Kalo ngomongin sepak bola di Maluku Utara, lo pasti nggak asing lagi sama pelatih Malut United yang udah bikin tim ini tampil beda di tiap musimnya. Dari Imran Nahumarury yang sukses bawa tim promosi ke Liga 1, sampe Hendri Susilo yang nge-handle tim sekarang, perjalanan mereka nggak kalah keren sama pelatih timnas Indonesia.
Setiap pelatih punya cerita dan prestasi uniknya sendiri, mulai dari strategi jitu, gelar Pelatih Terbaik, sampe bikin chemistry tim makin solid. Penasaran sama perjalanan dan prestasi lengkap para pelatih Malut United dari masa ke masa? Yuk, lo simak terus artikel ini biar nggak ketinggalan cerita seru mereka di balik layar lapangan.
Daftar Pelatih Malut United dari Masa ke Masa
1. Imran Nahumarury (2023 - 2025)
Perjalanan Imran Nahumarury jadi pelatih Malut United dari 2023 sampe 2025 ceritanya campur aduk antara prestasi keren sama drama di akhir. Waktu pertama datang tahun 2023, dia bawa misi besar buat ngangkat lagi nama sepak bola daerah. Statusnya jadi putra Tulehu juga bikin banyak orang naruh harapan gede ke dia.
Musim pertamanya langsung bikin senyum. Malut United sukses promosi ke Liga 1 abis finis di posisi ketiga Liga 2 2023/2024. Buat tim yang baru naik dan masih ngeraba-raba, hasil itu jelas bukan kaleng-kaleng.
Masuk Liga 1 musim 2024/2025, Imran makin nunjukin kapasitasnya. Dia jadi satu-satunya pelatih lokal yang bisa bertahan sampe akhir musim. Timnya malah bikin banyak orang kaget karena finis di peringkat ketiga klasemen akhir dengan total 56 poin.
Performa stabil itu bikin Imran diganjar penghargaan Pelatih Terbaik Bulanan dua kali beruntun di Maret dan April 2025. Kontraknya pun sempet diperpanjang sampe musim 2025/2026, tanda kalo manajemen awalnya masih percaya sama dia.
Tapi sayangnya, cerita indah itu nggak bertahan lama. Juni 2025, Imran harus angkat kaki abis manajemen mutusin buat ngeberhentiin dia bareng Direktur Teknik Yeyen Tumena. Alesannya lumayan berat, mulai dari dugaan pemotongan gaji pemain, pengambilan fee dari agen, sampai isu pemain lokal yang dimintai uang supaya bisa dimainkan.
2. Hendri Susilo (2025 - Sekarang)
Hendri Susilo resmi dipercaya jadi pelatih Malut United sekarang sejak Juli 2025 buat ngejalanin Liga Super musim 2025/2026, gantiin posisi yang sebelumnya dipegang Imran Nahumarury. Di awal musim itu, dia jadi sorotan karena jadi satu-satunya pelatih lokal yang nanganin tim di level tertinggi sepak bola Indonesia.
Debutnya langsung bikin kaget banyak orang. Laskar Kie Raha sukses menang 3-1 di kandang Dewa United, tim yang digadang-gadang jadi kandidat juara. Di bawah arahannya, Malut United sempet ngebut ke papan atas klasemen berkat permainan yang disiplin dan kerja sama tim yang solid.
Kariernya di Malut United juga jadi titik penting, karena untuk pertama kalinya hampir 20 tahun melatih, dia megang tim dengan materi pemain yang bisa dibilang salah satu yang paling mewah sepanjang kariernya. Ditambah lagi, dia tau tentang peran asisten pelatih buat matengin strategi dan ngejaga suasana ruang ganti tetap kondusif.
Prestasi Pelatih Malut United dari Masa ke Masa
Imran Nahumarury
1. Sejarah Promosi Kilat ke Liga 1 (Musim 2023/2024)
Imran bener-bener bikin sejarah bareng Malut United. Bayangin aja, baru setahun klub berdiri, langsung dibawanya naik ke Liga 1. Tiket promosi itu didapet lewat laga penentuan lawan Persiraja Banda Aceh yang dramanya nggak main-main.
Kemenangan itu ngunci posisi ketiga sekaligus jadi jalan tol ke kasta tertinggi. Yang bikin makin gila, dia bisa nyatuin skuad penuh nama besar dalam waktu singkat jadi tim yang solid dan susah dikalahin.
2. Pencapaian Luar Biasa di Liga 1 (Musim 2024/2025)
Status tim promosi sama sekali nggak bikin Malut United minder. Di bawah arahan Imran sebagai pelatih Malut United, mereka nutup musim debut Liga 1. Finis di posisi ketiga dengan 57 poin, hasil dari 15 kali menang, 12 kali seri, dan cuma 7 kali kalah.
Yang bikin makin kelihatan ngeri, Malut United juga jago banget nyolong poin di kandang lawan. Menang 3-1 lawan Persis Solo terus lanjut ngalahin Dewa United 2-1 di markas mereka sendiri jadi bukti kalo tim ini bukan tim promosi kaleng-kaleng.
3. Rentetan Penghargaan Individu Bergengsi
Kerja keras Imran nggak cuma keliatan di lapangan, tapi juga dapet pengakuan resmi dari liga. Dia sempet nyabet gelar Pelatih Terbaik Bulanan dua kali beruntun di Maret dan April 2025.
Selain itu, dia juga terpilih jadi Pelatih Terbaik Pekanan tiga kali, tepatnya di pekan ke-12, ke-16, dan ke-28. Di tengah dominasi 17 pelatih asing, Imran jadi satu-satunya pelatih lokal yang bisa konsisten bersaing di papan atas.
4. Filosofi dan Karakter Permainan
Kesuksesan Imran nggak lepas dari cara dia nanganin pemain, baik secara teknis maupun mental. Dia percaya banget sama chemistry dan komunikasi dua arah. Skuadnya dibagi jadi beberapa kelompok, mulai dari pemain muda sampe pemain asing, biar semua ngerasa dihargai dan punya peran jelas.
Soal taktik, dia sering pake formasi 4-2-3-1 atau 4-1-4-1 yang ngandelin transisi cepat dan serangan dari sisi sayap. Buat Imran, sikap dan disiplin pemain di luar lapangan itu sama pentingnya kayak strategi pas pertandingan.
Hendri Susilo
1. Menjaga Marwah Pelatih Lokal di Liga Indonesia
Hendri Susilo jadi sosok penting di Liga Indonesia musim 2025/2026. Di saat hampir semua klub gede lebih milih pake pelatih asing totalnya ada 17 klub
dia malah jadi satu-satunya pelatih lokal yang dipercaya pegang penuh tim di kasta tertinggi. Fakta ini jadi bukti kalau kualitas pelatih dalam negeri sebenernya masih sanggup bersaing, asal dikasih kepercayaan.
2. Debut Gemilang dan Penghargaan Coach of the Week
Laga pembuka musim 2025/2026 jadi panggung manis buat Hendri. Lawannya bukan tim sembarangan, Dewa United yang penuh pemain bintang, dan mainnya juga di kandang mereka.
Tapi Malut United justru menang meyakinkan 3-1. Berkat racikan strategi yang pas, Hendri langsung diganjar gelar Pelatih Terbaik Pekan Pertama alias Coach of the Week.
3. Transformasi Taktik: Adaptasi Strategi yang Luwes
Beda sama musim sebelomnya yang cenderung main nyerang tapi sering bolong di belakang, Hendri milih pendekatan yang lebih realistis dan seimbang jadi pelatih Malut United.
Dia ngerapiin lini belakang dulu, abis itu baru manfaatin kecepatan pemain sayap buat transisi cepet. Hasilnya langsung keliatan, Malut United jadi tim yang jauh lebih susah ditembus, plus koordinasi antar lini makin rapih.
4. Optimalisasi Pemain Muda dan Senior
Salah satu kelebihan Hendri ada di cara komunikasinya ke pemain. Di Malut United, dia bisa nyatuin pemain senior yang udah kenyang pengalaman sama pemain muda yang lagi naik daun. Permainan tim jadi lebih stabil karena nggak bergantung sama satu-dua pemain aja, tapi bener-bener ngandelin kerja sama tim yang disiplin dan patuh sama instruksi.
Kesimpulan
Jadi, perjalanan para pelatih Malut United dari Imran Nahumarury sampai Hendri Susilo nunjukin kalo tiap pelatih punya cara unik buat bikin tim berkembang. Dari bawa tim promosi ke Liga 1, strategi jitu di lapangan, sampe ngejaga chemistry tim dan mental pemain, semua punya peran penting buat bikin Laskar Kie Raha tampil maksimal. Lo penasaran nggak, siapa pelatih yang bakal bikin Malut United makin gokil di musim berikutnya?
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 09/01/2026
7 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Yogi Putra Pratama
09/01/2026 at 21:18 PM
BUDIYANA BUDI
09/01/2026 at 22:48 PM
Asrofi A. Munandar
09/01/2026 at 23:02 PM
RENI HENDRAYANI
09/01/2026 at 23:04 PM
SUPRIYANTO SUPRI
09/01/2026 at 23:28 PM
SUPRIYANTO SUPRI
09/01/2026 at 23:28 PM
Akhmad Rizky
10/01/2026 at 00:14 AM