Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Mengenal Balap Flat Track, Adu Kebut di Sirkuit Tanah Berbentuk Oval

Apa sih Flat Track? Di Indonesia balap Flat track memang belum begitu familiar. Tapi belakangan ini, banyak pihak penyelenggara adu balap yang adiksi sama ajang kebut-kebutan mulai bikin ajang omba Flat Track.

Satu hal yang membedakan balap Flat Track dengan motocross yaitu pada tipe sirkuitnya. Di arena Flat Track, lo nggak bakal nemuin jalanan berkelok, kelok, gundukan yang tinggi, atau ramp motocross yang bisa jadi adu skill melayang di udara. 

Jalur balap lomba Flat Track sederhana banget. Bentuk sirkuitnya ouval. Meski treknya kelihatan mudah, yang jadi tantangan setiap pembalap yakni lintasan balapnya yang dibuat dalam kondisi licin.

[readalso url=21296]

Sangat populer di Amerika

Image source: www.americanflattrack.com

Balap Flat Track sudah berusia ratusan tahun di Amerika Utara. Di negeri Paman Sam itu, Flat Track juga disebut sebagai dirt bike race. Oh iya, Flat Track jadi salah satu balapan motor tertua dan tradisional di Amerika.

Di awal tahun 1900-an, Flat Track awalnya lomba balap sepeda di lintasan kayu yang membelok 45 derajat. Sepeda motor digunakan untuk menarik sepeda yang ikut lomba agar menghasilkan kecepatan maksimal. Tetapi karena perkembangan zaman, sepeda tersingkirkan oleh keberadaan motor dan lintasan kayu nggak akan kuat menahan laju kuda-kuda besi ini.

Singkat cerita, promotor balap mulai membangun trek tanah yang bentuknya hanya oval. Iyak oval. Jalurnya hanya berputar tanpa ada hala rintang. Satu-satunya tantangannya ya itu tadi bro, lintasannya super licin. 

[readalso url=21294]

Tersingkir oleh Motocross 

Image source: www.americanflattrack.com

Tahun 1950 baru dibuat organisasi kejuaraan pertama. Lama kelamaan, Track Flat terus berjaya. Puncaknya ketika dibuatnya film dokumenter terkait Flat Track. FIlm itu dipertontonkan ke jutaan orang.

Sayangnya, memasuki tahun 1980-an, street race dan motocross mengubur popularitas Flat Track. Namun setelah mati suri, balap Flat Track comeback! Balapan motor ini kembali digemari karena memiliki keunikan tersendiri dari segi mekanisme balapnya. Namun tak bisa dipungkiri, Flat Track seakan jadi anak tiri di kancah balap motor karena belum termasuk industri besar di dunia otomotif. 

Skill pengendera diuji di sini. Nggak cuma kenceng, tapi lo harus bisa menstabilkan laju motor ketika ngebut di tikungan. Jangan sampai selip yang menyebabkan lo jadi 'gugur' di arena balap.

Peraturan Flat Track

Image source: www.americanflattrack.com

Pada tahun 2019 American Flat Track (AFT), sebagai Dewan Penasihat Flat Track Amerika memutuskan agar pembalap mengikuti minimal tiga kali perlombaan untuk memenuhi syarat lisensi AFT. Diatur juga, dalam satu kali balap hanya ada 16 riders dengan urutan tiga baris ke belakang. Sebanyak 6 pembalap di belakang, lalu menyusul dua baris dengan jumlah 5 pembalap.

Aturan sebelumnya, setiap kali balap, jumlah pembalapnya menyesuaikan kondisi track. DIsebutkan, apabila ada 18 pembalap dalam satu kali perlombaan akan terlalu banyak untuk lintasan pacu. Pada umumnya aturan baru yang dibuat dasarnya untuk keamanan pembalap. 

Dalam ajang balap Flat Track, biasanya pada lap pertama akan kaos (Chaos) alias berantakan karena pembalap mencoba menyalip masuk ke posisi paling depan. AFT juga mengatur soal spesifikasi motor balap di lomba Flat Track. Motor yang dipakai lomba harus menggunakan fender depan bergaya supermoto. Aturan lama tidak mengatur terkait fender. Termasuk jenis helmnya. Jadi ajang balap Flat Track wajib menggunakan helm full-face di semua acara. Aturan yang memperbolehkan pembalap menggunakan helm bergaya motocross untuk acara Trophy Trials atau Tourist Trophy (TT). Berat motor satu silinder minimal juga harus 230 pound atau 104 kg.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Beginner #Extreme #solo-traveling

Article Category : Extreme Action

Article Date : 15/03/2020

Superadventure
Superadventure
Admin Adventure
Penulis artikel petualangan outdoor dan ekstrem yang bawain kisah mendaki tebing, arung jeram, sampai menjelajah jalur off-road. Buat gue, petualangan itu lebih dari sekadar jalan-jalan, ini soal uji mental dan fisik. Tiap cerita gue kemas biar Superfriends kebawa sensasinya. Gue pengen lo yang baca ngerasa termotivasi buat keluar dari zona nyaman. Kalau lo suka tantangan alam, artikel di sini bakal bikin lo pengen langsung berangkat.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Extreme Action

Tentang Highlining, Olahraga Ekstrem yang Menantang Maut

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Extreme Action

Tantangan Berat Gowes Sepeda dalam Kondisi Hujan

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Extreme Action

Atraksi Wisata Ekstrem yang Bisa Dilakukan di Wilayah Perairan

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Extreme Action

Tentang Zipline yang Populer di Kalangan Penggemar Olahraga Ekstrem

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive