Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

parma calcio 1913

Jika tampil konsisten hingga akhir musim, AC Parma, Venezia hingga Como 1907 berpeluang kembali ke Serie A  musim depan.

 

Meski dalam beberapa tahun terakhir banyak yang merasa marwah kompetisi Italia kalah pamor dari Premier League atau bahkan La Liga, namun sejarah panjang kompetisi negri Pizza tersebut selalu menarik untuk diikuti. Dan beberapa musim terakhir Serie A khususnya mulai mengembalikan tajinya di kompetisi Eropa dengan bukti Inter Milan yang musim lalu berhasil mencapai partai puncak Liga Champions meski harus kalah dari Manchester City. Lalu ada juga AS Roma yang capai partai puncak Europa League serta Fiorentina yang juga capai final kompetisi kelas tiga Eropa, Conference league meski juga harus bernasib sama dengan Inter dan AS Roma.

Namun, capaian ketiga tim tersebut mampu membuat pamor kompetisi Italia terangkat kembali. Disisi lain, selain Serie A musim ini yang terbilang seru dengan perebutan tahta oleh Juventus dan juga Inter Milan, Kasta kedua atau Serie B tidak kalah serunya untuk soal perebutan slot untuk lolos ke Serie A musim depan.

Hingga pekan ke 19 musim ini, susunan tiga besar Serie B masih dikuasai AC Parma, Venezia serta Como 1907. Tim tradisional AC Parma yang berdomisili di wilayah Emilia-Romagna tersebut berhasil menduduki peringkat pertama dengan raihan 41 poin dari 19 laga sejauh ini. Lalu di peringkat kedua Venezia yang mencoba untuk lolos kembali ke Serie A setelah turun kasta musim lalu. I Leoni Ałati saat ini bertengger di posisi kedua dengan 35 poin. Andai berhasil mempertahankan posisi mereka, bukan tidak mungkin kita akan melihat pemain timnas Indonesia akan bermain di kasta tertinggi sepak bola Italia musim depan. Hal ini merujuk dengan status salah satu bek Venezia, Jay Idzes yang baru saja resmi menjadi WNI. Jadi, jika Venezia berhsil lolos dan dirinya tetap bermain untuk Venezia musim depan maka dirinya akan bermain di Serie A.

 

Lalu di peringkat 3 sementara ini diduduki Como 1907. Sama dengan Venezia, tim ini juga memiliki hubungan spesial dengan Indonesia. Dimana tim asal Como tersebut dimiliki oleh pengusaha asal Indonesia, Robert Budi Hartono yang mengakusisi Como 1907 pada tahun 2019 lalu. Sejak beralih kepemilikan, Como 1907 menjelma menjadi kekuatan baru di sepak bola Italia. Hingga akhirnya musim ini mereka berpeluang untuk kembali bermain di Serie A setelah terakhir musim 2003 atau 21 tahun lalu. Saat ini Como 1907 tengah dilatih oleh mantan legenda Arsenal yakni Cecs Fabregas yang setahun sebelumnya juga berstatus sebagai pemain di Como 1907. Di tangan dingin Cecs, Como berhasil mengumpulkan 35 poin dari 19 pertandingan. Dan jika posisi tersebut bertahan hingga musim ini berakhir, maka Como 1907 harus melalui Play-off terlebih dahulu bersama tim berperingkat 4 hingga 8 sebelum memastikan satu tempat di Serie A musim depan.

 

Sementara itu ada hal yang cukup mencengangkn dari nasib Spezi yng musim lalu bermain di Serie A, tim berjuluk Gli Aquilotti tersebut saat ini terdampar di posisi ke 19, dengan hanya sanggup meraih 3 kali menang dari total 19 pertadingan dan terancam turun kasta langsung ke Serie C.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Soccer #Liga Internasional #Highlight Sepakbola #Como 1907 #Berita Bola #Industri Sepakbola

Article Category : Klasemen & Review

Article Date : 10/01/2024

Supersoccer
Admin Soccer
Supersoccer
Admin Soccer
Penulis artikel dan analis sepak bola yang siap ngasih lo kabar terbaru dari liga lokal sampai turnamen internasional. Skor, gosip transfer, sampai analisis pertandingan gue tulis dengan cepat dan tajam. Buat gue, sepak bola itu kombinasi drama, strategi, dan emosi yang nggak ada duanya. Superfriends yang nggak mau ketinggalan momen panas di lapangan hijau wajib mantengin update gue. Semua info gue sajikan biar lo selalu jadi yang paling update.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Klasemen & Review

Como 1907 1-1 Venezia: I Lariani Gagal Menang Karena Penalti Di Menit Akhir

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Klasemen & Review

Como 1907 2-1 Napoli: Assane Diao Kembali Menghajar Raksasa Serie A!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Klasemen & Review

Manchester City 3-1 Chelsea, Josep Guardiola: Kami Tim yang Buruk

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Klasemen & Review

Wahai Juventus, Coba Pikir-pikir Lagi Sebelum Merekrut Andreas Christensen

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive