Suhu selama naik gunung biasanya tinggi, maka dari itu penting banget untuk selalu menjaga tubuh agar tetap hangat. Sehingga terhindar dari penyakit gunung seperti hipotermia. Ada lho beberapa minuman khas Indonesia yang bisa lo nikmati selama mendaki gunung.
Superfriends pasti diantara lo ada yang banyak banget hobi naik gunung. Lo pasti tau betul kalau selama naik gunung harus selalu menjaga suhu tubuh agar tetap hangat. Salah satu usaha pendaki untuk menjaga suhu tubuh hangat, biasanya minum minuman hangat seperti kopi atau teh. Minuman hangat inu juga menghindari lo agar terhindar dari penyakit gunung.
Kalau lo bosan minum kopi atau teh yang itu-itu saja. Coba deh beberapa minuman khas Indonesia yang punya banyak macam. Bahkan minuman ini nggak hanya berfungsi untuk menjaga kehangatan tubuh, tapi bisa juga meningkatkan daya tahan tubuh agar lo tetap kuat hingga menaklukan puncak gunung. Biasanya minuman khas Indonesia ini juga dijual di warung angkringan gunung.
Lalu apa saja minuman khas Indonesia yang bisa lo nikmati selama naik gunung untuk menjaga tubuh tetap hangat? Catat daftarnya di bawah ini.
1. Bir Pletok
Image source: ninakyungsoo.wordpress.com
Walaupun punya nama bir, tapi minuman khas Indonesia ini nggak mengandung alkohol sama sekali. Jadi aman untuk diminum selama lo naik gunung. Bir pletok sendiri dibuat oleh masyarakat Betawi sejak zaman penjajahan Belanda. Awalnya mereka hanya penasaran gimana rasa bir tapi nggak mau yang membuat mabuk. Sehingga terciptalah bir pletok yang nikmat dan bisa dinikmati semua orang.
Karena Indonesia mempunyai keanekaragaman rempah-rempah, masyarakat Betawi membuat bir pletok dari perpaduan rempah-rempah. Mulai dari jahe, kayu manis, sereh, cengkeh, daun jeruk, daun pandan, gula, hingga lada. Banyaknya rempah yang dipakai membuat rasa bir pletok semakin kaya. Warnanya yang kemerahan membuat banyak orang tertarik untuk meminumnya. Selain saat hangat, minuman ini juga bisa diminum saat dingin.
2. Kopi Rarobang
Image source: instagram.com/santhiserad_food
Belum afdol rasanya kalau pendaki gunung belum minum kopi. Tapi daripada lo minum kopi itu-itu saja yang membosankan. Lebih baik coba kopi rarobang yang berasal dari Ambon. Untuk cara pembuatannya hampir sama dengan kopi pada umumnya. Bedanya kopi rarobang mencampurkan beberapa jenis rempah.
Dari sinilah kehangatan tubuh berasal. Rempah yang dipakai diantaranya ada cengkeh, sereh, kayu manis, hingga jahe. Kemudian lo bisa menambahkan gula pasir atau gula aren sesuai selera. Untuk sentuhan terakhir, taburkan kacang kenari di atas kopi.
3. Bandrek
Image source: instagram.com/bandrek555
Biasanya penjual bandrek akan menjualnya bersamaan dengan bajigur. Bandrek sendiri berasal dari daerah Jawa Barat yang bahannya lebih mudah dan sederhana. Untuk segelas bandrek, lo hanya membutuhkan gula merah dan jahe saja. Selain untuk menghangatkan tubuh, bandrek juga bisa meminimalisir masuk angin.
Setiap penjual bandrek juga punya ciri khas masing-masing. Ada yang menambahkan susu, pandan, serai hingga telur ayam. Saat menikmati bandrek biasanya lo ditemani ubi rebus, kacang rebus, hingga pisang rebus sebagai makanan pendamping.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Urban Action
Article Date : 02/11/2021
Source:https://review.bukalapak.com/travel/nikmat-ini-7-minuman-hangat-khas-indonesia-selain-wedang-jahe-71910
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :