Seperti yang sudah diketahui bersama kalau sepertinya Jakarta akan menjadi salah satu spot untuk diselenggarakannya Formula E. Sebenarnya apa sih Formula E itu? Apakah sama dengan balapan lainnya yang menyandang nama Formula?
Sepertinya untuk disandingkan dengan Formula 1 tentu tidak bisa bro. Cukup banyak perbedaan antara Formula E dan Formula 1. Walau setipe balapannya – tapi tidak bisa disamakan seperti itu bro. Namun, ditunjuknya Jakarta sebagai spot diselenggarakannya Formula E, tentu membawa beberapa hal positif.
Seperti daya tarik para wisman untuk ke Jakarta tentu membesar. Formula E mempunyai fans yang cukup besar nih bro. Oleh karena itu, dengan banyaknya traveler atau fans Formula E ke Jakarta, tentu akan jadi hal positif untuk warga sekitar nantinya.
[readalso url=21088]
Tapi sebelum mengetahui bagaimana kondisi terakhir persiapan Formula E untuk di Jakarta ini – lo sendiri apakah sudah mengetahui apa itu sebenarnya Formula E tersebut? Kalau belum tahu, sebaiknya simak bahasan kali ini sampai habis ya.
Hal ini berkaitan dengan setidaknya ada 7 fakta menarik terkait dengan Formula E yang dibahas di bawah ini. Penasaran apa saja fakta-fakta tersebut? Daripada makin penasaran, sila simak bahasan kali ini ya!
***
Formula E di Jakarta: Beda Sumber Tenaga

Formula E dan 7 Fakta Menariknya yang Mesti Lo Ketahui dan Pahami! credit: suarakarya.id
Mesin Formula 1 didesain untuk mencapai kecepatan 100 km/jam dalam hitungan 2,1 detik. Hal ini tidak lain tidak bukan karena pengaruh mesin V6 DOHC yang berkapasitas 1.600 cc ditambah dengan sistem turbocharged yang luar biasa.
Tapi apakah itu adalah ‘dalaman’ yang sama dengan mobil-mobil untuk Formula E? Tentu bukan dan ini salah satu perbedaannya bro. Sumber tenaga jadi salah satu pembeda paling krusial. Mobil di Formula E mempunyai tenaga yang berasal dari Baterai Lithium-Ion yang punya daya 28kWh.
Dari sistem tersebut, tenaga yang dihasilkan tentu dikawinkan dengan berbagai tipe transmisi sesuai dengan keinginan konstruktor serta pembalap. Dengan begitu, mobil-mobil Formula E sanggup melesat dari 0-100km/jam hanya dalam waktu 3 detik saja.
Formula E di Jakarta: Ukuran Ban yang Digunakan

Formula E dan 7 Fakta Menariknya yang Mesti Lo Ketahui dan Pahami! credit: autosport.com
Jika pada Formula 1 mobil-mobil pembalap diharuskan menggunakan ban dengan ukuran velg 13 inci serta menggunakan berbagai komponen untuk setiap kondisi permukaan lintasan balap, Formula E tidak begitu bro.
Ukuran velg yang digunakan untuk mobil balap di Formula E adalah 18 inci di mana velg tersebut diselimuti oleh ban dengan alur yang bisa digunakan di dua kondisi berbeda, yaitu kering dan basah. Oleh karena itu, walau hujan – Formula E tetap bisa digelar.
Kalau Formula 1 dan kondisi sirkuitnya basah serta hujan, malah biasanya balapan diberhentikan karena kondisi sirkuit seperti itu cukup berbahaya. Tapi kalau Formula E – tentu tidak masalah dan tetap bisa dilanjutkan balapannya.
Formula E di Jakarta: Aturan Kompetisi
Hal ini jelas mengandung banyak perbedaan antara Formula 1 dan Formula E. Hal pertama bisa dilihat dari jumlah seri yang ada. Formula 1 kurang lebih ada 19 seri dan Formula E hanya 10 seri saja setiap musimnya.
Lalu untuk sesi balapan, Formula E bisa dilakukan dalam satu hari penuh. Mulai dari sesi latihan, kualifikasi sampai balapannya bisa dalam satu hari saja. Beda dengan Formula 1 yang latihan kualifikasi serta balapan yang dilakukan di tiap hari yang berbeda.
Hal ini dikarenakan oleh destinasi atau spot sirkuitnya biasanya menggunakan jalanan sebuah kota untuk Formula E. Satu hari all in balapan tersebut juga ditujukan agar tidak mengganggu jalannya aktivitas ibu kota tersebut.
Formula E di Jakarta: Pit Stop

Formula E dan 7 Fakta Menariknya yang Mesti Lo Ketahui dan Pahami! credit: kompas.com
Karena menggunakan baterai sebagai sumber tenaganya – mobil-mobil balap di Formula E mempunyai hal yang beda ketika masuk ke pit stop. Jika baterai dayanya sudah habis, mereka tidak bisa menggunakan mobilnya lagi dan harus berganti mobil
Oleh karena itu, tidak ada pengisian ulang di baterainya serta tidak mengganti bannya juga. Karena cukup singkat dan tidak terlalu ribet – di pit stopnya pun hanya ada dua orang saja yang membantu para pembalap pindah atau ganti mobil.
Formula E di Jakarta: Jumlah Lap
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya kalau jumlah lap pada Formula E cukup berbeda jauh dengan Formula 1. Dilansir dari Kumparan, satu balapan Formula 1 memiliki jarak rata-rata dan kurang lebih 300 kilometer.
Nah di Formula E lebih pendek jauh bro. Kurang lebih hanya 150 kilometer saja atau 90 kilometer.
Formula E di Jakarta: Sistem Poin dan Fans

Formula E dan 7 Fakta Menariknya yang Mesti Lo Ketahui dan Pahami! credit: kumparan.com
Sistem poin yang ada di Formula E cukup berbeda juga dengan yang ada di Formula 1. Ada 3 poin tambahan jika para pembalap berhasil mengamankan pole position serta poin lainnya untuk mereka yang berhasil masuk ke 10 besar saat kualifikasi.
Kemudian dari sisi fans – Formula 1 sepertinya menjangkau semua kalangan. Namun buat Formula E fansnya rata-rata generasi yang lebih muda. Tidak heran millennials di Jakarta menunggu sekali event atau balapan yang satu ini.
[readalso url=20610]
Wah bagaimana nih bro? Dari tujuh hal di atas yang sudah disebutkan dan dijelaskan – sudah paham dong apa itu Formula E? Kalau ada yang mau lo tambahkan, sila tulis di kolom komentar di bawah ini ya!
Source – Kumparan
Feature Image – tribunnews.com
ARTICLE TERKINI
Article Category : Urban Action
Article Date : 17/02/2020
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :