Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Catatan Sejarah Erupsi Gunung Semeru Sejak Tahun 1818

Gumpalan pekat berwarna abu kehitaman kelihatan mengerikan. Guguran lava Gunung Semeru mengarah ke timur dan selatan. Kalau menyesuaikan arah mata angin kala itu, arahnya menuju Lumajang.

Dampak erupsi Semeru juga dirasakan sampai Banyuwangi. Beberapa daerah di sana dilanda hujan abu. Kendaraan yang diparkir di luar rumah juga kelihatan terselimuti debu.

Erupsi gunung Semeru bukan baru kali ini terjadi. Gunung yang berada di Jawa Timur pertama kali erupsi itu pada tahun 1818.

[readalso url=22606]

1895 

Image source: shutterstock.com/Rainer Albiez

Di tahun ini tanah garapan rusak akibat erupsi Semeru. Erupsi terjadi pada tanggal 22 Mei sampai 10 Juli. Lalu di 1 Oktober leleran lava  terjadi.

1911 

Erupsi Gunung Semeru pada tahun 1911 juga mengakibatkan aliran lava di Januari dan Februari. Muncul juga awan panas.

1941-1942 

21 September 1941-Februari 1942 erupsi terjadi. Erupsi ini sampai di lereng sebelah timur pada ketinggian antara 1400 dan 1775m.  Ada 6 tempat titik letusan. Leleran lava masuk ke B. Semut dan menimbuni Pos Pengairan Bantengan. Aliran lava sepanjang 6,5km.

1961 

Letusan di tahun ini ada tipe stromboli. Stromboli merupakan jenis letusan yang mempunyai interval waktu yang hampir sama di setiap letusannya sehingga letusan dapat terjadi setiap beberapa kali dalam interval waktu yang sama. Material-material yang keluar akibat letusan ini berupa bom, lipari maupun abu vulkanik.

Letusan Semeru ini memiliki tinggi abu 3000 m di atas puncak. Bahan letusan dilemparkan sampai Recopodo. Aliran lava terjadi di Kali Glidik, Besuk Sat, Besuk Bang dan Besuk Kobokan.

1994

Erupsi Semeru juga terjadi pada 2 Februari-15 Februari 1994. Pada 2 Februari terjadi 9 kali letusan. Asap tebal membumbung tinggi sampai 500 meter. Guguran lava mengalir sejauh 1 kilometer sebanyak 34 kali.

Lalu pada 3 Februari dentuman keras terdengar dibarengi dengan hujan abu. Sejak letusan pada tahun 1994 ini tercatat sebanyak tujuh orang meninggal dunia. Dua orang hanyut. 

[readalso url=22437]

2002 

Gunung Semeru pada 11 Maret 2002 erupsi lagi. Guguran lava meningkat pada April 2002 hingga Agustus 2002. Letusan kembali terjadi pada 23 Desember 2002 hingga 30 Desember 2002. Pada 30 Desember 2002 awan panas memasuki Besuk Bang sejauh 2.000 m.

2008 

Di tahun 2008 erupsi terjadi mulai dari tanggal 15 Mei hingga 22 Mei. Di bulan Mei terjadi guguran awan panas yang didahului oleh letusan asap dengan ketinggian 500 meter.  Lalu pada 21 Mei terjadi enam kali guguran awan panas. Arah awan panas itu ke Besuk Bang, Besuk kembar dan Besuk Kobokan dengan jarak luncur 1000-3000 meter. Sedangkan di 22 Mei ada 4 kali guguran awan panas. 

2018 

Gunung Semeru erupsi lagi di pagi hari tepatnya pukul 07.49 WIB dengan tinggi abu yang teramati kurang lebih 300 meter di atar puncak. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi 34 detik. 

2019 

Setahun kemudian erupsi terjadi pukul 08.30 WIB. Dilaporkan ada tiga kali letusan berasap putih. 

2020

Teranyar erupsi di Semeru tahun 2020 sudah tercatat sejak Januari. Lalu di bulan November ini terjadi guguran lava dan awan panas. Warga di bantaran sungai sekitar Semeru diminta waspadai lahar dingin. Masa tanggap darurat letusan Gunung Semeru sempat diterapkan dan berakhir pada 7 November 2020.

 

source: https://kumparan.com/kumparannews/sejarah-letusan-gunung-semeru-sejak-1818-1uhSVPp5qfJ

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #Extreme #solo-traveling

Article Category : In Depth

Article Date : 19/12/2020

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
In Depth

Jack Wolfskin, Sukses Jadi Merek Outdoor Ramah Lingkungan

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
In Depth

Reinhold Messner, Pendaki yang Usulkan Carstensz Masuk Seven Summits

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
In Depth

Kenalan Sama Para Daredevil dari Berbagai Negara di Dunia

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
In Depth

Madu Ternyata Punya Manfaat Buat Kesehatan Para Pendaki

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive