Yang bikin menakjubkan, baru-baru ini teleskop Hubble menangkap gambar Saturnus dengan jernih dari jarak 1,35 miliar kilometer. Tangkapan foto ini luar biasa dari hasil-hasil yang sebelumnya karena hanya terlihat seperti satu titik cahaya dengan mata telanjang.
[readalso url=21961]
Tertangkap 4 Juli 2020

Image source: NASA/ESA/ A. SIMON/M.H WONG/ OPAL TEAM
Kalau menurut Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Saturnus berhasil diabadikan ketika planet besar itu berjarak 839 juta mil dari Bumi. Foto yang berhasil tertangkap menunjukkan tampilan musim panas di belahan utara Saturnus, mengarah ke Bumi. Jika dilihat, terlihat kabut kemerahan di area itu.
Hasil foto planet yang didapat itu menjadi titik terang untuk membantu para ilmuwan lebih dalam lagi mempelajari detail terbaru mengenai Saturnus. Misalnya, mengenai kabut merah kecil di belahan bumi utara-nya.
Menurut NASA, kabut itu bisa kemungkinan muncul karena panas dari sinar Matahari yang mengubah sirkulasi atmosfer atau kabut di Saturnus. Nggak cuma itu aja bro, foto yang ditangkap Hubble, juga memperlihatkan di bagian bawah, kutub selatan memiliki rona kebiruan.
Rona biru di kutub selatan itu juga dugaannya disebabkan perubahan atmosfer musim dingin planet ini. Ada juga terlihat dari hasil tangkap Hubble yakni dua dari 82 bulan di Saturnus. Mimas, titik kecil di kanan gambar dan Enceladus, titik yang sedikit lebih besar di bagian bawah.
[readalso url=21411]
Tugas Hubble Setiap Tahun

Image source: smithsonianmag.com
Hubble mengambil foto Saturnus sebagai bagian dari Outer Planet Atmospheres Legacy (OPAL). Dan hasil fotonya selalu tampak berbeda. Pada April kemarin, Hubble merayakan 30 tahun di ruang angkasa. Gambar-gambar yang ditangkap sudah berkontribusi pada sejumlah penemuan menarik.
Tugas Hubble di luar angkasa itu sudah membantu para astronom di seluruh dunia untuk mempelajari lubang hitam, energi gelap misterius, galaksi jauh dan merger galaksi.
Meski Hubble sudah sangat diandalkan, tapi ekspedisi luar angkasa nggak cukup hanya dengan teleskop saja. Menurut para peneliti, perjalanan ruang angkasa dengan pesawat khusus tetap perlu dilakukan. Tujuannya agar menemukan beberapa jawaban, termasuk mengenai bagaimana cincin Saturnus bisa terbentuk.
Oh iya, teleskop luar angkasa ini diluncurkan pada tahun 1990. Jadi awal mulanya itu, Hubble diusulkan pada awal tahun 1923. Hubble didanai pada tahun 1970 dengan proposal peluncuran pada tahun 1983. Cuma di tengah jalan, proyek ini ditunda karena faktor teknis, masalah anggaran, dan musibah Challenger pada tahun 1986. Alhasil baru bisa diluncurkan oleh pesawat ulang-alik Discovery pada tahun 1990.
Temuan-temuan Hubble di luar angkasa terbilang menakjubkan. Hubble banyak mengirimkan gambar-gambar tentang kejadian-kejadian di luar angkasa seperti supernova, lahirnya bintang, dan tabrakan bintang. Teleskop Hubble ini bisa berjalan 5 mil per detik. Hubble dapat berkeliling lebih dari 150 juta mil per tahun.
Fungsi teleskop ini yakni untuk mengumpulkan lebih banyak cahaya dari benda langit daripada yang bisa dilakukan oleh mata manusia. Semakin besar cermin teleskop, maka semakin banyak cahaya yang bisa dikumpulkan, dan semakin baik hasil pencitraannya.
Source: https://www.liputan6.com/global/read/4317271/teleskop-hubble-tangkap-gambar-musim-panas-di-saturnus
ARTICLE TERKINI
Article Category : Trending
Article Date : 15/08/2020
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :