Belakangan ini, minuman kopi nampak makin dicintai masyarakat dunia termasuk Indonesia. Hal tersebut dapat dibuktikan dari meningkatnya jumlah kedai kopi atau kafe di berbagai pelosok daerah nusantara. Pengunjung kedai kopi berasal dari berbagai kalangan umur, mulai dari remaja hingga dewasa.
Selain untuk menikmati kopi, ada banyak hal lain yang membuat masyarakat tertarik menyambangi kafe atau kedai kopi setiap hari. Sebagian orang biasanya mengunjungi kedai kopi untuk melepas penat sejenak sekaligus mengobrol bersama sahabat. Ada pula yang memilih kafe sebagai tempat untuk membicarakan urusan bisnis atau kantor bersama orang lain. Fasilitas wifi yang disediakan pihak kafe tentunya juga membuat pengunjung semakin betah berlama-lama di sana.

Mengapa Tradisi “Ngopi” Kian Disukai Masyarakat Urban di Indonesia? Photo Credit: fivesenses.com.au
Ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap kopi sebenarnya sudah terlihat dari data yang dirilis International Cofee Organization (ICO) beberapa waktu lalu. Dilansir dari republika.co.id, laporan ICO menujukkan bahwa jumlah konsumsi kopi di Indonesia meningkat hingga 174 persen pada tahun 2016. Meningkat pesat, bukan?
Kopi telah menjadi minuman primadona di kalangan pengunjug kafe dan kedai kopi di Indonesia. Berdasarkan informasi data yang dipaparkan situs okezone.com, pertumbuhan peminum kopi nasional melonjak 8% dibandingkan pertumbuhan kopi global sebesar 6%. Laporan ini semakin mengukuhkan bahwa tradisi ngopi begitu dicintai masyarakat urban Indonesia.
Kenaikan konsumsi kopi diikuti menjamurnya kedai kopi di berbagai daerah Indonesia. Jumlah kedai kopi di Indonesia meningkat drastis dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Berdasarkan temuan data yang dikumpulkan Euromonitor, kedai kopi di Indonesia pada tahun 2017 diperkirakan berjumlah sekitar 1.083.
Demografi Peminum Kopi di Indonesia

Mengapa Tradisi “Ngopi” Kian Disukai Masyarakat Urban di Indonesia? Photo Credit: thedailymeal.com
Tren minum kopi tumbuh subur di kalangan masyarakat Indonesia. Hingga kini jumlah peminum kopi terus bertambah, baik itu dari kalangan laki-laki maupun wanita. Bersumber dari republika.co.id, sebuah platform informasi kesehatan bernama HonestDocs diketahui pernah melakukan survei nasional tentang kopi terhadap 9.684 orang Indonesia.
Rata-rata usia responden yang mengikuti survei ini adalah 18-34 tahun. Berdasarkan hasil survei, HonestDocs mendapat temuan bahwa kaum pria lebih sering meminum kopi dibandingkan perempuan. Sebagian besar responden laki-laki mengaku mengonsumsi 2-3 gelas kopi per hari, sementara wanita rata-rata meminum segelas kopi untuk satu hari.
Temuan unik lain yang diperoleh HonestDocs adalah usia mampu mempengaruhi frekuensi konsumsi kopi dalam diri seseorang. Hal tersebut mengacu pada data survei di mana 23 persen responden lansia mengonsumsi kopi sekitar 11 gelas per hari. Daerah dengan jumlah peminum kopi terbanyak di antaranya adalah DKI Jakarta (57 persen), Sumatera Barat (57 persen), dan Sulawesi Utara (51 persen).
Mengapa Jumlah Peminum Kopi di Indonesia Terus Meningkat?

Mengapa Tradisi “Ngopi” Kian Disukai Masyarakat Urban di Indonesia? Photo Credit: akamaihd.net
Ada banyak faktor yang membuat budaya ngopi tumbuh subur di Indonesia, misalnya seperti keberadaan buku dan film bernuansa kopi. Produk-produk tersebut dianggap mengilhami masyarakat untuk melakoni gaya hidup baru. Pendapat ini disampaikan oleh pemerhati kuliner dan gaya hidup Kevindra Soemantri.
“Orang Indonesia banyak minum kopi karena tren yang dibangun dari suatu yang berkesinambungan. Tren ngopi jadi booming sejak muncul novel dan film ‘Filosofi Kopi’. Sebelumnya rerata hanya kalangan masyarakat B plus yang mengonsumsi, begitu novel itu muncul konsumen kopi langsung banyak sampai ke kalangan atas dan bawah sehingga membuat tren ini jadi massive,” tutur Kevin, dikutip dari okezone.com, Kamis (9/11/2017).
Menurut Kevin, masyarakat Indonesia sebenarnya sudah lama mengenal budaya ngopi. Ia mencontohkan hal tersebut dari banyaknya kopi tradisional dari berbagai penjuru nusantara, misalnya seperti kopi Aceh, kopi Medan, kopi Toraja, dan lain-lain. Kevin berasumsi bahwa tren budaya ngopi ini hanya mempertegas budaya yang sebenarnya sudah mengakar di masyarakat sejak lama.
Dampak Kopi terhadap Kondisi Mental?

Mengapa Tradisi “Ngopi” Kian Disukai Masyarakat Urban di Indonesia? Photo Credit: marketwatch.com
Kopi ternyata juga berkhasiat terhadap keadaan mental para peminumnya. Dilansir dari kompas.com, psikolog klinis dari Washington DC Vinita Mehta Ph.D., Ed.M. mengatakan kopi memberi manfaat positif terhadap kondisi kesehatan mental. Minuman berkafein ini diyakini dapat mempengaruhi psikologi manusia. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kafein dalam dosis normal dapat menaikkan kinerja perilaku dan kognitif sederhana.
Sekelompok ilmuwan pernah melakukan penelitian yang mewajibkan relawannya untuk mengonsumsi 200 miligram kafein yang setara dengan jumlah dua sampai tiga cangkir kopi. Para relawan kabarnya meminum kopi 30 menit sebelum menjalani tugas verbal. Hasilnya, kemampuan mereka dalam mengingat kata-kata berkonotasi positif meningkat. Peneliti menduga hal ini berkaitan dengan efek kafein yang mampu memicu bangkitnya neurotasmitter dopamin dalam tubuh.
Studi lainnya menunjukkan bahwa kopi panas dapat meningkatkan tingkat kepedulian seseorang. Jadi, para peneliti awalnya menyuruh sebagian relawan untuk memegang cangkir kopi panas dan sisanya menyentuh cangkir kopi dingin. Setelah itu, tiap relawan disuruh membaca deskripsi tentang orang tak dikenal dan melakukan penilaian terhadap kepribadian orang-orang ini.
Hasil penelitian ini ternyata cukup unik. Sebagian besar relawan yang memegang cangkir kopi panas melihat orang asing sebagai sosok individu dengan kepribadian baik. Oleh sebab itu, mereka berkenan untuk menunjukkan sikap murah hati. Penilaian ini kabarnya bertolak belakang dengan hasil evaluasi relawan pemegang cangkir kopi dingin terhadap orang asing.
Demikian paparan informasi singkat seputar kultur minum kopi di Indonesia serta manfaat kopiterhadap kondisi mental. Semoga informasi di atas membuka wawasan kalian mengenai budaya ngopi yang tengah berkembang belakangan ini. Apakah lo termasuk orang yang gemar mengonsumsi kopi sehari-hari?
Feature Image - asbeasc.org.br
ARTICLE TERKINI
Article Category : In Depth
Article Date : 31/10/2019
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :