Dulu muncul tren gelang tali temali yang warnanya macam-macam. Nyentrik di di pergelangan tangan dan diminati kalangan muda. Salah satu pedagang gelang di Solo, Jawa Tengah, ikut kecipratan cuan dari tren itu. Adalah Deva Handriyan sang pemilik Bakul Gelang.
Namanya tren, umur pasti nggak panjang. Ketika momen itu nongol lagi ke permukaan, di situlah corong pundi-pundi terbuka. Tinggal siapa yang jeli melihatnya dengan hitung-hitungan yang matang.
Deva sendiri terjun ke bisnis gelang karena hobi. Awalnya dia iseng buat pesanan cuma buat teman-temannya sendiri. Tapi lama kelamaan kreasi gelangnya makin diminati. Peluang itu yang nggak dilewatkan oleh Deva.
[readalso url=23475]
Jual Produk Handmade

Image source: instagram.com/bakulgelang
Deva menjual gelangnya mulai dari harga Rp8 ribu sampai Rp90 ribu per buahnya. Variasi harga itu tergantung motif sama tingkat kesulitan proses pembuatannya.
Maklum, ini gelang produk handmade. Jadi jasa pembuatannya juga harus dihargai ya. Semua gelang yang dibikin ini motifnya anyaman, berbahan prusik dan paracord. Jadi ukurannya lebih tebal dibanding gelang biasa.
Dalam waktu sebulan dia bisa menjual 50 buah gelang. Kalau lagi ramai pesanan bisa hampir dua kali lipat. Kerennya lagi, pesanan gelangnya itu nggak cuma dari Jawa aja lho, tapi luar Jawa juga terpesona sama gelang buatannya.
Laris Manis di Pasaran

Image source: instagram.com/bakulgelang
Pelaku bisnis gelang lainnya juga merasakan keuntungan. Kartika Yuswadi, pemilik label Semoet Ketjil dari Yogyakarta ini juga dapat untung dari bisnis gelang tali.
Kalau si Semoet Ketjil ini jual gelang dari yang model polos, motif, sampai warna-warni. Bisa juga lho dibuat silang warna. Cantik waktu dipakai di tangan. Kartika nggak nyangka kalau gelang buatannya itu laris manis di pasaran. Omzetnya bisa sampai Rp juta per bulan.
Dia membanderol harga gelangnya mulai dari Rp 15 ribu sampai Rp 500 ribu per buah. Balik lagi nih, harga mahal tergantung material sama tingkat kerumitan pembuatannya.
[readalso url=23507]
Harus Punya Ciri Khas
Namanya bisnis pasti bakal ada kompetitor. Nah biar tetap jadi sorotan pembeli harus ada inovasi dan juga ciri khas. Gelang buatan Deva itu memiliki ciri khas dari segi pemilihan bahan. Kalau bagi Deva, pemilihan bahan gelang itu penting buat ngebangun image branding.
Kalau Kartika sama si Semoet Ketjilnya itu memberi sentuhan manis di setiap gelangnya. Jadi dia itu menambahkan aneka aksesoris biar makin nyentrik. Warna-warna yang dipilih juga nggak mainstream. Kartika ngasih warna mulai dari yang soft sampai pastel kayak merah muda, biru muda, hijau telur asin dan tosca.
Source: https://peluangusaha.kontan.co.id/news/mengikat-untung-dari-pesanan-gelang-tali-temali?page=all
ARTICLE TERKINI
Article Category : In Depth
Article Date : 18/05/2021
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :