Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

LØLØ

Author : Admin Music

Article Date : 12/06/2024

Article Category : News

Musisi sekaligus figur di skena musik pop-punk LØLØ akhirnya meluncurkan album perdananya, 'falling for robots & wishing i was one'. Sebuah album perdana yang saking jujurnya terkadang hingga bikin sakit rasanya karena faktor relatablenya. LØLØ menegaskan keberadaan dirinya sebagai salah satu artis andalan dalam genre pop-punk era ini yang patut diperhatikan dengan album perdananya berisi 15-track. Penuh dengan aransemen isian gitar yang kuat, permainan lirik yang pintar, dan memikat, 'falling for robots & wishing i was one' menyampaikan makna bahwa untuk dicintai adalah untuk diubah, walau terkadang bukan untuk yang terbaik.

Single utama “wish i was a robot” adalah jantung dari album perdana dari LØLØ ini. Menyinggung judul album, LØLØ membayangkan betapa mudahnya hidup jika ia menjadi robot. Alunan instrumen pada lagu ini dibuat terdengar kasar dan bernuansa metal, di bawah suara LØLØ yang dimodulasi untuk menyerupai suara robot seperti apa yang ia inginkan.

Lagu-lagu dari album ini seperti “intro” melankolisnya, menetapkan nada untuk album perdana LØLØ dengan lirik lagu yang menyayat hati, “I’m exhausted / feel like my heart’s getting rotten / I’d love to replace it with cotton / so I wouldn't have to feel so hard.” LØLØ yang penuh kesedihan lalu lugas menyusun panggung untuk penampilan perdananya yang memposisikan dirinya dalam posisi yang rentan, polos, dan lemah. Namun nuansa ini diimbangi oleh lagu “i would fix u if i could” yang musikalitasnya bernuansa gelap dan pekat dengan rasa putus asa, kecewa, rindu, dan terbalut frustasi.

Keberanian artistik LØLØ sepenuhnya terlihat dalam lagu “i would fix u if i could” dimana ia secara lantang menampilkan proses berkabung atas berakhirnya hubungan yang berharga baginya. Secara instrumental, LØLØ mengkaryakan aransemen yang berputar di bawah vokal yang kuat sebelum akhirnya meledak-ledak untuk mewakilkan rasa sakit yang luar biasa kuat. LØLØ dengan bangga mengakui bahwa dirinya masih menyimpan rasa untuk mantannya akan tetapi ia juga kuat dalam pendiriannya untuk menerapkan batasan kuat untuk kebaikan dirinya sendiri.

Single “suck it up” adalah lagu pop-punk klasik yang mengawinkan semua aspek terbaik dari genre ini. Petikan gitar yang dibuat terdengar polos dan tak terpoles, diikuti oleh iringan perkusi heboh, dan vokal ala pop-punk yang membuat pendengar ikut merasakan kesedihan LØLØ. Ciri khas menulis lagu LØLØ yang secara mahir manyampaikan one-liner seperti “catch the lemons, spike the lemonade,” dalam suara alto serak khasnya.

PERSONAL ARTICLE

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Album #Single

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Umumkan Personel Baru, The Sendawa Merilis Single "Cinta/Bercinta"

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

One Or Eight Umumkan Tanggal Debut Usai Rilis Teaser yang Viral 'Kawasaki"

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Reality Club Menjanjikan Pengalaman Tak Terlupakan Melalui Reality Club Presents... Indonesia Tour 2024

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

HYUKOH & Sunset Rollercoaster Persembahkan Album Kolaboratif 'AAA'

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Floating Points Rilis Single Baru "Key103" dari Album Mendatang "Cascade"

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

JESSIA Ceritakan Kisah Pasca-Putus di "Different People"

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Cigarettes After Sex Rilis Album ke-3 Berjudul X's

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

.Feast Merilis Visualisasi dari Karya Termanis Mereka – “Kita adalah Nina bagi seseorang”

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

elijah woods Nostalgia Masa Kecil di "2 thousand 10"

Read to Get 5 Point
image arrow
image article
News

Wasia Project Rilis Single Baru "Takes Me Back Home"

Read to Get 5 Point
image arrow
1 /