Bertualang di alam bebas emang menyenangkan, apalagi kalau bisa menikmati segarnya air laut, sungai, maupun danau. Tapi yang perlu diingat kalau lo mau berenang di lokasi-lokasi tersebut, jangan pernah pakai sabun ya, Superfriends.
Membasuh diri dengan sabun apapun itu di danau, sungai, dan laut sangatlah buruk bagi lingkungan. Bahkan, kalau di botolnya udah berlabel biodegradable, alami, atau organik, itu tetap aja buruk. Apapun itu yang disebut pembersih ramah lingkungan, meski mengandung lebih sedikit bahan kimia berbahaya daripada merek konvensional, tetap nggak dimaksudkan untuk dituangkan langsung ke saluran air.
Jadi, kalau lo mau bertualang di alam bebas dan memutuskan buat berenang di danau, sungai, atau laut. Jangan pernah pakai sabun, Superfriends. Begini alasan lengkapnya!
Konsekuensi Lingkungan
Image source: shutterstock.com/IoanaCatalinaE
Deterjen yang terdapat dalam sabun akan memecah tegangan permukaan air, sesuatu yang mungkin nggak disadari sama manusia, tapi itu penting bagi serangga kecil seperti water striders buat bergerak. Tegangan permukaan yang lebih rendah mengurangi tingkat oksigen di dalam air, menyebabkan kerusakan pada ikan dan satwa air lainnya. Kandungan surfaktan pada sabun sangat berbahaya bagi kehidupan danau, terutama invertebrata kecil.
Faktanya, sabun pada umumnya memicu pertumbuhan alga, bunga yang nggak sedap dipandang yang mengaburkan kejernihan air dan mengubah tempat berenang yang indah menjadi tempat yang menjijikan.
Sebagian dari masalah ini adalah jumlah orang yang sekarang berkemah dan bermalam di hutan. Meski satu orang yang berenang di danau nggak akan menyebabkan kerusakan total habitat danau dalam semalam, tapi efek kumulatif dari banyak orang yang melakukannya bakal menyebabkan masalah dari waktu ke waktu.
Cara Aman untuk Membersihkan Diri
Image source: shutterstock.com/bearok862
Cara yang lebih aman untuk membersihkan diri dengan sabun adalah seenggaknya berjarak 61 meter dari danau, sungai, maupun laut. Isi ember dengan air dan gunakan buat mencuci dan membilas di kejauhan dari danau.
Faktanya, sabun populer yang dipakai buat berkemah seperti Campsuds menyatakan dengan jelas pada wadahnya, “Sabun dan cuci setidaknya 200 kaki dari danau dan sungai alpine. Gali lubang sedalam 6 hingga 9 inci untuk membuang sabun cuci dan air bilas. Ini memungkinkan bakteri di dalam tanah untuk mengurai Campsuds dengan aman.”
Saran ini juga berlaku untuk sabun merek apapun. Tanah bertindak sebagai filter, membantu mempercepat biodegradasi dan melindungi satwa liar dengan menutupi bau apapun yang telah dibersihkan.
Pilihan lainnya adalah nggak mencuci dengan sabun saat berada di semak-semak. Tindakan fisik menggosok menyumbang banyak pembersihan tubuh seseorang, jadi lompatlah ke danau dan gosok tubuh secara perlahan dan tanpa sabun. Lo bakal tampil lebih bersih secara signifikan kok, Superfriends.
Ingatlah bahwa produk apapun yang lo miliki di kulit lo juga akan terbawa ke danau. Inilah sebabnya mengapa Hawaii baru-baru ini melarang penggunaan tabir surya kimia; tabir surya ini membasuh orang-orang yang berenang dalam jumlah yang sangat besar sehingga bisa menghancurkan terumbu karang.
Cobalah untuk menghindari produk-produk yang mengandung anti-perspirants, dry shampoo, lotion, dan makeup kalau berencana buat berenang di laut. Bebaskan satwa liar air dari kandungan berbahaya dari rutinitas perawatan tubuh yang sarat bahan kimia, supaya kehidupan laut yang indah ini bisa terjaga bertahun-tahun dan bisa dinikmati sama anak cucu nantinya.
Nah, itu tadi penjelasan lengkap mengenai alasan jangan pernah memakai sabun saat berenang di danau, sungai, maupun laut. Jangan lupa untuk selalu menjaga lingkungan saat lo bertualang di alam bebas ya, Superfriends!
ARTICLE TERKINI
Article Category : Urban Action
Article Date : 17/10/2021
Source:https://www.treehugger.com/never-ever-use-soap-lake-4858470
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :