Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

TEKTOK

Naik gunung tektok memang kelihatan praktis. Nggak perlu bawa banyak barang, waktu lebih singkat, dan terasa lebih “satset”. Tapi Superfriends justru karena serba cepat, tektok butuh kondisi yang benar-benar siap. Kalau dipaksakan saat kondisi nggak ideal, risikonya bisa jauh lebih besar dibanding pendakian biasa.

Biar nggak jadi keputusan yang disesali di tengah jalur, ini beberapa kondisi yang sebaiknya bikin lo mikir ulang sebelum nekat tektok.

Kurang Tidur

Ini yang paling sering diremehkan. Banyak yang berangkat tengah malam atau habis aktivitas seharian tanpa istirahat cukup.

Masalahnya, tektok butuh stamina stabil dari awal sampai akhir. Kurang tidur bikin fokus turun, reaksi melambat, dan badan lebih cepat drop. Di jalur yang panjang dan terus menanjak, ini bisa jadi kombinasi yang bahaya Superfriends.

Ngeremehin Jalur

Karena “cuma sehari”, banyak yang nganggep jalur bakal santai. Padahal, tektok justru menuntut ritme jalan yang konsisten dan kadang lebih cepat.

Setiap gunung punya karakter sendiri. Ada yang jalurnya panjang, terjal, atau teknis. Kalau dari awal sudah ngeremehin, biasanya baru terasa berat di tengah jalan, saat tenaga mulai habis tapi target belum tercapai.

Sok Kuat, Nggak Mau Denger Badan Sendiri

Ego sering jadi masalah terbesar. Ngerasa kuat, nggak mau istirahat, atau maksa terus padahal badan sudah kasih sinyal.

Di tektok, manajemen tenaga itu kunci. Kalau dipaksakan, risiko kram, dehidrasi, atau bahkan hipotermia bisa meningkat. Lebih baik jaga ritme daripada ngejar cepat tapi akhirnya tumbang.

Nggak Terbiasa Jalan Jauh

Tektok itu bukan cuma soal naik Superfriends, tapi juga turun di hari yang sama. Total jarak dan durasinya bisa panjang.

Kalau belum terbiasa jalan jauh atau latihan fisik minim, tubuh bakal kaget. Lutut bisa cepat sakit saat turun, napas nggak stabil saat naik, dan energi cepat habis.

Perlengkapan Nggak Siap

Karena pengen ringan, kadang orang jadi terlalu minimalis. Air kurang, makanan seadanya, atau bahkan pakaian nggak sesuai.

Padahal kondisi di gunung bisa berubah cepat. Tanpa persiapan yang cukup, hal kecil bisa jadi masalah besar.

Mental Nggak Siap

Tektok itu bukan cuma fisik, tapi juga mental. Jalan panjang tanpa jeda lama, target waktu, dan tekanan buat terus bergerak bisa bikin mental cepat drop.

Kalau dari awal sudah ragu atau nggak yakin, biasanya di tengah perjalanan bakal terasa lebih berat.

Penutup

Mendaki tektok memang menarik, tapi bukan berarti bisa dilakukan asal-asalan. Justru karena serba cepat, semua harus lebih siap fisik, mental, dan perencanaan yang matang Superfriends.

Kalau salah satu kondisi di atas masih kerasa di diri lo, lebih baik ditunda dulu. Gunung nggak ke mana-mana, tapi keselamatan tetap nomor satu.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Hiking

Article Category : News

Article Date : 23/05/2026

Superadventure
Admin Adventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

3 Comments

Comment
DEVI TRI HANDOKO

DEVI TRI HANDOKO

23/05/2026 at 22:18 PM

Jangan Mendaki Tektok Kalau Lo dalam Kondisi Ini
SUPRIYANTO SUPRI

SUPRIYANTO SUPRI

24/05/2026 at 20:06 PM

-
IRWAN JAELANI

IRWAN JAELANI

24/05/2026 at 21:07 PM

-
Other Related Article
image article
News

Gunung Api Purba, Sisa Letusan Kuno yang Masih Bisa Dijelajahi

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Tapering Run: Persiapan Sebelum Trail Running dan Race Ekstrem

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Gunung Tertinggi di Papua, Surga Pendakian dengan Sederet Kisah Unik

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Bukit Klangon: Surga Downhill dan Adventure di Yogyakarta

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive