Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Cerita tentang Pisau, dari Etika, Knife Throwing, dan Komunitasnya

Terlepas dari stigma negatif tersebut, ternyata banyak orang yang terpincut akan keindahan dari setiap lekukan dan fungsi-fungsi khusus dari benda tajam yang satu ini. Untuk para pencinta pisau di Tanah Air nampaknya bisa bernafas lega, karena komunitas Indonesian Blades siap menampung kreativitas dan aspirasi mereka terkait dunia perpisauan.

Sesuai namanya Indonesian Blades didirikan dengan tujuan menepis berbagai stigma negatif terkait pisau yang terlanjur beredar luas di masyarakat. Menurut anggota Indonesian Blades, seperti yang dilansir dari laman Jawa Pos Radar Solo, setiap pisau pasti memiliki karakteristiknya tersendiri. Karakter ini bisa terbentuk dari jenis bahan, metode pembuatan serta peruntukan masing-masing pisau itu sendiri.

[readalso url=21441]

Edukasi Seputar Pisau

Pisau memang menjadi barang yang sangat berbahaya dan termasuk senjata tajam. Namun, komunitas ini selalu memberi arahan dan mengedukasi setiap anggotanya tentang attitude atau etika ketika membawa sebilah pisau. Pisau yang dibawa setiap anggota komunitas Indonesian Blades haruslah tertutup kovernya, agar tidak membahayakan. Selain itu, pisau yang tertutup kovernya pun tidak boleh sembarangan di pertontonkan selama perjalanan. Setidaknya taruh pisau tersebut di dalam tas dan tidak terlalu mencolok.

Membawa dan mempunyai setiap bilah pisau pun nggak bisa sembarangan, bro. Untuk membawa benda tajam yang satu ini, setidaknya lo harus mendapat izin dari petugas yang berwenang. Oleh karena itu, komunitas ini dalam berbagai kegiatannya selalu berkoordinasi dan meminta surat jalan pada Kepolisian Sektor terdekat atau wilayah hukum masing-masing anggotanya. Sekilas memang terdengar agak rumit, namun ini sangat penting untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

Menghapus Stigma Negatif di Masyarakat

Pemikiran sebagian masyarakat Indonesia, tentu berpendapat kurang baik terhadap orang-orang yang memiliki ketertarikan atau hobi dengan pisau. Namun, seluruh anggota Indonesian Blades selalu berkomitmen untuk menghapus stigma negatif tersebut.

Edukasi ke masyarakat sering mereka lakukan dan mengisinya dengan berbagai kegiatan lain yang pastinya memberikan dampak positif. Selain itu, mereka juga selalu mengimbau kepada anggotanya agar bisa membuktikan kepada masyarakat, bahwa nggak selamanya pemilik pisau itu memiliki hati yang jahat.

Pada setiap event, biasanya mereka selalu mengedukasi masyarakat luas tentang etika dan cara menggunakan pisau yang tepat. Mereka juga kerap mengundang pandai besi lokal untuk memberikan berbagai wawasan dan update terbaru seputar pisau custom.

[readalso url=21417]

Tentang Knife Throwing

Tidak hanya gemar mengoleksi pisau, sebagian besar dari anggota mereka juga hobi melakukan olahraga knife throwing atau lempar pisau. Olahraga ini merupakan olahraga yang bertujuan untuk menancapkan ujung pisau pada sasaran dengan menggunakan tenaga yang cukup kuat dan konsentrasi tinggi.

Biasanya mereka mengasah keterampilan knife throwing dan olahraga pisau lainnya di daerah regional atau chapter masing-masing. Indonesian Blades juga kerap mengadakan berbagai macam kompetisi olahraga pisau skala Nasional untuk menjaring talenta berbakat di Tanah Air.

Komunitas ini memang dikenal sebagai komunitas pencinta bilah pisau tertua di Indonesia dan sudah diakui di kancah internasional. Nggak hanya itu, Indonesian Blades juga pernah menjadi tuan rumah Asean Cutting Competition 2018 di Jakarta, bro.

Nah itu dia, informasi seputar pisau bersama Indonesian Blades. Semoga bisa menginspirasi lo untuk selalu berbuat baik dan menepis stigma negatif dengan kegiatan yang positif. Terus berkarya dan tetap semangat!

 

Referensi : https://radarsolo.jawapos.com/read/2020/02/22/180413/mengenal-komunitas-pecinta-bilah-pisau-tertua-di-indonesia

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #Extreme #solo-traveling

Article Category : Urban Action

Article Date : 24/04/2020

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Urban Action

Staycation Sambil Menyusuri Keindahan Labuan Bajo di Atas Kapal Phinisi, Seru!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Urban Action

5 Hal Penting yang Wajib Lo Tahu Jika Ingin Trekking ke Ranu Kumbolo

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Urban Action

6 Alasan Jangan Bekerja Saat Liburan

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Urban Action

Musisi Lokal yang Lagunya Enak Dinikmati Selama Perjalanan Traveling

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive