Apa yang ada di benak lo ketika melihat tanggal 21 Mei? Yap, Persatuan Bangsa-Bangsa atau PBB menetapkan 21 Mei sebagai Hari Dunia untuk Keragaman Budaya untuk Dialog dan Pembangunan sejak 2002, bro.
Melalui Resolusi PBB Nomor 57/249, maka 21 Mei resmi ditetapkan sebagai hari untuk merayakan keragaman di seluruh dunia. Tujuannya agar seluruh dunia bisa saling menghargai budaya daerah masing-masing tanpa harus menimbulkan konflik antar suku budaya.
Ruang untuk dialog diharapkan bisa terbuka lebar, agar semua pihak bisa saling menghargai dan memahami keragaman setiap budaya yang ada di muka bumi. Terlebih Indonesia mempunyai ribuan suku yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Keragaman budaya Tanah Air memang mempunyai daya tarik wisatanya yang unik dan menarik.
Beberapa diantaranya bahkan sudah diakui dunia dan dicatat oleh UNESCO lho, bro. Nggak heran, kalau banyak wisatawan Mancanegara datang Khusus ke Indonesia untuk mempelajari dan menyaksikan langsung keragaman budaya Indonesia. Berikut ini beberapa budaya Nusantara yang populer di Mancanegara.
[readalso url=21495]
Batik

Punya berapa baju batik di rumah, bro? Busana yang satu ini memang sangat populer di mancanegara. Bahkan, tokoh dunia sekelas Nelson Mandela seringkali terlihat memakai batik di berbagai forum resmi, bro.
Motifnya yang unik dan otentik membuat busana khas Indonesia ini sangat mudah di terima oleh warga dunia. Batik adalah kain yang dilukis menggunakan canting dan cairan lilin malam, sehingga membentuk lukisan-lukisan bernilai seni tinggi diatas kain mori. Batik berasal dari kata amba dan titik yang merupakan bahasa jawa, yang artinya menulis titik.
Tari Saman

Pemain bertepuk tangan, memukul dada, paha dan tanah dengan sangat indah. Tari saman ternyata sudah ditetapkan dan diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia tak benda sejak 24 November 2011 lho, bro.
Tari saman merupakan warisan budaya masyarakat Gayo yang dapat dilacak sampai abad ke-13 yang kemudian dikembangkan oleh Syekh Saman dan mengandung pesan-pesan moral tentang kehidupan.
Pada awalnya, Tari tersebut dilakukan anak laki-laki dengan jumlah pemain ganjil, duduk di atas tumit atau berlutut pada satu baris yang rapat. Namun, seiring berjalannya waktu perempuan juga bisa turut andil dalam Tari Saman.
Pemimpin tari saman atau yang biasa disebut penangkat duduk di tengah dan melantunkan lirik-lirik yang mengandung pesan terkait tradisi, pembangunan, agama, saran, sarkasme, humor hingga roman picisan.
[readalso url=21541]
Tas Noken

Provinsi paling Timur Indonesia juga punya kebudayaan yang diakui UNESCO lho, bro. Ternyata, tas Noken khas Papua sudah resmi masuk dalam Daftar UNESCO Warisan Budaya Tak Benda sejak Desember 2012. Tas Noken biasanya digunakan oleh masyarakat Papua untuk membawa berbagai macam peralatan hingga membawa hasil kebun, bro.
Noken adalah tas selempang rajut yang terbuat dari benang kasur warna-warni khas penduduk Papua. Namun sebelum menggunakan benang, masyarakat Papua membuat noken menggunakan Kayu Koji.
Noken tersebut dibuat untuk dipakai sendiri oleh warga lokal, bahkan noken ini juga digunakan dalam upacara adat di Papua. Namun tak jarang pula noken itu dijual kepada wisatawan yang datang sebagai oleh-oleh dari Papua.
Keragaman budaya yang dimiliki Bumi Pertiwi memang sudah seharusnya jadi aset yang selalu kita jaga. Jangan sampai menjadi sumber perpecahan atau konflik yang tak jelas hasilnya.
Semoga di Hari Keragaman Budaya ini membuat semangat toleransi semakin bergelora dan menjadikan budaya Indonesia semakin berharga. Sebenarnya masih banyak lagi budaya Indonesia yang sangat populer di mata Dunia. Menurut lo budaya apa saja yang belum ada dalam daftar diatas, bro?
Referensi : www.republika.co.id lifestyle.okezone.com travel.detik.com
ARTICLE TERKINI
Article Category : Trending
Article Date : 21/05/2020
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :