Pada dasarnya flashpacker mengedepankan kenyamanan ketika mencari penginapan. Jika menyewa hotel, mereka biasanya cenderung memilih minimal bintang 3. Hal ini yang kelihatan beda sama seorang yang melakukan traveling dengan metode backpacker.
Kalau backpacker itu benar-benar menekan budget. Kalau perlu, tempat yang nggak menghabiskan biaya sama sekali alias gratis. Terus kayak gimana sih kalau mau jadi seorang flashpacker?
[readalso url=22300]
Perlengkapan Flashpacker

Image source: adventuretravelnews.com
Flashpacker memiliki semua perlengkapan, dan nggak pernah meninggalkan laptop, smartphone, tablet, DSLR, dan kamera buat perjalanannya. Itu artinya, mereka yang melakoni metode flashpacker ini selalu tersambung dengan WiFi. Mereka juga bisa merencanakan apa yang akan mereka lakukan besok, di mana akan makan, dan apakah cuaca akan membuat perjalanan dibatalkan atau tidak.
Beberapa flashpacker menggunakan perangkat mereka buat bekerja saat bepergian, memeriksa email sampai berkomunikasi dengan bos di kantor. Sementara yang lain menggunakan gadget buat sosial media mereka secara teratur dengan cerita dari perjalanan mereka.
Alat lainnya adalah jaket. Koper juga nggak diperlukan, sebagai gantinya direkomendasikan ransel kelas atas atau bahkan tas koper. Poinnya, aspek-aspek yang dipertimbangkan flashpacker saat liburan di antaranya adalah kenyamanan (convenience and comfort), kemudahan, dan pengalaman (experience oriented).
Nggak Terikat dan Fleksibel

Image source: blog.tatonka.com
Gaya traveling flashpacker menjunjung prinsip perjalanan yang nggak terikat dan fleksibel. Jadi bukan traveler yang budget oriented. Para flashpacker bisa tiba-tiba melancong ke tempat lain secara dadakan, asal duitnya ada.
Tapi sebenarnya budgeting jadi langkah yang paling nggak kalah penting. Jangan sampai pulang-pulang ke tempat asal malah bikin kantong bolong. Asal ada duitnya itu juga tetap ditakar ya. Jangan langsung diambur-amburkan. Kecuali lo punya darah 'sultan'. Bebas. hehe
[readalso url=22785]
Susun Jadwal Juga Penting
Flashpacking harus dijadwalkan lebih matang. Mulai dari pemesanan akomodasi, tiket, sampai pemilihan aktivitas. Lo harus memastikan waktu nggak terbuang sia-sia. Makanya flashpacker bisa aja menuju lokasi dituju pakai taksi supaya bisa sampai lebih cepat.
Beda banget sama seorang backpacker yang lebih santuy dengan waktu yang lebih banyak. Meskipun dana terbatas, backpacker nggak perlu diburu-buru oleh waktu.
Kalau lo flashpacker solo, baiknya nggak memilih akomodasi sembarangan. Lo bisa menjadikan hotel sebagai tempat penginapan ketimbang resort. Terus jangan sungkan untuk memulai obrolan dengan warga lokal atau turis lain. Mulailah percakapan ringan dengan mereka tentang tempat wisata atau hal-hal lainnya seputar liburan.
Source: https://www.getsweatgo.com/trekking/guides/guide-to-flashpacking-76
ARTICLE TERKINI
Article Category : Urban Action
Article Date : 02/06/2021
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :