Como 1907 baru-baru ini nyetak sejarah baru. Soalnya, mereka berhasil finis di empat besar Serie A dan berhak ikutan ajang Liga Champions musim depan!
Pencapaian ini juga makin terasa besar karena Como masih tergolong baru di Serie A. Ya, mereka main di panggung terbesar sepak bola Italia selama dua tahun terakhir, setelah promosi dari Serie B pada tahun 2024 lalu.
Klub berjuluk I Lariani ini merebut tempat di empat besar klasemen akhir Serie A setelah mengalahkan Cremonese dengan skor 4-1. Dan mereka juga turut dibantu oleh kegagalan Juventus dan AC Milan meraih poin penuh di pekan terakhir.
Ini adalah sebuah pencapaian besar yang patut dirayakan. Apalagi kalo tau perjalanan Como bisa sampai di sini. Di mana mereka dulu harus benar-benar berjuang dari titik terendah, yaitu Serie D.
Kenangan Fabregas
Kesuksesan ini tentu gak bisa lepas dari racikan Cesc Fabregas selaku pelatih. Selama dua tahun terakhir, pria berdarah Spanyol itu bertanggung jawab atas pencapaian-pencapaian hebat yang bikin dunia tertarik sama Como.
Fabregas gabung Como pada tahun 2022 sebagai pemain. Dan ingatannya soal kondisi klub saat itu masih terkenang dengan jelas. Di mana pada saat itu, I Lariani belum memiliki fasilitas yang layak buat bicara banyak.
“Saya selalu bilang bahwa saya harus bikin banyak keputusan di sini, karena saya diberikan kunci untuk semua hal yang berbau sepak bola, dan isinya masih kosong ketika kami baru memulai,” kata Fabregas kepada DAZN Italia.
“Saya ngobrol sama dua fisioterapis hari ini, yang bersama kami empat tahun lalu ketika datang untuk bermain, kami tidak punya tempat latihan, jadi kami melakukan sesi pijat di atas meja dalam ruangan belakang sebuah bar! Sekarang kami di Liga Champions.”
Pentingnya Bersabar
Como gak memilih jalur instan buat jadi sukses. Mereka benar-benar merangkak naik hingga akhirnya bisa sampai di ajang Liga Champions. Dan tentunya, setelah mencapai panggung terbesar di Eropa, mereka tetap masih pengen pencapaian yang lebih gede.
“Saya sangat senang bisa berada di sini, jadi benar bahwa waktu itu penting. Tapi saya sangat senang dengan apa yang sudah kami lakukan di sini,” lanjut pria yang pernah membela Barcelona, Arsenal dan Chelsea itu.
“Kita selalu menginginkan lebih, benar? Hidup tuh panjang, saya baru aja ulang tahun yang ke-39 beberapa pekan lalu. Seperti kata Jose Mourinho, jalan buat sampai umur 80 tahun itu masih panjang. Masih ada 40 tahun lagi.”
“Anda tidak boleh terburu-buru dalam bekerja, harus bersabar dan terus belajar. Saat suatu hari anda sudah merasa siap, anda pasti ingin naik lagi. Dalam kasus ini, Como sudah naik, karena mereka ada di Liga Champions,” tutupnya.
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 25/05/2026
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :