Skateboarding bisa dibilang sebagai salah satu olahraga extreme yang sangat populer di Indonesia. Sisi menarik dari olahraga extreme ini bukan hanya sekedar adu cepat mengayuh papan skateboard dengan kaki, melainkan bagaimana lo bisa beratraksi dengan apik dengan skateboard andalan lo.
Kepopuleran skateboarding di Indonesia tak lepas dari majunya perkembangan teknologi digital di masa kini. Mudahnya berbagi video di era digital membuat orang-orang, termasuk pecinta skateboarding ikut merasakan manfaatnya. Yap, para expert dapat dengan mudah membagikan aksinya dan turut "meracuni" para pemula yang baru ingin merasakan untuk ikut terjun langsung memulai latihan.
[readalso url=21416]
Sejarah Videografi Skateboarding

Image source: skateboardinghalloffame.photo-by-jim-goodrich
Skateboarding dimulai dengan awal yang sederhana, begitu juga dengan videografinya. Balik lagi ke zaman ketika hari-hari dimana olahraga extreme mulai mendapatkan ketenaran dan kompetisi skateboard mulai banyak diselenggarakan. Uniknya kompetisi skateboard tersebut dimainkan di kolam renang tak terpakai dengan tambahan bowls dan rintangan lain di dalamnya.
Dilansir dari laman premiumbeat.com, Stacy Peralta yang merupakan bagian dari komunitas legendaris skateboard dunia "Zephyr Skate Crew", merekam aksi-aksi extreme para skateboarders papan atas kala itu, termasuk Tony Hawk muda.
Mengingat waktu itu belum tersedia layanan berbagi video lewat internet, maka video aksi para skateboarder itu disebar melalui kaset VCD. Sejak saat itu, banyak skater tumbuh dan ingin merekam aksi-aksi skateboardnya sendiri.
Video skateboard sekarang ini seperti menjadi buku harian para pecinta olahraga extreme ini. Hal ini tentu saja menjadi peluang untuk menunjukan keahlian pada semua orang dan yang paling penting peluang untuk mendapatkan penghasilan, dari sponsor salah satunya.
Bangkitnya Konten yang Disponsori

Image source: piqsels.com
Beberapa perusahaan mulai menyadari kekuatan massa yang menonton video skateboard, terutama perusahaan pembuat papan skateboard pastinya. Mereka mulai menyeleksi karakter skater yang cocok dengan papan skateboard yang mereka produksi.
Sekitar tahun 1991, produsen skateboard ternama "Blind" meminta bantuan fotografer olahraga extreme Spike Jonze, untuk membuat video atraksi skateboard yang lebih segar, lalu munculah sebuah karya yang akrab disebut Video Days tahun 1991. Video ini menampilkan aksi-aksi extreme Mark Gonzales, Jason Lee, dan legenda skate lainnya.
[readalso url=21403]
Munculnya Beragam Pilihan Video Skateboarding
Video Days dianggap menjadi salah satu video skateboard yang secara spesifik menentukan genre, sehingga mempengaruhi banyak kreator video lainnya untuk mengikuti formatnya dan sudut pengambilan gambarnya.
Setelah Video Days, video skateboarding legendaris terus bermunculan sampai tahun 2000an, seperti Girl "Mouse" (1996), “Welcome to Hell” (1996), dan “Yeah Right!” (2003). Pada dasarnya semua video-video tersebut mengikuti pola dasar yang sama, hanya saja memperkuat tampilannya berdasarkan kreativitas masing-masing.
Tiga Hal Penting dalam Videografi Skateboarding
Setelah video-video tadi meledak di pasaran, banyak yang berpendapat semua tampilan video tersebut sangat memuaskan dan sangat solid. Beberapa orang akan mengatakan hasil ini nggak lepas dari "cawan suci" kamera video skateboard, Sony VX1000.
Sementara beberapa orang lainnya berpendapat, hasil solid itu didapatkan dari kombinasi antara estetika pengambilan gambar dan aksi extreme para skateboarder. Menurut Robbie Janney, Video Produser asal Amerika Serikat, ada tiga hal komponen penting yang menentukan dari video skateboarding di era digital ini.
Fisheye / Wide Lenses. Kebanyakan videografer skateboarding mengambil gambar dengan lensa lebar atau fish eye untuk menangkap semua atraksi extreme para skater dalam pengambilan gambar. Hal ini dikarenakan para skater akan bergerak sangat cepat, sehingga para videografer terkadang kewalahan mengikuti gerakan lincah para skater. Dengan fish eye, tampilannya lebih melebar dan tetap aman menangkap segala atraksi para skater.
Warna yang "crunchy". Karena warna yang ditangkap kamera sangat natural, video skateboarding memiliki ciri khas "renyah" untuk warnanya. Kerenyahan warnanya membuat video skateboarding benar-benar terasa hidup.
Layout 4:3. Seperti komponen estetika di atas, layout 4:3 dari sebagian besar video skateboarding berasal dari kamera yang mengambil gambar adegan tersebut, bukan dari pilihan gaya. Dan pilihan datang kepada Layout 4: 3 sebagai ciri khas dari video skateboarding klasik.
So, itu dia informasi mengenai videografi skateboarding. Semoga menambah inspirasi lo untuk menekuni olahraga extreme kesukaan lo, dan percaya diri untuk membagikannya kepada khalayak luas.
Referensi : https://www.premiumbeat.com/blog/skate-videography-unsung-hero-cinema-verite/
ARTICLE TERKINI
Article Category : In Depth
Article Date : 22/04/2020
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :