Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Seniman Sound Foley, Berburu 'Nyanyian' Alam untuk Film yang Sempurna

Dalam sebuah penelitian, seseorang yang mendengarkan suara alam yang alami memperlihatkan adanya aktivitas di jaringan mode bawaan otak yaitu area yang terlibat dalam pikiran manusia untuk menenangkan diri. Tapi tidak semua orang bisa merasakan hal yang sama, tergantung pada suara latar alam yang didengarkan.

Selain itu, ketika seseorang mendengarkan suara alam menunjukkan adanya respons sistem saraf otonom tubuh. Suara alam bisa dikaitkan dengan penurunan respons simpatik tubuh (perasaan tidak puas dan memberontak) serta adanya peningkatan respons parasimpatis yang membuat tubuh rileks dan berfungsi dalam keadaan normal.

Terlepas dari hal, efek suara alam yang alami juga 'diburu' untuk keperluan hiburan. Dalam hal ini yakni produksi film. Jadi kalau lo pernah film bertemakan fauna, seperti 'Jumanji', bisa jadi efek suara hewan yang keluar adalah hasil rekaman langsung dari alam liar. Dan, buat yang belum tahu, ada lo pekerjaan membuat efek suara asli untuk dipakai dalam film. Nama pekerjaannya Foley.

Jadi bisa dibilang, Foley itu suatu proses pembuatan audio untuk membuat suara-suara yang ada dalam suatu film jadi lebih detail. Selain suara alam, contoh lainnya antara lain suara langkah kaki, pintu, gesekan kain, atau pukulan pas lagi adegan berkelahi. Orang yang pertama kali menerapkan cara ini dalam sebuah Film adalah Jack Donovan Foley (1891-1967).

[readalso url=21466]

Tentang Jack Donovan Foley

Image source: marblehead.net

Sebagai pionir, Foley memberikan inspirasi ke dalam bisnis atau industri film. Seniman Foley mulai banyak untuk menciptakan efek suara alami di sebuah cerita film. Suara yang diproduksi bisa berupa deras air, derit pintu, kaca pecah, hujan, petir, hingga badai, serta hewan.

Foley lahir di New York 12 April 1891. Sebelum menjadi seniman 'Foley', dia bekerja sebagai petugas di dermaga New York. Dia kemudian hijrah ke California, di sana dia bekerja di sebuah studio film kecil. Di sanalah dia mulai memiliki banyak jaringan di kancang film.

Singkat cerita, Foley bersama rekannya di Hollywood mulai menjual skrip ke Universal dan menemukan hobinya yang lama kelamaan menjadi garis hidupnya. Saat proses produksi film, Foley menciptakan efek suara langkah kaki. Sejak saat itu, dia bersama krunya memiliki visi untuk menciptakan efek suara yang sempurna. Dia pernah mendapat penghargaan karena mengembangkan dan menciptakan efek suara yang asli.

[readalso url=21487]

Tugas Seniman Foley

Image source: areena.yle.fi

Seniman Foley bertugas menampilkan suara gerakan untuk sebuah film. Seniman Foley, Richard Hinton harus bekerja sungguh-sungguh untuk menciptakan efek suara yang pas. Ketika ada adegan hewan-hewan bergerak, Hinton mencoba untuk mencocokkan langkah kaki mereka dengan tangannya. Untuk suara yang lebih rumit, ia memiliki koleksi benda dan material besar yang ia kumpulkan selama setahun - lembaran logam, potongan karet, pakaian selam tua.

Chris Watson seorang perekam suara biasanya mendapat storyboard dari sutradara untuk menemukan suara yang cocok untuk adegan tertentu. Watson pernah menggunakan tiang mikrofon panjang untuk merekam seekor cheetah yang beristirahat di bawah pohon. Watson juga merekam suara sekitar, sehingga editor dapat menyatukan suara latar yang akurat.

Dalam film dokumenter BBC The Life of Birds, sutradara meminta Watson untuk membuat setumpuk pohon dan semak-semak di mana burung-burung akan dan 'bernyanyi' pada waktu fajar. Dan itu berhasil. Burung-burung muncul dan bernyanyi tepat ke mikrofon kecilnya saat mereka syuting. Perekam suara dan seniman Foley berusaha keras untuk menyajikan suara yang akurat dan memuaskan di film. 

 

Source: https://99percentinvisible.org/episode/sounds-natural/
https://www.thevintagenews.com/2017/07/12/jack-foley-the-artist-who-brought-natural-sound-into-motion-pictures/

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #Extreme #solo-traveling

Article Category : In Depth

Article Date : 23/04/2020

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
In Depth

Jack Wolfskin, Sukses Jadi Merek Outdoor Ramah Lingkungan

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
In Depth

Reinhold Messner, Pendaki yang Usulkan Carstensz Masuk Seven Summits

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
In Depth

Kenalan Sama Para Daredevil dari Berbagai Negara di Dunia

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
In Depth

Madu Ternyata Punya Manfaat Buat Kesehatan Para Pendaki

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive