Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Indonesia

Timnas Indonesia menutup pertarungan di babak grup Piala Asia dengan duduk di peringkat ke tiga dan masih menunggu hasil tim lain untuk memastikan nasib selanjutnya.

 

Meski timnas Indonesia harus bertekuk lutut atas Jepang 1-3 tadi malam, namun permainan pasukan Shin Tae-yong cukup bisa untuk di berikan apresiasi. Dimana progres yang di tunjukan Asnawi Mangkualam selama bermain di Piala Asia 2023 kali sangat terlihat. 

 

Di babak pertama, Indoesia sebenarnya memulai laga dengan cukup baik, namun karena status Jepang yang masih belum memastikan tempat di babak 16 besar membuat mereka menekan sejak peluit dibunyikan. Alhasil saat laga baru berjalan tiga menit, Samurai Biru langsung mendapatkan pinalti. Hukuman berat tersebut diberikan setelah Jordi Amat menjatuhkan Ayase Ueda di kotak pinalti. Sempat ada pengecekan VAR dan akhirnya wasit mengonfirmasi bahwa itu pelanggaran yang sah. Jepang unggul 1-0 setelah Ueda berhasil menaklukan Ernando Ari. 

 

Unggul satu gol di menit-menit awal, membuat Jepang semakin percaya diri untuk menggurung pertahanan Indonesia yang tadi malam di kawal oleh kuartet Sandy Walsh, Jordi Amat, Rizky Ridho serta Pratama Arhan. Dari serangan bertubu-tubi yang di lancarkan Jepang hampir saja terjadi gol kedua pada menit ke-35 lewat aksi Maikuma yang tendangannya masih mengenai mistar gawang seteah mendapatkan umpan terukur dari Kubo. Sebelum itu, pada menit ke-29 Marselino Ferdinan sempat memberikan ancaman lewat solo run di sisi kiri pertahanan Jepang, namun sayang umpan silangnya mampu d blok oleh Nakayama. Dan di sisa 15 menit babak pertama, praktis Indonesia hanya mampu bertahan dari serangan timnas Jepang.

 

Di babak kedua, Timnas Garuda mencoba mengambil peranan lebih dengan bermain sedikit ofensif setelah pada babak pertama bermain cenderung reaktif dan hanya menggandalkan serangan balik cepat. Namun permainan Indonesia yang sedikit terbuka justru menjadi buah simalakama. Dimana anak asuh Hajime Moriyasu justru mampu mengandakan keunggulan di menit ke-52. Kali ini lewat aksi Ritsu Doan yang berhasil membawa bola mendekat ke gawang dan berhasil menyisir pertahanan sisi kiri yang di jaga Sandy Walsh sebelum memberikan umpan tarik terukur kepada Ueda. Pemain Feyenoord tersebut dengan nyaman mencebloskan bola tanpa kawalan. Jepang 2, Indonesia 0.

 

Tertinggal defisit dua gol, Shin Tae-yong memasukan Witan Sulaeman menggantikan Yance Sayuri dengan niat menahan bola lebih lama di lini tengah. Serta memasukan nama Elkan Baggott yang beberapa momen terlihat memainkan peran di lini pertahanan Jepang.  Tak mau kehilangan momen, Hajime Moriyasu juga memasukan dua nama segar untuk mempertahankan daya gedor. Ada nama Daizen Maeda serta mantan pemain Liverpool Takumi Minamino yang menggantikan Reo Hatate dan Keito Nakamura. Dan benar saja, sama seperti di beberapa momen di babak pertama, timnas Indonesia kesulitan untuk membongkar pertahanan rapih Jepang. Hingga tiba momen dimana timnas Indonesia menyerang, Jepang melancarkan serangan balik cepat yang berujung gol ketiga di menit ke-88. Berawal dari Junya Ito yang sukses lepaskan umpan ke dalam kotak pinalti. Umpan terukur tersebut berhasil di terima oleh Ueda yang sempat  kehilangan keseimbangan sebelum menceploskan bola ke arah gawang yang di belokan oleh Justin Hubner yang berniat menghalau bola. Ueda hattrick, Jepang unggul dengan nyaman tiga gol tanpa balas.

 

Pasca tertinggal tiga gol, Indonesia tidak mengendurkan sama sekali intensitas serangannya. Shin Tae-yong memasukan Ricky Kambuaya  untuk menggantikan Rafael Struick di menit ke-89. Terbukti pergantian tersebut berhasil membuahkan satu gol dari skema lemparan dalam khas Pratama Arhan di menit Injury Time dimana Sandy Walsh berhasil menceploskan bola dan menaklukan Zion Suzuki. Hasil akhir pun berubah menjadi 3-1 untuk keunggulan Jepang.

 

Dari hasil ini Jepang berhasil menemani Irak untuk lolos ke babak 16 besar dengan poin enam, sementara itu Indonesia duduk di peringkat ke tiga dengan koleksi tiga poin. Adapun peluang lolos Indonesia untuk lolos ke babak 16 besar lewat skema peringkat terbaik masih harus menunggu hasil dari laga antara Yordania vs Bahrain serta Oman vs Kirgiztan.

 

 

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Soccer #Liga Internasional #Highlight Sepakbola #Berita Bola #Industri Sepakbola

Article Category : Klasemen & Review

Article Date : 25/01/2024

Supersoccer
Admin Soccer
Supersoccer
Admin Soccer
Penulis artikel dan analis sepak bola yang siap ngasih lo kabar terbaru dari liga lokal sampai turnamen internasional. Skor, gosip transfer, sampai analisis pertandingan gue tulis dengan cepat dan tajam. Buat gue, sepak bola itu kombinasi drama, strategi, dan emosi yang nggak ada duanya. Superfriends yang nggak mau ketinggalan momen panas di lapangan hijau wajib mantengin update gue. Semua info gue sajikan biar lo selalu jadi yang paling update.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Klasemen & Review

Como 1907 1-1 Venezia: I Lariani Gagal Menang Karena Penalti Di Menit Akhir

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Klasemen & Review

Como 1907 2-1 Napoli: Assane Diao Kembali Menghajar Raksasa Serie A!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Klasemen & Review

Manchester City 3-1 Chelsea, Josep Guardiola: Kami Tim yang Buruk

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Klasemen & Review

Wahai Juventus, Coba Pikir-pikir Lagi Sebelum Merekrut Andreas Christensen

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive