020/01/02/sekilas-peristiwa-langit-tahun-2020/
ARTICLE TERKINI
Article Category : Trending
Article Date : 03/11/2020
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :