Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Menggapai Titik Tertinggi Pegunungan Andes (Part 2)

Pendakian awal

Kami diberkati cuaca yang baik di awal pendakian. Langit sangat biru dan tidak ada awan sama sekali. Begitu pula di atas sana, terlihat tidak ada awan yang menutupi ‘Si Pengawas Batu’ (Akhon Cahuak, asal kata Aconcagua dalam bahasa suku Quechua). Medan sangat bervariasi, menanjak dan menurun, dengan tanah berpasir. Tanah yang sangat tidak subur. Karena letak lintang dan ketinggiannya, daerah ini sangat jarang diberkati hujan. Hanya rumput dan semak perdu yang dapat tumbuh di sini. Ketika Mulas melewati kami, debu beterbangan sehingga berjalan dengan penutup hidung pun menjadi pilihan terbaik.

Awal Lembah HorconesAwal Lembah Horcones, Dimana Kami Memulai Pendakian

Sepertinya cuaca sudah membaik, setidaknya saya berharap seperti itu. Di hari kedua kami melakukan aklimatisasi (penyesuaian tubuh terhadap ketinggian) ke Plaza Francia (4,200 mdpl), kemah induk jika akan mendaki Aconcagua melalui sisi selatan. Pendakian dari sisi selatan merupakan jalur tersulit karena dihadapi dengan dinding terjal ribuan meter. Butuh kemampuan tinggi untuk melaluinya. Dan di hari ketiga, setelah 9,5 jam berjalan, akhirnya kami tiba di kemah induk Plaza de Mulas (4.250 mdpl). Hari itu kami berjalan pada suhu 30 derajat Celcius. Teriknya matahari terasa menusuk-nusuk kulit. Pada ketinggian tersebut, radiasi ultra violet matahari lebih kencang daripada di permukaan laut.

Plaza de MujasMenuju Plaza de Mulas dari Confluencia

Hari keempat saya gunakan untuk beristirahat penuh di Plaza de Mulas. Sambil kembali menyesuaikan tubuh dengan oksigen yang semakin tipis. Pagi hari saya berkeliling dan berdiskusi dengan pendaki lain mengenai rencana pendakian dan prakiraan cuaca. Lalu siang hari mulai memilah-milah logistik yang akan dibawa naik. Dan ketika itu pula, kabut mulai turun dan semakin tebal. Dilanjutkan dengan hujan salju selama 20 menit. Walaupun sebentar, ini seperti sebuah pertanda, dari prakiraan yang saya dapat. Cuaca akan semakin memburuk satu minggu ke depan. Salju akan turun hampir setiap hari. Angin akan bertiup kencang antara 40-55 km/jam di kemah pertama mulai dari dua hari ke depan hingga enam hari ke depan.

sunrise Plaza de MulasSunrise di Plaza de Mulas

Akan ada tiga kemah lagi menuju puncak. Kemah ketiga atau disebut Camp Colera berada pada ketinggian 6.000 mdpl. Saya tidak mau membayangkan apa yang akan saya hadapi di sana. Walaupun sebenarnya saya sudah melihat prakiraannya. Bahkan saya tidak bisa mengatakan saat ini apakah bisa naik ke kemah ketiga atau tidak jika prakiraan itu betul. Setidaknya kami punya beberapa hari cadangan. Dan saya hanya bisa berharap yang terbaik karena kami sudah bersiap untuk yang terburuk.

Bersambung ke Part 3

 

ARTICLE TERKINI

Tags:

Article Category : Wilderness

Article Date : 15/02/2016

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Wilderness

5 Gunung Terbesar di Pulau Jawa yang Mencengangkan, Penuh Misteri!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

4 Misteri Gunung Semeru Paling Terkenal dan Tidak Terpecahkan Hingga Sekarang

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

Keindahan Gunung Kawi yang Akrab dengan Pesona Mistis

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Wilderness

Arjuno, Gunung di Tiga Wilayah yang Punya Cerita Menarik

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive