Permainan ini mirip kayak main meriam-meriaman, jadi suara yang dihasilkan juga besar, mirip petasan teko kalau bisa disamakan. Suaranya yang besar itu yang bikin anak-anak senang, tapi bukan main perang-perangan ya bro, cuman adu keras-kerasan suara aja.
Sebenarnya, banyak nama sih dari permainan ini, tergantung tiap daerahnya, cuman orang banyak kenalnya dengan nama Lodong. Entah siapa yang kasih nama itu. Tapi namanya memang udah melegenda sampai sekarang. Coba lo liat bahasan di bawah ini deh bro, biar makin paham sama permainan Lodong ini.
[readalso url=21387]
Sejarah Permainan Lodong

Image source: busy.org/@dianclasher
Secara umum, permainan ini diperkirakan terinspirasi dari senjata yang dipakai oleh bangsa portugis saat mereka berupaya menduduki wilayah nusantara pada abad ke – 6. Meriam adalah salah satu senjata andalan yang dimiliki oleh bangsa portugis saat itu. Kehadiran senjata ini menjadi perhatian khusus bagi masyarakat pribumi.
Mereka terheran-heran melihat ada sebuah senjata yang membunyikan suara yang sangat menggelegar dan mengakibatkan kerusakan yang luar biasa. Lalu mereka terinspirasi untuk membuat replikanya dari sebongkah batang bambu sebagai hiburan yang tidak membahayakan.
Memainkan lodong pun nyaris sama seperti menyulut meriam yang asilnya, bro. Ketika lubang kecil di pangkal bambu tersulut api, maka suara ledakan yang menggelegar langsung terdengar begitu nyaring. Permainan ini umumnya digemari anak-anak dan remaja laki-laki, karena suara yang dihasilkan sangat membuat jantung berdebar dan memacu adrenalin.
Cara Bikin Lodong
Prinsip permainannya, lodong bukanlah permainan yang bersifat kompetisi, melainkan hanya untuk hiburan semata. Permainan ini membutuhkan kesabaran dan jiwa kreativitas tinggi. Sebab, untuk membuat sebuah lodong yang bersuara nyaring membutuhkan tangan dingin dan perhatian khusus.
Jika lo berniat untuk membuat sebuah lodong, berarti lo harus menyiapkan sebilah batang bambu yang cukup tua, bro. Karena semakin tua usia batang bambu dan semakin besar diameter batang bambu, maka kualitas suara yang dihasilkan akan semakin bagus. Selain itu, lo juga harus membersihkan tunggak di setiap pangkalnya dengan parang, agar tidak membahayakan.
Setelah bambu terlihat bersih, lo bisa potong bambu dengan panjang sekitar 1,5 sampai 4 meter dengan diameter bambu sekitar 10 sampai 15 cm. Beri lubang kira-kira sebesar ibu jari, 10 cm dekat pangkal bambu. Lubang inilah tempat menyulut api untuk meledakan lodong. Lubangi tiap ruas bambu dengan linggis, pastikan setiap ruas mempunyai lubang yang rata kecuali pangkal bambu dekat tempat menyulut api.
[readalso url=21373]
Memainkan Lodong
Belum selesai sampai disitu, bro. Lo harus siapkan bahan bakar berupa karbit yang dicampur air atau minyak tanah. Masukan ke dalam batang bambu yang dibaringkan dengan sedikit mendongak ke atas bagaikan meriam yang siap untuk berperang. Kalau lo ingin mendapat dentuman yang luar biasa, lo bisa menggunakan karbit yang ditambahkan sedikit garam. Suaranya dijamin luar biasa, bro.
Satu lagi, bro. Jangan lupa siapkan kayu dengan panjang sekitar 30 sampai 50 cm, beri lilitan kain pada ujungnya untuk menyulut api ke lubang kecil di pangkal bambu. Nyalakan ujung kain tersebut dan sulut ke lubang kecil bambu yang sudah diberi bahan bakar di dalamnya. Duuaaarr!!! suara lodong pun menggelegar dengan dahsyatnya.
Permainan ini memang menjadi hiburan favorit dikala bulan Ramadan. Karena sangat mengasyikan dan bisa membunuh waktu saat berpuasa. Jangan mainkan lodong di kawasan padat penduduk ya, bro. Suaranya yang menggelegar akan sangat membahayakan bagi sebagian orang yang mengidap penyakit hipertensi hingga lemah jantung.
Referensi : www.pikiran-rakyat.com
wikipedia.org
ARTICLE TERKINI
Article Category : Urban Action
Article Date : 29/04/2020
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :