Dikutip melalui Statistic Solution, etnografi merupakan studi mendalam tentang suatu budaya atau aspek budaya. Nah, jadi apa sih sebenarnya wisata etnografi? Wisata etnografi sendiri adalah wisata yang bikin lo mengetahui lebih dekat budaya suatu daerah atau suku yang dikemas dengan menampilkan rumah tradisional, kebiasaan atau tradisi, hingga pakaian adat dari daerah atau wilayah tersebut.
Selain itu, lo jadi bisa menambah pengetahuan serta pengalaman yang nggak bakal terlupakan, bro. Kira-kira seperti apa bentuknya? Daripada makin penasaran, simak ulasan berikut ini, bro!
[readalso url=21710]
Museum Huta Bolon Simanindo, Sumatera Utara

Indonesia memang terkenal dengan wisata budayanya yang masih mengikuti adat istiadat yang turun-temurun. Nah, kalau lo traveling ke Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, jangan hanya ke Danau Toba aja ya, bro! Lo juga wajib nih ke Museum Huta Bolon Simanindo, wisata etnografi khas Batak.
Museum Huta Bolon Simanindo dahulu merupakan istana dari Raja Sidauruk, yang kini beralih fungsi menjadi museum sejak tahun 1969. Di sini, setiap pengunjung bisa menyaksikan megahnya kompleks bangunan Rumah Bolon yang masih terjaga kelestariannya.
Nggak hanya itu aja, di dalam museum juga terdapat beragam koleksi yang dimiliki oleh Raja Sidauruk seperti pakaian adat, alat musik, senjata perang, dan masih banyak lagi yang akan bikin lo mengenal lebih dekat dengan tradisi dan budaya Batak.
Kalau beruntung nih bro, lo bisa menyaksikan pertunjukan Pesta Adat Mangalahat Horbo yang diiringi dengan tarian adat. Tertarik ke sana, bro?
Bukchon Hanok Village, Korea Selatan

Traveling ke Seoul jangan hanya ke tempat-tempat modern aja, bro. Di Seoul, terdapat wisata etnografi yang cukup ramai dan menjadi spot wajib yang harus lo kunjungi, yaitu Bukchon Hanok Village.
Sembari mengenakan hanbok, lo bisa menikmati suasana Bukchon Hanok Village yang disinggahi oleh Rumah Hanok yang menawan dan bikin lo betah jalan-jalan di sini.
Desa ini dahulunya adalah tempat tinggal pejabat dan keluarga kerajaan Dinasti Joseon. Oleh karena itu, Bukchon Hanok Village berlokasi nggak jauh dari Istana Gyeongbokgung dan Istana Changdeok.
[readalso url=21637]
Alberobello, Italia

Italia nggak hanya terkenal dengan Menara Pisa dan Colosseum aja, bro. Ada sebuah kota unik bernama Alberobello yang disinggahi oleh trulli. Nah, trulli merupakan nama bangunan tempat tinggal dengan atap kerucut, dengan tembok yang berasal dari batu kapur. Pada tahun 1996, nama Alberobello masuk ke dalam daftar warisan budaya UNESCO.
Telah ada sejak abad ke-17, wisata etnografi ini sengaja berdiri dengan unik supaya masyarakat Alberobello terhindar dari pemungutan pajak yang mana luas dan tinggi bangunan memiliki nilai pajak yang cukup tinggi pada zaman dahulu.
Trulli identik berwarna putih dengan atap kerucut yang dihiasi simbol fantasi atau keagamaan. Keberadaannya semakin indah karena adanya kebun zaitun.
Mitai Maori Village, Selandia Baru

Selandia Baru memang nggak diragukan lagi dengan destinasi wisata yang menarik. Tapi, jangan habiskan waktu lo hanya berkunjung ke destinasi wisata alam aja, bro! Lo harus mampir ke Mitai Maori Village yang terletak di Rotorua.
Selama di Mitai Maori Village, lo bisa mendapatkan pengalaman baru dengan melakukan berbagai atraksi menarik seperti menyaksikan prajurit dengan pakaian tradisional mengayuh sampan prajurit kuno, melihat rumah adat khas Maori, menikmati makanan hangi yang dimasak secara tradisional, menyaksikan tarian poi, ukiran, ta moko (seni tato), dan masih banyak lagi keseruan yang patut lo cobain, bro.
Traveling atau plesiran ke berbagai negara di dunia jadi semakin seru dengan wisata etnografi ini, bro. Selain menambah pengalaman baru, lo jadi bisa semakin mengenal suatu budaya di daerah yang dikunjungi. Tertarik mencobanya setelah pandemi, bro?
Source: idntimes.com
ARTICLE TERKINI
Article Category : Urban Action
Article Date : 06/06/2020
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :