Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Mengapa Backpacking Masih Digemari Banyak Orang Hingga Kini?

Dewasa ini, milenial dikatakan menjadi generasi sering melakukan traveling. Banyak pelancong berusia muda tertarik menjelajahi berbagai tempat indah di dalam maupun luar negeri untuk mendapat pengalaman berkesan. Berhubung penghasilan rata-rata kaum milenial belum begitu besar, sebagian besar dari mereka menjajal aktivitas jalan-jalan dengan cara backpacking.

 

Sensasi petualangan yang ditawarkan aktivitas backpacking dianggap serasi dengan sifat milenial. Traveler muda umumnya mencoba traveling untuk melepas jenuh atau stres yang menumpuk dalam kepala. Mereka membutuhkan hal ini untuk mengalihkan pikiran dari rutinitas harian yang monoton atau tekanan pekerjaan yang berat.

 

Jumlah milenial yang traveling dengan backpacking ternyata relatif banyak. Berdasarkan penelitian kolaborasi Airy Rooms dan YouGov Research yang dimuat dalam laman kumparan.com, sebanyak 30 persen milenial masih gemar berlibur secara backpacking. Data ini terlampir dalam laporan berjudul “Airy Budget Travel Insight 2020”.

 

Backpacker Milenial dan Hotel Bujet

Mengapa Backpacking Masih Digemari Banyak Orang Hingga Kini? Photo Credit: roughguides.com

Berbicara tentang backpacking, milenial biasanya memilih hotel bujet sebagai tempat penginapan. Laporan Airy Rooms dan YouGov Research tadi juga menunjukkan bahwa keputusan ini dipengaruhi oleh biaya menginap hotel bujet yang murah. Mereka pun bisa menghemat pengeluaran selama liburan.

 

Selain itu, pelancong muda juga senang bermalam di hotel bujet karena lokasinya cukup strategis. Terlebih jika hotel tersebut memberlakukan potongan harga atau promosi kepada setiap pengunjungnya. Menurut VP Marketing Airy Ika Paramita, pelancong Indonesia cukup bijak dalam menentukan tempat penginapan.

 

Dilansir dari kumparan.com, Ika mengatakan traveler Indonesia tidak hanya menjadikan harga murah sebagai pertimbangan dalam memilih akomodasi penginapan. Menurutnya, banyak traveler lokal yang tetap memilih hotel berdasarkan faktor kenyamanan, lokasi, dan kebersihan. Sekitar 39 persen orang masih memprioritaskan kebersihan. Sementara itu, jumlah orang yang mengutamakan kenyamanan dalam akomodasi  dikatakan mencapai 36 persen.  

 

[readalso url=21221]

 

Kota-kota di Asia dengan Biaya Hidup Murah

Mengapa Backpacking Masih Digemari Banyak Orang Hingga Kini? Photo Credit: expertvagabond.com

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, para backpacker tentu perlu memerhatikan ongkos atau biaya saat melakukan traveling. Lo wajib mengetahui apakah tempat yang didatangi benar-benar menawarkan biaya hidup murah atau tidak. Dilansir dari detik.com, agen asuransi perjalanan asal Inggris Travel Insurance baru saja merilis laporan bertajuk “Backpacker Index – The Cheapest Cities to Visit in Asia”.

 

Laporan tersebut menampilkan peringkat kota di Asia berdasarkan biaya harian untuk bermalam di hostel, tarif naik kendaraan umum sebanyak dua kali, ongkos makan di tempat wisata lokal sebanyak tiga kali, serta biaya konsumsi bir lokal tiga kali dalam sehari.

 

Kota yang menduduki peringkat teratas dalam daftar ini adalah Hanoi di Vietnam. Total biaya yang perlu disiapkan wisatawan untuk menjalani rangkaian kegiatan yang sudah dipaparkan di atas adalah 14,24 pound sterling atau setara dengan Rp 253.000. Cukup murah bukan?

 

Posisi kedua ditempati oleh kota Vientieni yang berasal dari negara Laos. Wisatawan diperkirakan menghabiskan biaya harian sebesar 14,73 pound sterling atau sekitar Rp 264.000. Di bawahnya, ada kota Vietnam dengan total anggaran harian 15,16 pound sterling atau sekitar 270.000.

 

Kota Yangon di Myanmar menduduki peringkat keempat dengan total biaya 15,64 pound sterling atau setara Rp 278.000. Setelah itu, ada kota Pokhara asal Nepal yang bertengger di posisi kelima dengan ongkos harian 15,74 pound sterling atau sebesar Rp 280.000. Mantap bukan?

 

Daftar ini juga diketahui memuat dua kota asal Indonesia bro, yakni Jakarta dan Bali. Jakarta menempati posisi kedua belas dengan biaya harian sebesar 19,24 pound sterling atau sekitar Rp 348.000. Sementara itu, Kuta Bali menduduki peringkat ketujuh belas dengan ongkos harian 21,67 pound sterling atau sekitar Rp 392.000

 

Tips Lancar Jalan-jalan dengan Cara Backpacking

 

Mengapa Backpacking Masih Digemari Banyak Orang Hingga Kini? Photo Credit: theculturetrip.com

Sebelum berangkat backpacking, ada baiknya lo mengetahui beberapa hal penting agar perjalanan liburan berjalan lancar. Apa sajakah hal-hal yang perlu diingat dan dipersiapkan pelancong untuk backpacking? Dilansir dari tempo.co, berikut adalah 3 tips jalan-jalan backpacking bagi pemula

 

1. Membawa Barang untuk Pertolongan Pertama

Untuk mengantisipasi hal tak terduga, traveler perlu menyiapkan barang-barang terkait penanganan kesehatan. Bawalah peralatan yang mudah dibawa seperti perban, antiseptik, obat pribadi, dan lain-lain. Keberadaan barang-barang ini akan menambah kesiapan lo bila sewaktu-waktu mengalami kejadian tak terduga.

 

2. Menaruh Uang di Tempat Terpisah

Uang sangat diperlukan backpacker untuk bisa melakukan berbagai aktivitas liburan. Oleh sebab itu, lo disarankan menyimpan uang di tempat terpisah agar aman sepanjang liburan. Uang yang diletakkan secara terpisah cukup efektif menurunkan risiko kehilangan dalam jumlah banyak. Pasalnya, persediaan uang lo kemungkinan bakal tetap ada karena posisinya berada di tempat berbeda.

 

3. Menjaga Komunikasi dengan Orang Lain

Mengapa Backpacking Masih Digemari Banyak Orang Hingga Kini? Photo Credit: dreamstime.com

Menjaga komunikasi selama bacpacking adalah hal yang wajib dilakukan setiap pelancong. Lo perlu rutin menghubungi orang terdekat mengingat perjalanan memakan waktu lama serta tujuan belum begitu jelas. Oleh sebab itu, kabari teman atau orang terdekat dengan pesan singkat karena hal ini berkaitan dengan keamanan diri. Beri tahu mereka soal posisi terkini atau rencana perjalanan berikutnya.

 

[readalso url=21227]

 

Demikian informasi seputar backpacking serta alasan mengapa milenial banyak menyukainya. Semoga penjelasan di atas menambah wawasan serta menginspirasi lo untuk lebih sering jalan-jalan kala liburan. Jangan lupa untuk menjajal traveling dan bersenang-senang ya bro!

Feature Image - stocksy.com

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #solo-backpacker

Article Category : In Depth

Article Date : 29/02/2020

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

8 Comments

Comment
Yanti A

Yanti A

30/01/2025 at 09:37 AM

bagus
Yohanes Hariono

Yohanes Hariono

28/02/2025 at 08:21 AM

Mending cari hotel/resort yg lumayan bagus trs staycation aja..
Nasna

Nasna

01/05/2025 at 17:31 PM

bagus
ERRI HARI WULANDARI

ERRI HARI WULANDARI

28/05/2025 at 13:55 PM

Mengapa Backpacking Masih Digemari Banyak Orang Hingga Kini?
Brawijaya Hutabarat

Brawijaya Hutabarat

22/06/2025 at 06:13 AM

Coll
ENI PURWANTI

ENI PURWANTI

23/06/2025 at 08:29 AM

Mengapa Backpacking Masih Digemari Banyak Orang Hingga Kini? Photo Credit: dreamstime.com Menjaga komunikasi selama bacpacking adalah hal yang wajib dilakukan setiap pelancong. Lo perlu rutin menghubungi orang terdekat mengingat perjalanan memakan waktu lama serta tujuan belum begitu jelas. Oleh sebab itu, kabari teman atau orang terdekat dengan pesan singkat karena hal ini berkaitan dengan keamanan diri. Beri tahu mereka soal posisi terkini atau rencana perjalanan berikutnya.
Vivi

Vivi

03/08/2025 at 16:39 PM

Thanks info
SUPRIYANTO SUPRI

SUPRIYANTO SUPRI

07/01/2026 at 13:30 PM

Mengapa Backpacking Masih Digemari Banyak Orang Hingga Kini?
Other Related Article
image article
In Depth

Jack Wolfskin, Sukses Jadi Merek Outdoor Ramah Lingkungan

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
In Depth

Reinhold Messner, Pendaki yang Usulkan Carstensz Masuk Seven Summits

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
In Depth

Kenalan Sama Para Daredevil dari Berbagai Negara di Dunia

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
In Depth

Madu Ternyata Punya Manfaat Buat Kesehatan Para Pendaki

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive