Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Inter Milan

Inter Milan sukses ngalahin AS Roma dengan skor 5-2 dalam laga lanjutan Serie A. Hasil impresif ini cukup memberikan rasa lega di hati dua penggawa Timnas Italia, Alessandro Bastoni dan Nicolo Barella.

 

Kayak kita semua tau, Italia jadi sorotan karena kembali gagal ikutan Piala Dunia. Ini adalah ketiga kalinya Gli Azzurri mentok di babak kualifikasi, setelah sebelumnya terjadi pada edisi 2022 dan 2018 lalu.

 

Tahun ini menjadi pukulan telak. Ga heran, Italia yang punya empat trofi Piala Dunia itu kayak gak punya taji. Mereka tersingkir di tangan Bosnia & Herzegovina, yang di atas kertas harusnya bisa dikalahin tanpa kesulitan.

 

Nasi emang udah jadi bubur. Tapi kegagalan Italia ini bakalan diomongin selama beberapa bulan ke depan. Publik masih nyari kambing hitam sesungguhnya, dan mata pun tertuju kepada beberapa nama.

 

Melegakan Hati Bastoni

 

Satu nama yang cukup menjadi bulan-bulanan publik adalah Bastoni. Bek satu ini sebenarnya sempat jadi sorotan waktu Inter ketemu Juventus di ajang Serie A. Saat itu, dia dikritik habis-habisan waktu bikin Pierre Kalulu dapet kartu merah.

 

Banyak orang yang meminta Timnas Italia untuk tidak memakai dia di babak playoff kualifikasi. Tapi pada akhirnya, Gennaro Gattuso selaku pelatih tetap memberinya kesempatan untuk memperbaiki namanya.

 

Sayangnya, nama Bastoni justru semakin buruk. Gimana nggak, dia menerima kartu merah saat Italia unggul 1-0 atas Bosnia. Dan karena harus bermain 10 orang, Gli Azzurri pun kebobolan gol penyama skor yang dicetak Haris Tabakovic.

 

Dengan serangkaian kritikan, kartu merah, dan kegagalan Italia, ini cukup menjadi pukulan telak buat mental Bastoni. Bahkan ada laporan yang menyebutkan kalau dia tertarik menerima tawaran dari Barcelona buat kabur dari ketegangan.

 

Untungnya, tidak semua publik Italia mencemooh dia. Ketika Inter Milan ketemu AS Roma, Senin (6/4/2026) dini hari, fans Nerazzurri memberikan standing ovation sebagai dukungan saat dia ditarik keluar oleh Cristian Chivu.

 

Malam yang Spesial

 

Kegagalan Italia sebenarnya tersebar secara merata, dan tidak hanya jatuh kepada Bastoni semata. Nicolo Barella juga main sejak menit awal saat Gli Azzurri ketemu Bosnia, sehingga ikut bertanggung jawab.

 

Barella ternyata masih bisa melawan rasa buruk yang ngeganjel di hatinya. Terbukti, waktu menghadapi Inter Milan, pria berumur 29 tahun tersebut turut menyumbangkan gol saat duel berjalan selama 63 menit.

 

Sang gelandang menerima sambutan yang hangat dari fans Inter Milan di laga itu. Ia memberikan penghormatan kepada mereka, sebelum kemudian lari ke pinggir lapangan buat memeluk Chivu dan Bastoni.

 

Tiga kegagalan ini telah memukul Italia secara telak, dan cukup untuk menyadarkan bahwa sepak bolanya sedang tidak baik-baik saja. Italia bakal mulai berbenah, dan momen ini mungkin bakal terkenang sebagai salah satu titik baliknya.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Soccer #Update Liga #Liga Internasional #Berita Bola #Industri Sepakbola #Serie A #Inter Milan

Article Category : News

Article Date : 06/04/2026

Supersoccer
Admin Soccer
Supersoccer
Admin Soccer
Penulis artikel dan analis sepak bola yang siap ngasih lo kabar terbaru dari liga lokal sampai turnamen internasional. Skor, gosip transfer, sampai analisis pertandingan gue tulis dengan cepat dan tajam. Buat gue, sepak bola itu kombinasi drama, strategi, dan emosi yang nggak ada duanya. Superfriends yang nggak mau ketinggalan momen panas di lapangan hijau wajib mantengin update gue. Semua info gue sajikan biar lo selalu jadi yang paling update.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Ukuran Lapangan Futsal Mini vs Standar FIFA, Apa Bedanya?

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Peluang Como 1907 ke Liga Champions Gede Banget! Itu Kata Opta Loh

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Profil Hector Souto: Karier, dan Kiprahnya di Dunia Futsal

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Juventus Mau Rekrut Lewandowski! Jadi Partner Dusan Vlahovic Nih?

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive