Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Teknik Dasar Bushcraft yang Bisa Bikin Lo Selamat di Alam Liar

Situasi dunia yang tengah terhimpit di tengah merebaknya wabah pandemi covid-19 ini mengingatkan kita pada ilmu bertahan di alam liar yang akrab disebut bushcraft. Teknik bushcraft mengajarkan para pelakunya untuk tetap bertahan di tengah ganasnya alam liar dengan peralatan yang seadanya dan jauh dari teknologi modern.

Misalnya untuk hunian, dengan teknik bushcraft lo diharuskan bertahan dan menginap di dalam shelter dengan shelter buatan yang terdiri dari bahan yang seadanya sampai dari ranting pohon beserta dedaunan yang banyak tumbuh di hutan. Berbicara tentang teknik bushcraft, sejarahnya pun mempunyai nilai historis yang sangat menarik dan beberapa tekniknya patut lo simak, bro.

[readalso url=21456]

Sejarah Bushcraft

Image source:  m.kaskus.co.id

Pada umumnya, Bushcraft hampir mirip dengan survival di alam bebas. Bedanya, ilmu survival lebih luas cakupannya, menyangkut berbagai cara yang diperlukan untuk bertahan hidup. 

Baik cara bertahan hidup setelah bencana alam, cara bertahan hidup saat kondisi perang, dan cara bertahan hidup di alam liar, termasuk bushcraft di dalamnya, bro.

Kegiatan yang dipelopori oleh Les Hiddins dan Mors Kochanski di tahun 80an ini, perlahan sukses menarik perhatian para petualang pecinta keindahan alam bebas. Ray Mears makin melambungkan teknik bushcraft dari Britania Raya dengan acara televisinya yang mengangkat tema seputar bushcraft, survival dan woodcraft.

Secara garis besar, bushcraft adalah keahlian bertahan hidup di alam bebas yang mempelajari hal-hal mendasar dari survival seperti mendapatkan air dan makanan, membuat hunian, menyalakan api, navigasi, sinyal, membuat peralatan untuk mempermudah hidup seperti pisau, tombak, alat masak serta mencakup pengetahuan tanaman untuk obat-obatan.

Membuat Api

Teknik bushcraft yang satu ini sangatlah penting, mengingat dinginnya alam liar dan bahan makanan mentah yang harus segera dimasak. Banyak sekali teknik untuk membuat api, salah satunya teknik bow and drill. Teknik ini memanfaatkan gaya gesek dan sudah ada sejak masa prasejarah dimana manusia purba pertama kali menemukan cara membuat api.

Teknik bow and drill mengharuskan lo untuk memutar sebatang kayu (drill) di atas papan kayu yang biasa disebut baseboard / fire board. Gesekan antara dua permukaan kayu ini akan mengubah energi kinetik menjadi energi panas.

Gesekan tersebut akan membuat kedua permukaan terkikis dan menghasilkan serbuk kayu. Jika gesekan tersebut menghasilkan panas yang cukup maka akan menghasilkan bara yang lumayan panas.

Walaupun teknik ini terlihat sederhana, namun perlu keahlian khusus dan kesabaran tingkat tinggi untuk bisa membuat api yang menyala dengan baik. Selain itu, ada juga teknik hand drill, flint and steel, sampai dengan teknik piston untuk membuat api dengan alat yang sederhana.

Membuat Shelter

Dimana pun lo berada, tempat berlindung atau shelter pasti sangat dibutuhkan untuk berlindung dari segala cuaca, beristirahat mengembalikan tenaga bahkan untuk tidur melepas lelah.

Ada tiga jenis shelter, yaitu shelter buatan, shelter semi-alam, dan shelter alam. Shelter buatan merupakan tempat berlindung yang terbuat dari bahan-bahan buatan, misalnya flysheet, ponco, atau plastik.

Sementara itu shelter semi-alam adalah tempat berlindung menggunakan bahan-bahan yang tersedia di alam ditambah dengan beberapa improvisasi sesuai dengan bahan dan kondisi medan, contohnya shelter pohon, shelter tanaman, dan shelter batu. Shelter alam adalah tempat berlindung yang telah tersedia di alam, misalnya gua atau celah tebing.

Bagaimana informasi mengenai sejarah dan beberapa teknik bushcraft di atas? Semoga kondisi kesehatan dunia khususnya Indonesia, segera membaik dan lo bisa mencoba teknik bushcraft di alam bebas. Aamiin.

 

Source: https://pendakiindonesia.com/7-keterampilan-bushcraft/
https://www.telegraph.co.uk/culture/tvandradio/6409585/Ray-Mears-on-bushcraft-and-reckless-broadcasters.html
https://www.parkwoodoutdoors.co.uk/centre/dolygaer/News/47/bushcraft-who-what-when-where-why-and-how

ARTICLE TERKINI

Tags:

Article Category : Wilderness

Article Date : 17/04/2020

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Wilderness

5 Gunung Terbesar di Pulau Jawa yang Mencengangkan, Penuh Misteri!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

4 Misteri Gunung Semeru Paling Terkenal dan Tidak Terpecahkan Hingga Sekarang

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

Keindahan Gunung Kawi yang Akrab dengan Pesona Mistis

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

Arjuno, Gunung di Tiga Wilayah yang Punya Cerita Menarik

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive