Arsenal lagi-lagi ketemu sama piala yang gak bisa dijangkau walau udah sedekat nadi. Ya, sang juara Premier League itu harus bertekuk lutut sama sang juara bertahan, PSG.
Ini benar-benar jadi pukulan telak bagi Arsenal di tengah kebahagiaannya. Mereka udah sempat unggul 1-0 berkat gol cepat Kai Havertz di menit ke-5, dan udah bertahan segila-gilanya buat ngebendung Ousmane Dembele dkk.
Sayangnya, dua kesalahan bikin The Gunners harus merelakan piala untuk kembali ke Paris. Pertama adalah momen ketika sang bek, Christhian Mosquera, melanggar Khvicha Kvaratskhelia yang rutin menjadi momok di lini penalti Arsenal.
Kedua adalah saat drama adu penalti terjadi. Sang penendang terakhir, Gabriel Magalhaes, harus menyaksikan bola sepakannya melambung tinggi di atas gawang Matvey Safonov. Bola terbang bersama harapan mereka untuk menjuarai Liga Champions.
Harusnya Arsenal Dapat Penalti?
Pertandingan kali ini juga dihiasi sama kontroversi yang umum, yaitu soal kepemimpinan wasit. Khususnya ketika pertandingan udah memasuki masa extra time, di mana Noni Madueke sempat terlihat jatuh di kotak penalti PSG.
Salah satu orang yang bersuara lantang soal kepemimpinan wasit kala itu adalah sang pelatih, Mikel Arteta. Figur asal Spanyol itu sangat yakin bahwa seharusnya wasit meniupkan peluit dan memberikan penalti buat Arsenal di momen itu.
“Saya sudah melihatnya lagi dan itu harusnya bisa dengan mudah jadi penalti. Khususnya ketika kami melihat penalti yang mereka berikan di musim ini. Wasit membuat keputusan, dan dia membuat yang berbeda dengan Christhian Mosquera,” katanya.
Bintang Arsenal, Declan Rice, juga ngeluarin pendapat serupa. “Sekilas pandang di lapangan, saya pikir dia lebih unggul dari Nuno Mendes, dan jika saya melihat kembali waktu kami bertemu Bayer Leverkusen, itu sangatlah mirip,” tuturnya.
Penantian yang Berlanjut
Terlepas dari keputusan wasit, hasilnya sudah bulat. Arsenal kalah, dan PSG juaranya. Membuat penantian The Gunners buat dapat piala Liga Champions untuk pertama kalinya jadi semakin lama dan pahit.
Ini momen antiklimaks dengan rasa getir yang bakalan sulit buat dihapus. Apalagi setelah semesta terlihat seperti berpihak sama Arsenal dalam beberapa pekan terakhir, mengingat mereka bisa juara Premier League setelah penantian panjang.
Serius, semesta kayak baik banget sama Arsenal di Premier League. Ketika perebutan gelar Premier League terlihat akan berlanjut sampai pekan terakhir, Manchester City malah kalah di match sebelumnya yang bikin Arsenal otomatis juara.
Tahun ini menghadirkan kesempatan buat Arsenal buat mengisi kabinet pialanya dengan dua trofi yang sudah ditunggu lama. Sayangnya, semesta tidak sebaik itu. Semangat terus, Arsenal! Semoga penantiannya bisa segera berakhir, ya!
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 31/05/2026
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :