Bukan hanya keindahan alam, bangsa Indonesia juga dilimpahi kekayaan budaya yang amat beragam. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya tradisi kuno yang diwarisi masyarakat Indonesia dari generasi ke generasi. Salah satu contohnya adalah tradisi makan bersama khas masyarakat Minang yang bernama bajamba.
Apa saja hal unik dan menarik yang perlu diketahui dari tradisi bajamba? Berikut adalah 5 di antaranya. Silakan cek tulisan di bawah ya!
1. Asal-usul Istilah “Bajamba”

5 Hal Menarik Seputar Bajamba, Budaya Makan Bersama Khas Suku Minang. Photo Credit: semangatnews.com
Warga Minangkabau punya tradisi unik makan bersama yang dinamakan makan bajamba. Mereka biasanya menggelar tradisi ini di momen-momen tertentu saja, misalnya saat upacara adat atau hari keagamaan. Sama seperti tradisi daerah lainnya, makan bajamba mempunyai arti khusus bagi masyarakat setempat yang melestarikannya.
Tradisi makan ini kabarnya dilakukan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan tanpa pandang status sosial. Istilah “Bajamba” sebenarnya berasal dari dua kata, yakni “ba” dan “jamba”. Kata “ba” memiliki makna “bersama”, sementara kata “jamba” berarti “dulang”. Jika dua kata tersebut disatukan, maka “makan bajamba” dapat didefinisikan sebagai makan bersama dalam satu dulang atau wadah.
Saat berkunjung ke daerah Sumatera Barat, lo juga bisa menjumpai tradisi makan khas Suku Minangkabau lainnya. Contohnya seperti makan barapak dan makan baronjong. Dua tradisi ini sebenarnya mirip dengan makan bajamba, hanya saja perbedaannya terletak pada lokasi makannya. Baronjong dilaksanakan masyarakat setempat di lapangan atau di luar rumah gadang.
2. Jenis dan Jumlah Lauk yang Dihidangkan saat Bajamba

5 Hal Menarik Seputar Bajamba, Budaya Makan Bersama Khas Suku Minang. Photo Credit: imanfirmansyah.com
Tradisi ini kabarnya tidak mewajibkan warga Minang untuk menghadirkan lauk khusus. Jadi, setiap orang bebas menghidangkan menu masakan apapun yang bisa dipadukan dengan nasi. Meski begitu, sejumlah daerah terkadang menyediakan menu khusus untuk tradisi ini.
Contoh menu yang sering disajikan pada tradisi makan bajamba adalah rendang. Masyarakat Minang acap kali menyiapkan kuliner ini dari bahan yang berbeda-beda, mulai dari rendang ayam, rendang sayuran, atau rendang telur. Jenis rendang yang dihidangkan umumnya bergantung pada karakteristik tiap daerah di Sumatera Barat.
Bila berkunjung ke daerah Koto Gadang, pelancong bakal menemukan tradisi makan bajamba yang melibatkan kuliner itiak lado mudo. Hal ini akan berbeda ketika lo berkunjung ke Tanah Datar, di mana masyarakat setempat biasanya melakukan makan bajamba dengan lauk gulai rebung. Warga Minang umumnya menyajikan 5 jenis lauk dalam satu dulang atau piring besar. Makanan pada dulang tersebut nantinya wajib dihabiskan oleh empat orang sekaligus.
3. Tradisi Berbalas Pantun jelang Acara Makan

5 Hal Menarik Seputar Bajamba, Budaya Makan Bersama Khas Suku Minang. Photo Credit: detik.com
Makan bajamba tidak langsung dilakukan begitu saja. Warga setempat harus mengikuti rangkaian acara yang digelar dalam rumah seseorang terlebih dahulu, Mereka nantinya duduk secara lesehan untuk kemudian melakukan tradisi berbalas pantun bersama sang pemilik rumah.
Nama tradisi ini adalah Petatah Petitih. Di dalam tradisi ini, perwakilan tamu undangan dan pemilik rumah nantinya saling berbalas pantun dengan menggunakan bahasa Minang. Pantun yang dilafalkan warga dalam acara ini sebenarnya cukup sederhana, namun sarat dengan makna filosofis.
Jadi awalnya pemilik rumah akan menyambut para tamu dengan ucapan selamat datang dan selamat menikmati hidangan. Ucapan tersebut nantinya dibalas tamu dengan pantun berisi ungkapan terima kasih karena sudah diberi sambutan hangat. Usai petatah petitih dilakukan, pemilik rumah baru menyajikan makanan untuk para tamu dalam wadah terpisah.
4. Tata Cara Melakukan Bajamba

5 Hal Menarik Seputar Bajamba, Budaya Makan Bersama Khas Suku Minang. Photo Credit: travelplusindonesia.blogspot.com
Tradisi makan ini dilaksanakan warga Minang tanpa memandang status sosial masing-masing. Meski begitu, setiap pelakunya wajib menunjukkan sikap sopan kepada sesama. Sebagai contoh, semua orang harus mendahulukan kalangan lansia dalam urusan cuci tangan dan menikmati makan.
Setiap kelompok juga diwajibkan makan secara tenang dan tidak berebut satu sama lain. Seluruh peserta makan hendaknya menyantap hidangan secara perlahan sekalipun berada dalam kondisi lapar. Selain itu, tiap orang juga dilarang bersendawa atau batuk karena posisi duduk sangat berdekatan.
Jika tak mampu menahan batuk atau sendawa, lo bisa melakukannya dengan posisi menghadap ke belakang sambil menutup mulut. Para tamu juga hendaknya menghabiskan seluruh makanan karena hal ini akan membuat pemilik rumah merasa senang. Jika tidak menyukai hidangan yang disajikan, tamu tidak perlu membicarakannya ke orang banyak untuk menghargai perasaan pemilik rumah.
5. Makanan yang Diistimewakan dalam Tradisi Makan Bajamba

5 Hal Menarik Seputar Bajamba, Budaya Makan Bersama Khas Suku Minang. Photo Credit: pesona.travel
Di dalam tradisi ini, ada juga makanan yang akrab disapal dengan sebutan raja lauk, yakni kapalo samba. Hidangan lezat ini kabarnya tidak disajikan untuk para tamu undangan, melainkan hanya untuk dipajang saja. Kapalo samba sejatinya merupakan rendang daging yang dihidangkan dengan ukuran super besar.
Bobot makanan ini kabarnya bisa mencapai satu kilogram lebih. Untuk membuat kapalo samba, pemilik rumah perlu menyiapkan daging sapi dalam wujud satu bongkahan besar utuh yang tidak dipotong-potong. Satu-satunya pihak yang boleh menikmati kelezatan kuliner ini hanyalah pemilik rumah saja.
Usai makan bajamba berakhir, perwakilan tamu undangan dan tuan rumah akan kembali berbalas pantun. Pantun yang disampaikan tamu kali ini berkaitan dengan ungkapan pamit serta ucapan terima kasih atas jamuan makan yang sudah dihidangkan tuan rumah.
Demikian 5 hal menarik yang perlu lo ketahui seputar tradisi makan bajamba. Hingga sekarang, tradisi ini masih dilestarikan oleh masyarakat Minang untuk memperkuat ikatan kebersamaan antarsesama. Semoga informasi di atas membuat lo tertarik untuk mengenal kebudayaan khas Indonesia lebih jauh.
Source: detik.com
Feature Image - imanfirmansyah.com
ARTICLE TERKINI
Article Category : Trending
Article Date : 04/11/2019
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :