“Skateboard di Bogor mah sebenarnya sudah ada semenjak tahun 1992-an lah, tapi masih terpecah-pecah di seluruh Bogor, ada yang namanya Bogor Independent Skateboarder, di puncak ada Pusing (Puncak Street Skateboarding), ada juga ICS, IPB Corner Skateboarding, di Sentul ada, di Pemda juga ada, banyak banget lah,” cerita Gema, perwakilan dari Bogor Skateboarding yang ditemui tim Super Adventure.
Pada akhirnya, lanjut Gema, karena waktu itu semuanya pada ngumpulnya di Taman Kencana, terus geser ke Sempur, maka mereka berpikir bagaimana caranya biar nama-nama komunitas tersebut tetap ada, tapi dibikin semacam wadah baru untuk ngumpulin semuanya. Akhirnya munculah nama Bogor Skateboarding sekitar tahun 2016 atau 2017-an, untuk menyatukan komunitas skateboard se-Bogor Raya.
[readalso url=21803]
Berkebun Selama Pandemi

Image source: Gema
Selama masa pandemi mereka mengaku tidak bisa melakukan kegiatan skateboarding, karena banyak skatepark yang tutup, belum lagi tidak bolehnya acara yang mengumpulkan banyak orang. Untuk mengatasi kejenuhan mereka justru melakukan kegiatan lain, salah satunya berkebun,
“Ya, ini kegiatan kita selama masa pandemi. Mau gimana lagi, ya? Skatepark juga ditutup kan?” ujar Gema sambil menunjukan kebun yang dikelola dirinya bersama teman-teman Bogor Skateboarding lainnya. Ia pun mengakui, kalau kebunnya tersebut baru saja habis di panen. Hasilnya pun sudah dibagikan kepada warga sekitar yang ekonominya terdampak akibat wabah pandemi yang menimpa negeri ini.
“Iya, kemarin mah ramai di sini pada ngambil sayur-sayuran. Gue juga pusing ngaturnya, biar pada kebagian semua,” kata Gema sambil tertawa kecil mengenang aksi sosialnya bersama teman-teman Bogor Skateboarding. Menurutnya, ada kebutuhan primer yang sangat-sangat diperlukan warga yang terdampak pandemi Covid-19, yaitu kebutuhan untuk makan-makanan sehat sehari-hari.
Strategi Mendapatkan Modal untuk Misi Sosial

Image source: Gema
Dirinya pun tak segan membagikan strategi mendapatkan modal untuk menjalani misi sosialnya bersama teman komunitasnya tersebut. “Kalau dari awal, untuk modal kita masih patungan. Sisanya, kita mengandalkan donasi, termasuk donasi keuntungan dari hasil penjualan merchandise,” ungkap Gema.
Untuk mengatasinya mereka bekerja sama dengan salah satu brand ternama di Kota Bogor, dengan menjual t-shirt, dan hasil keuntungannya disisihkan untuk donasi. “Hasilnya pun Alhamdulillah bisa beli bibit, sampai sembako buat dibagikan ke warga yang kurang mampu” ujarnya.
[readalso url=22143]
Ingin Memperbaiki Citra Para Pencinta Skateboard

Image source: Gema
Dirinya bersama teman-teman komunitas Bogor Skateboarding pun ingin memperbaiki citra para pencinta skateboard di Bogor agar tidak selalu dicap negatif oleh sebagian besar masyarakat. “Positifnya kan cuma di fashion doang anak skate mah, sisanya pasti kenalan. Akhirnya, gimana caranya kita ngebuktiin kalau anak skate tuh sebenarnya bisa bermanfaat untuk orang lain” ujar Gema.
Dirinya pun menjadi saksi hidup atas aksi sosial lain yang sering dilakukan teman-teman komunitas Bogor Skateboarding sejak dulu, salah satunya keliling jalan Kota Bogor sambil membawa kantong sampah saat hari bumi.
Yup, dirinya pun ingin semua pencinta skateboard menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat, walaupun sebagian besar masyarakat memiliki stigma yang kurang baik terhadap para pencinta skateboard.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Urban Action
Article Date : 07/09/2020
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :